• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Polda DIY Turunkan Kekuatan untuk Berantas Preman

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
zwvQl.jpg

YOGYAKARTA - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) siap menurunkan kekuatan penuh untuk memberantas preman yang ada di kota pelajar itu. Selain itu, intensitas patroli juga ditingkatkan untuk mengantisipasi tindakan yang mengganggu keamanan.

"Kita patroli terus setiap saat. Kita siap turunkan kekuatan penuh untuk memberantas preman," kata Kapolda DIY Brigjen Pol Haka Astana kepada wartawan, Rabu (17/4/2013).

Menurutnya, razia preman bisa saja digelar setiap saat, namun tidak asal-asalan. Polisi harus terlebih dahulu melakukan pemetaan wilayah yang dianggap rawan. Namun, sejauh ini, dia sudah menyiagakan petugas baik berpakaian preman maupun resmi di beberapa titik yang dianggap rawan.

"Saya kira kondisi saat ini bisa dibilang kondusif," jelasnya.

Usaha preventif menangkal tindakan premanisme, tambahnya, dilakukan dengan dialog langsung dengan masyarakat. Pihaknya meminta agar masyarakat jangan terpancing dengan beragam isu yang berkembang di Yogyakarta.

Senada disampaikan Komandan Korem 072 Pamungkas Yogyakarta, Brigjen TNI AD Adi Wijaya. Adi meminta kondusifitas Yogyakarta harus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.

Adi justru mengkritik ormas-ormas dan beragam LSM yang menyampaikan sesuatu ke masyarakat tidak sesuai dengan fakta yang ada. Dia menyayangkan hal itu karena bisa memperkeruh suasana di Yogyakarta.

"Masyarakat luas jangan terpancing adanya isu perpecahan hubungan TNI-Polri. Sebab, hubungan kita selama ini harmonis dalam menghadapi beragam masalah sosial di masyarakat," kata Adi.

"Saya berpesan kepada ormas yang ada untuk bertindak sesuai dengan proporsinya. Tempatkan diri sesuai bidangnya, jangan memperkeruh suasana dan jangan bertindak sendiri tanpa sesuai kewenangannya," sindirnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.