• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita PINTU KERATON DIKUNCI, Wisatawan Kecele

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
cbpDC.jpg

SOLO–Tertutupnya sejumlah akses pintu Keraton Kasunanan Surakarta mulai berimbas pada dunia pariwisata.
Sejumlah wisatawan yang rata-rata berasal dari luar Solo, seperti Jogja, Semarang hingga Jakarta mengaku takut masuk Keraton lantaran tertutupnya sejumlah pintu dan juga karena penjagaan aparat polisi di sekitar Keraton.

“Kami sekeluarga kan mau masuk Keraton. Tapi, nggak berani karena penjagaan aparat polisi di sekitar Keraton,” kata salah satu wistawan dari Jakarta, Kusuma Dewi kepada Solopos.com, Minggu (27/5/2012).

Dewi semula mengaku sama sekali tak tahu menahu bahwa ada konflik di dalam Keraton. Namun, begitu memasuki kawasan Keraton yang dijaga aparat polisi serta ditutupnya sejumlah pintu, ia akhirnya bisa membaca situasi itu. Apalagi, ia bersama sejumlah wisatawan lainnya juga merasakan hal serupa di kawasan Keraton.
“Kami baru tahu setelah dikasih informasi bahwa Keraton saat ini tertutup untuk umum. Ternyata tengah ada konflik di dalam Keraton,” jelasnya.

Dewi bersama rombongan keluarga mengaku kecewa lantaran tak bisa masuk ke dalam Keraton. Padahal, ia bersama keluarganya datang jauh-jauh dari Jakarta hanya untuk melihat warisan budaya luhur bangsa. “Sejak tadi pagi, banyak wisatawan yang kecewa. Ada yang dari Semarang dan Jogja juga mengaku kecewa semua,” terangnya.

Pantauan Solopos.com, banyak wisatawan yang akhirnya hanya naik sepur kelinci mengelilingi kelurahan Baluwarti. Sebagian wisatawan juga banyak sekadar foto-foto dengan latar Kori Kamandungan.

Sementara Wakil Pengageng Wisata dan Museum Keraton, Satryo Hadinagoro menjelaskan penutupan akses pintu di bangunan inti Keraton hanya bersifat sementara. Namun, pintu untuk wisatawan sebenarnya Keraton tetap membuka. “Kami tetap melayani wisatawan. Namun, di sebagian Keraton memang tengah kami perbaiki,” jelasnya.

Meski demikian, sejumlah aparat polisi yang berada di lingkungan Keraton memang berpengaruh atas kedatangan wisatawan.

sumber
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.