• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Peter Tak Percaya Bisa Juarai Tour de Banyuwangi

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
pxlFT.jpg
Pebalap Perancis Peter Pouly yang menjadi Juara International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBF) 2014 mempersembahkan kemenangan yang diraihnya untuk seluruh anggota Singha Infinite Cycling Team, Thailand

Menurutnya, keberhasilannya menjuarai lomba balap empat hari ini tak lepas dari kerjasama seluruh anggota tim.

"Tim bekerja dengan baik. Jadi ini menjadi kemenangan mereka juga," ucapnya, Minggu (19/10/2014).

Kepada wartawan, pebalap berusia 37 tahun ini mengaku terkejut dengan keberhasilannya ini.

"Ini adalah balapan pertama saya untuk lomba yang masuk kategori UCI, dan ini lomba yang berat. Jadi sampai saat ini saya masih belum percaya untuk bisa memenangi etape dan meraih yellow jersey hingga akhir lomba," ucap Peter dengan senyum lebar.

"Ini juga balap paling berat yang pernah saya ikuti. Etape Ijen (Etape III) sungguh berat, rute panjang, jalur pendakian yang panjang sehingga harus ditempuh selama enam jam. Ini race yang luar biasa," lanjutnya.

Peter menambahkan, kemenangannya di Etape III yang berjarak 201,7 kilometer Sabtu (18/10/2014) lalu memang menjadi kunci untuk bisa juara.

Dengan keunggulan waktu yang hampir satu menit dengan urutan kedua Hossen Askari dari tim Pishgaman Yazd Cycling Team, Iran, dirinya hanya perlu masuk finis bersama rombongan besar pada etape terakhir yang merupakan rute datar dengan variasi kriterium.

"Hanya bertahan saja di balapan terakhir sambil melihat posisi lawan (Hossen Askari). Dengan dukungan tim, taktik ini berhasil dan saya juara," kata Peter yang pada etape IV finis di urutan 44 bersama rombongan besar. Secara total, Peter mencatatkan waktu 16 jam 44 menit 43 detik.

Adapun pemenang pada etape IV atau terakhir adalah Mehdi Sohrabi dari Tabriz Petrochemical Team. Sedangkan urutan kedua ditempati Eduard Prades Reverter dari 7 Eleven Roadbike Team, Philipina dan urutan ketiga di raih Shimpe Fukuda dari Asian Racing Team, Jepang.

Adapun untuk kategori general classification team, tim Tabriz Petrochemical Team, Iran menjadi yang terbaik dengan total catatan waktu 50 jam 51 menit 15 detik.

Dengan kemenangan ini, Peter berharap tahun depan bisa kembali ikut ITdBI untuk mempertahankan mahkota juaranya.

"Semoga saya bisa kembali kesini karena balapan di sini menantang," ucapnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.