yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
"Kami harapkan dengan adanya simulasi, para petugas yang mengamankan pemilu lebih siap, sigap, cakap, dan cepat tanggap dalam menyikapi setiap gangguan keamanan yang mungkin terjadi," ujar Dwi Prayitno, Kamis (20/2/2014).
Simulasi yang melibatkan 750 personel itu dilakukan untuk mengukur kemampuan petugas dalam pengamanan nantinya. Simulasi itu melibatkan tim Gegana bersama personel TNI.
"Bagaimana cara menjinakkan dan antisipasi adanya bom, peragaan antisipasi kerusuhan, kejahatan, gangguan lalu lintas, gangguan Kantibmas hingga penyelematan pejabat penting," terangnya.
Sebelum simulasi digelar, pihaknya telah mengidentifikasi tingkat kerawanan di semua wilayah di Jawa tengah. Dengan identifikasi itu, Kepolisian bisa memperkirakan jumlah personel yang akan ditempatkan.
“Kami mempunyai pengamalan mengenai pola keamanan, berdasarkan pengalaman sebelumnya pada pelaksanaan pilgub dan pilkada,” ujarnya
Sementara itu, Ketua KPU Jawa Tengah, Joko Purnomo, berharap, masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan tindakan-tindakan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dia juga meminta instansi lain ikut menyukseskan pemilu sehingga masyarakat juga memahami pentingnya berpartisipasi dalam memilih wakil rakyat.
“Simulasi itu juga bisa membuat masyarakat tidak mudah terprovokasi terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Hal itu rawan terjadi menjelang dan saat pelaksaan pemilu,” ungkapnya.