Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 13.769
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Pogba bingung terus menerus dikritik.
Gelandang Manchester United Paul Pogba. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
Jakarta (ANTARA) - Gelandang Manchester United Paul Pogba mengaku bingung mengapa dia tetap jadi sumber kritik sekalipun absen hampir sepanjang musim karena cedera.
Pemain berusia 27 tahun ini cuma bermain delapan kali musim ini karena terus-terusan dihinggapi cedera pergelangan kaki.
Mantan kapten & manajer Liverpool Graeme Souness jadi salah satu pengecam terkeras Pogba sejak kembali ke United dari Juventus pada 2016 dengan bayaran yg mencatat rekor dunia waktu itu pada 89 juta pound. Ironisnya Pogba mengakui tidak kenal siapa itu Souness.
"Sungguh saya tak tahu siapa dia," mengatakan Pogba dalam podcast resmi Manchester United seperti dikutip AFP. "Saya dengar dia pemain hebat & hal-hal semacam itulah. Saya kenal paras tetapi tak tahu nama."
Baca juga: Cedera panjang menciptakan Paul Pogba kian lapar merumput
"Seperti sudah saya bilang saya bukan orang yg terlalu menonton (pengamat), saya banyak menonton sepak bola tetapi saya tidak diam setelah pertandingan guna mendengarkan apa yg mereka katakan soal mengapa mereka mengerjakan ini, atau mengapa mereka mengerjakan itu. Saya fokus ke sepak bola."
Souness yg memenangkan tiga kali Piala Eropa & liga gelar pemenang liga sewaktu jadi pemain Liverpool, menanggapi omongan Pogba itu Selasa pagi.
"Saya bahagia dengan hal itu. Pepatah lama dalam sepak bola menyebutkan: 'Simpan medalimu di meja'. Saya punya meja besar," mengatakan mantan pemain timnas Skotlandia itu kepada Sky Sports.
Baca juga: MU optimistis pertahankan Pogba
Reuni Pogba di Old Trafford tidak sebanding dengan ekspektasi dari harganya yg menjulang sekalipun turut mengantarkan MU menjuarai Liga Europa & Piala Liga pada musim pertamanya di bawah asuhan Jose Mourinho.
Cekcok sengit dengan Mourinho terjadi pada musim keduanya sebelum pelatih asal Portugal itu dipecat pada Desember 2018.
Dan setelah sempat berselisih dengan Ole Gunnar Solskjaer, masa Pogba di bawah pelatih asal Norwegia itu ditandai dengan krisis panjang performa & kebugarannya.
Baca juga: Kelamaan absen sulitkan Pogba, mengatakan Solskjaer
Namun begitu pemain yg andil membawa Prancis jadi pemenang Piala Dunia itu masih meyakini bahwa kritik-kritik yg dialamatkan kepadanya, khususnya karena hampir sepanjang musim ini absen, sebagai tidak adil.
"Saya kira mereka (para pengkritik) merindukan saya, siapa tahu? Saya bukan orang yg sering menyaksikan Sky Sports News", mengatakan Pogba.
"Tatkala Anda tahu sepak bola, Anda tak perlu orang untuk memberi tahu Anda apa yg terjadi. Suatu hari nanti mungkin saya akan berjumpa dengan mereka & menanyai mereka karena saya sungguh harap tahu, mengapa?"
Baca juga: Agen Pogba balas kritik Ole: Dia bukan tahananmu
Baca juga: Pogba puji Liverpool tetapi tak harap mereka juara
Berita diatas dikutip dari internet, jika Pogba bingung terus menerus dikritik adalah spam, mohon beritahu kami.
Gelandang Manchester United Paul Pogba. (Action Images via Reuters/Jason Cairnduff)
Jakarta (ANTARA) - Gelandang Manchester United Paul Pogba mengaku bingung mengapa dia tetap jadi sumber kritik sekalipun absen hampir sepanjang musim karena cedera.
Pemain berusia 27 tahun ini cuma bermain delapan kali musim ini karena terus-terusan dihinggapi cedera pergelangan kaki.
Mantan kapten & manajer Liverpool Graeme Souness jadi salah satu pengecam terkeras Pogba sejak kembali ke United dari Juventus pada 2016 dengan bayaran yg mencatat rekor dunia waktu itu pada 89 juta pound. Ironisnya Pogba mengakui tidak kenal siapa itu Souness.
"Sungguh saya tak tahu siapa dia," mengatakan Pogba dalam podcast resmi Manchester United seperti dikutip AFP. "Saya dengar dia pemain hebat & hal-hal semacam itulah. Saya kenal paras tetapi tak tahu nama."
Baca juga: Cedera panjang menciptakan Paul Pogba kian lapar merumput
"Seperti sudah saya bilang saya bukan orang yg terlalu menonton (pengamat), saya banyak menonton sepak bola tetapi saya tidak diam setelah pertandingan guna mendengarkan apa yg mereka katakan soal mengapa mereka mengerjakan ini, atau mengapa mereka mengerjakan itu. Saya fokus ke sepak bola."
Souness yg memenangkan tiga kali Piala Eropa & liga gelar pemenang liga sewaktu jadi pemain Liverpool, menanggapi omongan Pogba itu Selasa pagi.
"Saya bahagia dengan hal itu. Pepatah lama dalam sepak bola menyebutkan: 'Simpan medalimu di meja'. Saya punya meja besar," mengatakan mantan pemain timnas Skotlandia itu kepada Sky Sports.
Baca juga: MU optimistis pertahankan Pogba
Reuni Pogba di Old Trafford tidak sebanding dengan ekspektasi dari harganya yg menjulang sekalipun turut mengantarkan MU menjuarai Liga Europa & Piala Liga pada musim pertamanya di bawah asuhan Jose Mourinho.
Cekcok sengit dengan Mourinho terjadi pada musim keduanya sebelum pelatih asal Portugal itu dipecat pada Desember 2018.
Dan setelah sempat berselisih dengan Ole Gunnar Solskjaer, masa Pogba di bawah pelatih asal Norwegia itu ditandai dengan krisis panjang performa & kebugarannya.
Baca juga: Kelamaan absen sulitkan Pogba, mengatakan Solskjaer
Namun begitu pemain yg andil membawa Prancis jadi pemenang Piala Dunia itu masih meyakini bahwa kritik-kritik yg dialamatkan kepadanya, khususnya karena hampir sepanjang musim ini absen, sebagai tidak adil.
"Saya kira mereka (para pengkritik) merindukan saya, siapa tahu? Saya bukan orang yg sering menyaksikan Sky Sports News", mengatakan Pogba.
"Tatkala Anda tahu sepak bola, Anda tak perlu orang untuk memberi tahu Anda apa yg terjadi. Suatu hari nanti mungkin saya akan berjumpa dengan mereka & menanyai mereka karena saya sungguh harap tahu, mengapa?"
Baca juga: Agen Pogba balas kritik Ole: Dia bukan tahananmu
Baca juga: Pogba puji Liverpool tetapi tak harap mereka juara
Berita diatas dikutip dari internet, jika Pogba bingung terus menerus dikritik adalah spam, mohon beritahu kami.