Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.416
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Piala Dunia 2022 & peran sentral gelandang tengah.
Gelandang regu nasional Prancis N'Golo Kante saat beraksi dalam perempat final Piala Dunia 2018 antara Uruguay & Prancis di Stadion Nizhny Novgorod di Nizhny Novgorod, Rusia 6 Juli 2018. Kante disebut-sebut jadi salah satu gelandang tengah yg akan bersinar kembali dalam Piala Dunia Qatar 2022. (AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)
Jakarta (ANTARA) - "Jika kita mengendalikan lapangan tengah, maka kita pasti mengendalikan pertandingan, & kita mempunyai peluang lebih akbar untuk menang."
Kalimat itu dihinggakan oleh Xavi Alonso, mantan gelandang Real Sociedad, Liverpool, Real Madrid & Bayern Muenchen.
Xavi tak cuma menciptakan kesimpulan itu dari pengalamannya selama bermain bersama tim-tim itu & juga regu nasional Spanyol, namun juga karena melihat fakta-fakta baik di tingkat klub maupun tingkat timnas bahwa sepak bola modern memang berasosiasi erat dengan bagaimana sebuah regu menguasai lapangan tengah.
Lini tengah dapat diandaikan sebagai ruang mesin bagi sebuah regu sepak bola & para gelandang adalah teknisi-teknisi yg mengendalikan ruang itu.
Para gelandang jadi penghubung lini pertahanan dengan lini serang yg mengalirkan bola ke teritori pertahanan lawan untuk menciptakan peluang mencetak gol.
Karena posisinya itu, pesepak bola yg mengisi lini tengah adalah pemain yg paling keras bekerja, bukan saja dituntut untuk turut merangsek ke depan guna menolong serangan, namun juga jadi pihak perdana yg memberikan proteksi kepada lini belakang.
Dengan peran sebegitu penting, seorang gelandang dituntut memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan pemain-pemain yg menempati posisi lain.
Mereka harus piawai menyalurkan bola dengan tepat, terampil dalam mengumpan ke depan, jeli membaca pertandingan, pandai membuka ruang, lihai dalam mengakali lawan, & sigap merebut kembali bola dari penguasaan lawan.
Dengan kualifikasi seperti itu wajar kalau gelandang begitu vital & bahkan kerap jadi kunci sukses sebuah regu dalam sebuah turnamen, entah tingkat klub, ataupun lomba antar-negara.
Mereka adalah para dirigen lapangan hijau yg mengharmonikan orkestra permainan sepak bola sehingga menghasilkan output optimal.
Mereka jadi kunci sukses sebuah tim, baik tingkat klub maupun tingkat tingkat timnas.
Baca juga: AS & Meksiko melenggang ke Qatar, sudah 29 regu lolos Piala Dunia
Baca juga: Dua gol Bruno Fernandes bawa Portugal ke Piala Dunia 2022 Qatar
Selanjutnya : Sejak ada 4-4-2
Berita diatas dikutip dari internet, jika Piala Dunia 2022 & peran sentral gelandang tengah adalah spam, mohon beritahu kami.
Gelandang regu nasional Prancis N'Golo Kante saat beraksi dalam perempat final Piala Dunia 2018 antara Uruguay & Prancis di Stadion Nizhny Novgorod di Nizhny Novgorod, Rusia 6 Juli 2018. Kante disebut-sebut jadi salah satu gelandang tengah yg akan bersinar kembali dalam Piala Dunia Qatar 2022. (AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)
Jakarta (ANTARA) - "Jika kita mengendalikan lapangan tengah, maka kita pasti mengendalikan pertandingan, & kita mempunyai peluang lebih akbar untuk menang."
Kalimat itu dihinggakan oleh Xavi Alonso, mantan gelandang Real Sociedad, Liverpool, Real Madrid & Bayern Muenchen.
Xavi tak cuma menciptakan kesimpulan itu dari pengalamannya selama bermain bersama tim-tim itu & juga regu nasional Spanyol, namun juga karena melihat fakta-fakta baik di tingkat klub maupun tingkat timnas bahwa sepak bola modern memang berasosiasi erat dengan bagaimana sebuah regu menguasai lapangan tengah.
Lini tengah dapat diandaikan sebagai ruang mesin bagi sebuah regu sepak bola & para gelandang adalah teknisi-teknisi yg mengendalikan ruang itu.
Para gelandang jadi penghubung lini pertahanan dengan lini serang yg mengalirkan bola ke teritori pertahanan lawan untuk menciptakan peluang mencetak gol.
Karena posisinya itu, pesepak bola yg mengisi lini tengah adalah pemain yg paling keras bekerja, bukan saja dituntut untuk turut merangsek ke depan guna menolong serangan, namun juga jadi pihak perdana yg memberikan proteksi kepada lini belakang.
Dengan peran sebegitu penting, seorang gelandang dituntut memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan pemain-pemain yg menempati posisi lain.
Mereka harus piawai menyalurkan bola dengan tepat, terampil dalam mengumpan ke depan, jeli membaca pertandingan, pandai membuka ruang, lihai dalam mengakali lawan, & sigap merebut kembali bola dari penguasaan lawan.
Dengan kualifikasi seperti itu wajar kalau gelandang begitu vital & bahkan kerap jadi kunci sukses sebuah regu dalam sebuah turnamen, entah tingkat klub, ataupun lomba antar-negara.
Mereka adalah para dirigen lapangan hijau yg mengharmonikan orkestra permainan sepak bola sehingga menghasilkan output optimal.
Mereka jadi kunci sukses sebuah tim, baik tingkat klub maupun tingkat tingkat timnas.
Baca juga: AS & Meksiko melenggang ke Qatar, sudah 29 regu lolos Piala Dunia
Baca juga: Dua gol Bruno Fernandes bawa Portugal ke Piala Dunia 2022 Qatar
Selanjutnya : Sejak ada 4-4-2
- 1
- 2
- 3
- Tampilkan Semua
Berita diatas dikutip dari internet, jika Piala Dunia 2022 & peran sentral gelandang tengah adalah spam, mohon beritahu kami.