• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Polda Sumut Minta Maaf kepada Wartawan TV One

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
mNBu.jpg
Kepolisian Daerah Sumatera Utara menyampaikan permohonan maaf atas ulah seorang anggotanya, Brigadir Irvansyah, yang mencekik wartawan stasiun berita TV One, Bahana Situmorang. Pencekikan terjadi saat Bahana meliput di asrama haji Medan Kamis lalu.

"Saya mewakili Polda memohon maaf atas perlakuan yang kurang mengenakkan dari anggota kami kepada Bahana dan TV One terkait insiden itu," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Komisaris Besar Polisi Raden Heru Prakoso, Jumat 29 September 2012.

Heru menjelaskan, kejadian saat itu merupakan kesalahan komunikasi antara Brigadir Irvansyah dengan Bahana.

Ketika itu, Irvansyah sedang bertugas menjaga pintu embarkasi haji. Namun terjadi perdebatan sengit antara petugas dengan kerabat haji yang ingin menemui calon haji di dalam asrama.

"Yang satu sedang menjaga pintu dari desakan kerabat haji yang memaksa untuk masuk. Sedangkan Bahana juga melakukan peliputan," tutur Heru.

Menurut Heru, Bahana sudah melaporkan Brigadir Irvansyah ke Propam Jumat siang. "Itu hak dia, dan kami dari kepolisian juga akan tetap memproses laporannya. Tapi, sudahlah, saya mohon permasalahan ini jangan diperpanjang lagi," harapnya.

Sementara itu, Direktur Dit Shabar Polda Sumut, Kombes Pol Darman Sinuraya, juga menyampaikan permohonan maaf atas perlakukan kasar anggotanya kepada wartawan. Meskipun demikian, Darman tetap memberikan pembelaan kepada anggotanya tersebut.

Dia mengatakan saat itu anggotanya tidak ada melakukan pencekikan terhadap Bahana. Menurut pengakuan Brigadir Irvan kepada dia, saat itu yang bersangkutan hanya mendorong Bahana dengan tangannya.

"Pengakuannya, dia tidak mencekik Bahana, hanya mendorong ketika Bahana berusaha mendekat saat pengambilan gambar. Kami serahkan semua ke Propam untuk memproses hal ini," kata Darman.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.