yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Seorang cucu lelaki pendiri perusahaan minuman energi Red Bull menjadi tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang polisi, kata kepolisian, Senin (3/9/2012).
Kepolisian Bangkok mengungkapkan, pemuda bernama Vorayuth Yoovidhya itu mengendarai Ferrari, menabrak seorang polisi patroli, lalu menyeret tubuh polisi itu sejauh beberapa meter di salah satu jalan di Bangkok pada dini hari.
Polisi menciduk Vorayuth, yang diperkirakan berusia akhir 20-an tahun, setelah melacak ceceran oli dari lokasi kecelakaan hingga ke rumah keluarganya di sebuah kawasan mewah di ibukota Thailand.
Pejabat tinggi kepolisian, Letnan Jenderal Comronwit Toopgrajank, mengatakan dia sendiri yang memimpin penyelidikan atas kasus itu setelah seorang polisi mencobat menutupi kasus itu dengan menangkap tersangka palsu.
Comronwit juga yang memimpin tim kepolisian untuk menggeledah rumah mewah pendiri Red Bull, mendiang Chaleo Yoovidhaya. Dari rumah itu, polisi menyita Ferrari berwarna abu-abu gelap yang diduga dikendarai Vorayuth. Mobil yang bagian depannya penyok itu menjadi bagian dari penyelidikan.
Korban, Sersan Mayor Wchean Clanprasert (47) tewas ketika sedang melaksanakan tugas patroli dini hari. Media Thailand melaporkan mobil itu menyeret si polisi dan motornya sejauh beberapa meter dengan kecepatan tinggi.
Comronwit mengatakan, perwira polisi yang mencoba menutupi kasus itu sudah diskors.
"Seorang polisi tewas. Saya tidak bisa membiarkan hal ini. Jika saya membiarkan kasus ini lolos, lebih baik saya mundur saja," tegas Comronwit.
"Saya tidak peduli sebesar apapun pengaruh mereka. Jika saya tidak bisa menghukum pelaku yang sebenarnya, saya akan mengundurkan diri."
Vorayuth merupakan generasi ketiga keluarga Yoovindhaya, yang berada di peringkat keempat keluarga terkaya di Thailand, menurut majalah Forbes. Kekayaan mereka mencapai 5,4 miliar dollar AS.
Pendiri Red Bull, Chaleo, meninggal dunia pada Maret lalu. Dia meninggalkan berbagai bisnis pada keluarganya, termasuk saham di minuman energi yang sangat kondang itu, sejumlah rumah sakit, dan perumahan.
Keluarga Yoovindhaya juga merupakan importir tunggal mobil-mobil Ferrari di Thailand.
Kepolisian Bangkok mengungkapkan, pemuda bernama Vorayuth Yoovidhya itu mengendarai Ferrari, menabrak seorang polisi patroli, lalu menyeret tubuh polisi itu sejauh beberapa meter di salah satu jalan di Bangkok pada dini hari.
Polisi menciduk Vorayuth, yang diperkirakan berusia akhir 20-an tahun, setelah melacak ceceran oli dari lokasi kecelakaan hingga ke rumah keluarganya di sebuah kawasan mewah di ibukota Thailand.
Pejabat tinggi kepolisian, Letnan Jenderal Comronwit Toopgrajank, mengatakan dia sendiri yang memimpin penyelidikan atas kasus itu setelah seorang polisi mencobat menutupi kasus itu dengan menangkap tersangka palsu.
Comronwit juga yang memimpin tim kepolisian untuk menggeledah rumah mewah pendiri Red Bull, mendiang Chaleo Yoovidhaya. Dari rumah itu, polisi menyita Ferrari berwarna abu-abu gelap yang diduga dikendarai Vorayuth. Mobil yang bagian depannya penyok itu menjadi bagian dari penyelidikan.
Korban, Sersan Mayor Wchean Clanprasert (47) tewas ketika sedang melaksanakan tugas patroli dini hari. Media Thailand melaporkan mobil itu menyeret si polisi dan motornya sejauh beberapa meter dengan kecepatan tinggi.
Comronwit mengatakan, perwira polisi yang mencoba menutupi kasus itu sudah diskors.
"Seorang polisi tewas. Saya tidak bisa membiarkan hal ini. Jika saya membiarkan kasus ini lolos, lebih baik saya mundur saja," tegas Comronwit.
"Saya tidak peduli sebesar apapun pengaruh mereka. Jika saya tidak bisa menghukum pelaku yang sebenarnya, saya akan mengundurkan diri."
Vorayuth merupakan generasi ketiga keluarga Yoovindhaya, yang berada di peringkat keempat keluarga terkaya di Thailand, menurut majalah Forbes. Kekayaan mereka mencapai 5,4 miliar dollar AS.
Pendiri Red Bull, Chaleo, meninggal dunia pada Maret lalu. Dia meninggalkan berbagai bisnis pada keluarganya, termasuk saham di minuman energi yang sangat kondang itu, sejumlah rumah sakit, dan perumahan.
Keluarga Yoovindhaya juga merupakan importir tunggal mobil-mobil Ferrari di Thailand.