yophi
IndoForum Beginner E
- No. Urut
- 45381
- Sejak
- 5 Jun 2008
- Pesan
- 512
- Nilai reaksi
- 15
- Poin
- 18
Belum tuntas masalah krisis yang melanda seluruh dunia, ada lagi video pidato Ahmadinejad selaku Presiden Iran yang menuai kontroversi.
Washington - Pemerintah AS mendesak Iran untuk menghentikan “retorika penuh kebencian.” Ini disampaikan AS setelah Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengecam Israel lewat pidatonya di konferensi antirasisme yang digelar PBB di Jenewa.
“Ini retorika penuh kebencian. Saya pikir, ini salah satu alasan kenapa kalian melihat pemerintah dan presiden (AS) bertekad bahwa partisipasi dalam konferensi ini bukan hal yang bijak untuk dilakukan,” kata juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs pada wartawan di Washington seperti dilansir AFP, Selasa (21/4/2009).
Gibbs menuturkan, Presiden AS Barack Obama sangat tidak setuju dengan Ahmadinejad yang dalam pidatonya menyebut Israel sebagai “negara rasis paling keji dan represif.”
Diimbuhkan Gibbs, hal itu menguatkan keputusan pemerintah AS untuk tidak menghadiri konferensi PBB di Jenewa tersebut.
Namun ditandaskan Gibbs, pemerintah AS tetap ingin melakukan dialog langsung dengan Teheran guna memperbaiki hubungan.
Pidato Ahmadinejad dalam pertemuan PBB di Jenewa itu telah memicu aksi walk out oleh puluhan delegasi Uni Eropa. Sebelumnya negara-negara seperti AS, Jerman, Israel, Italia, Belanda, Polandia, Kanada, Australia dan Selandia Baru telah menolak hadir dalam pertemuan Jenewa tersebut.
Alasannya, mereka khawatir Ahmadinejad akan menggunakan event itu untuk menyamakan Zionisme dengan rasisme.
Pertemuan PBB yang digelar di Jenewa ini bertujuan menganalisa upaya-upaya global untuk memerangi rasisme sejak Konferensi Dunia Terhadap Rasisme diadakan di Afrika Selatan pada 2001 lalu.
Washington - Pemerintah AS mendesak Iran untuk menghentikan “retorika penuh kebencian.” Ini disampaikan AS setelah Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengecam Israel lewat pidatonya di konferensi antirasisme yang digelar PBB di Jenewa.
“Ini retorika penuh kebencian. Saya pikir, ini salah satu alasan kenapa kalian melihat pemerintah dan presiden (AS) bertekad bahwa partisipasi dalam konferensi ini bukan hal yang bijak untuk dilakukan,” kata juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs pada wartawan di Washington seperti dilansir AFP, Selasa (21/4/2009).
Gibbs menuturkan, Presiden AS Barack Obama sangat tidak setuju dengan Ahmadinejad yang dalam pidatonya menyebut Israel sebagai “negara rasis paling keji dan represif.”
Diimbuhkan Gibbs, hal itu menguatkan keputusan pemerintah AS untuk tidak menghadiri konferensi PBB di Jenewa tersebut.
Namun ditandaskan Gibbs, pemerintah AS tetap ingin melakukan dialog langsung dengan Teheran guna memperbaiki hubungan.
Pidato Ahmadinejad dalam pertemuan PBB di Jenewa itu telah memicu aksi walk out oleh puluhan delegasi Uni Eropa. Sebelumnya negara-negara seperti AS, Jerman, Israel, Italia, Belanda, Polandia, Kanada, Australia dan Selandia Baru telah menolak hadir dalam pertemuan Jenewa tersebut.
Alasannya, mereka khawatir Ahmadinejad akan menggunakan event itu untuk menyamakan Zionisme dengan rasisme.
Pertemuan PBB yang digelar di Jenewa ini bertujuan menganalisa upaya-upaya global untuk memerangi rasisme sejak Konferensi Dunia Terhadap Rasisme diadakan di Afrika Selatan pada 2001 lalu.