Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Seabad yg lalu, poligami adalah hal yg tidak lazim alias tabu di Thailand. Praktik perkawinan ini juga tidak diakui di bawah hukum di Negeri Gajah Putih.
Namun, menikahi banyak perempuan kini jadi gaya hidup di Thailand. Terbaru, kisah seorang pria Thailand bernama Ong Dam Sorot yg menikahi delapan perempuan jadi viral di media sosial.
Ong yg yang berprofesi sebagai seniman tato itu jadi terkenal setelah ia muncul di acara TV, di mana ia mengisahkan kisahnya hidup seatap dengan delapan istri. Video wawancara itu ditonton oleh lebih dari 3 juta kali di YouTube.
Selain Ong, pria Thailand lainnya, Wacharatorn Tum Sironam juga mempraktikkan poligami dengan memiliki dua istri. Dalam sebuah wawancara, Tum mengakui sudah mengarungi bahtera rumah tangga dengan kedua istrinya selama tujuh tahun.
Tum juga mengungkapkan bahwa keluarganya hidup bahagia. Mereka bahkan tidak pernah bertengkar & bekerja sama untuk merawat serta membesarkan 4 anak Tum, 2 dari masing-masing istri.
Tum memiliki nama panggilan untuk istrinya yg diterjemahkan jadi istri besar & istri kecil. Di masa lalu, hukum Thailand menetapkan perempuan dalam perkawinan poligami dalam kategori tertentu.
Poligami di Thailand dapat dilakukan secara bebas sebelum 1 Oktober 1935. Poligami diakui di bawah hukum perdata. Hukum keluarga lama membagi istri ke dalam tiga kategori, sesuai dengan cara mereka jadi istri.
Sebagai catatan, Istri resmi diketahui dengan istilah mia klang muang. Sementara istri kecil diketahui sebagai mia klang nok, & istri budak yg diketahui sebagai mia klang thasi.
Worapat Pla Sroinam, yg sudah bersama Tum selama 18 tahun, disebut sebagai istri akbar atau istri tua. Tum mengatakan sayang mereka tetap kuat selama bertahun-tahun, pun ketika Tum memutuskan menikahi perempuan lain, seperti diberitakan The Thaiger.
Suatu hari, Tum mengatakan kepadanya bahwa dia harap istri lain bergabung dengan keluarga. Pla terkejut, tetapi mengatakan tidak apa-apa selama Tum mensayangi mereka secara adil.
Keluarga itu sekarang menjalankan toko mie di provinsi Ratchaburi, barat Bangkok. Di mana mereka menjual sup mie seharga 10 baht. Pla & istri muda Tum yg bernama Kochakorn Wan Tapchom masing-masing menerima 10.000 baht per bulan untuk menolong bisnis keluarga.
Sumber :
Updated: 1 Februari 2022, 13:55 Mantap, Poligami Jadi Gaya Hidup di Thailand !
Hari ini 17:14