yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Anda masih ingat nama Sumanto si pemakan daging manusia asal Purbalingga? Di Brasil ada pasangan suami-istri bersama seorang karib mereka yang ditangkap polisi karena kasus kanibalisme.
Couriermail melansir, Ahad (15/4), pasangan suami istri (pasutri) Jorge Negromonte da Silveira (50) Isabel da Silveira (51) serta temannya, Bruna Cristina da Silva (25) memakan daging manusia dan kemudian menjual kue empanadas yang berisi daging tersebut kepada tetangga.
Para pelaku kanibalisme tersebut kemudian ditangkap polisi di kota Garanhuns, Brasil. Mereka ditangkap setelah ada penemuan dua mayat perempuan di teras rumah pasangan pasutri tersebut. Polisi juga menemukan potongan dari tubuh korban bernama Alexandra Falco di lemari es. Sementara potongan tubuh lainnya ditemukan di halaman belakang rumah mereka.
Polisi penyidik Democrito de Oliveira mengatakan, bahwa ketiga pelaku mengakui perbuatan tersebut karena pengaruh bisikan gaib. Menurut para pelaku, bisikan tersebut telah memerintahkan untuk membunuh orang-orang yang dianggap jahat. Setelah membunuh, para pelaku melakukan suatu ritual khusus sebelum akhirnya menyatap daging para korban.
Polisi mulai curiga dengan para pelaku, setelah membaca buku tulisan Jorge, "Wahyu Skizofrenia". Dalam bab satu buku tersebut tertulis bahwa Jorge senang bisa melihat mayat seorang gadis yang terbaring bernama Jessica yang selama ini dinyatakan hilang.
"Melihat mayat dari seorang gadis yang jahat membuat saya lega," kata Jorge.
Couriermail melansir, Ahad (15/4), pasangan suami istri (pasutri) Jorge Negromonte da Silveira (50) Isabel da Silveira (51) serta temannya, Bruna Cristina da Silva (25) memakan daging manusia dan kemudian menjual kue empanadas yang berisi daging tersebut kepada tetangga.
Para pelaku kanibalisme tersebut kemudian ditangkap polisi di kota Garanhuns, Brasil. Mereka ditangkap setelah ada penemuan dua mayat perempuan di teras rumah pasangan pasutri tersebut. Polisi juga menemukan potongan dari tubuh korban bernama Alexandra Falco di lemari es. Sementara potongan tubuh lainnya ditemukan di halaman belakang rumah mereka.
Polisi penyidik Democrito de Oliveira mengatakan, bahwa ketiga pelaku mengakui perbuatan tersebut karena pengaruh bisikan gaib. Menurut para pelaku, bisikan tersebut telah memerintahkan untuk membunuh orang-orang yang dianggap jahat. Setelah membunuh, para pelaku melakukan suatu ritual khusus sebelum akhirnya menyatap daging para korban.
Polisi mulai curiga dengan para pelaku, setelah membaca buku tulisan Jorge, "Wahyu Skizofrenia". Dalam bab satu buku tersebut tertulis bahwa Jorge senang bisa melihat mayat seorang gadis yang terbaring bernama Jessica yang selama ini dinyatakan hilang.
"Melihat mayat dari seorang gadis yang jahat membuat saya lega," kata Jorge.