roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Selasa, 4 November 2008 | 19:42 WIB
JAKARTA, SELASA - Otoritas penerbangan RI melakukan inspeksi mendadak terhadap
pesawat-pesawat terbang yang akan mengantar calon jemaah haji di seluruh embarkasi penerbangan, Selasa (4/11). Satu pesawat Boeing 747-400 di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, harus diperbaiki dulu sebelum terbang.
Sidak di Cengkareng sendiri dipimpin oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Dephub, Budhi Muliawan Suyitno, sementara sidak di bandara-bandara lainnya dilakukan oleh masing-masing inspektur administrator bandara masing-masing.
Saat melakukan ramp check di salah satu pesawat yaitu Boeing 747-400 yang dioperasikan Garuda Indonesia, Budhi menemukan sejumlah indikasi kerusakan kecil, namun berpotensi menyebabkan pesawat celaka. Karenanya, pesawat harus diperbaiki hari itu juga agar Rabu (5/11) bisa diterbangkan mengantar calon jemaah haji.
Tiga temuan tersebut adalah adanya kebocoran oli di dek pesawat, ada genangan minyak yang merembes pada engine nomor tiga. Budhi juga menemukan adanya ban pesawat yang berlubang serta toilet yang tidak berfungsi dengan baik.
"Kerusakan-kerusaka n itu bisa menyebabkan kecelakaan karenanya harus diperbaiki hari ini juga karena besok sudah harus mengantar jemaah haji," kata Budhi mengenai pesawat yang disewa dari Spanyol itu.
Ditemukan juga toilet yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga kerusakan harus cepat diperbaiki. "Ada instruksi yang menggunakan bahasa Inggris dan Spanyol, tentu ini sulit dipahami jemaah. Kita juga minta agar kru proaktif menerangkan instruksi yang harus dilakukan penumpang saat berada di atas pesawat," ujarnya.
Direktur Operasi Garuda, Ari Sapari mengatakan segera menindaklanjuti temuan tersebut. "Kita tindaklanjuti agar besok bisa membawa jemaah haji," kata dia. (Hendra Gunawan)
JAKARTA, SELASA - Otoritas penerbangan RI melakukan inspeksi mendadak terhadap
pesawat-pesawat terbang yang akan mengantar calon jemaah haji di seluruh embarkasi penerbangan, Selasa (4/11). Satu pesawat Boeing 747-400 di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, harus diperbaiki dulu sebelum terbang.
Sidak di Cengkareng sendiri dipimpin oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Dephub, Budhi Muliawan Suyitno, sementara sidak di bandara-bandara lainnya dilakukan oleh masing-masing inspektur administrator bandara masing-masing.
Saat melakukan ramp check di salah satu pesawat yaitu Boeing 747-400 yang dioperasikan Garuda Indonesia, Budhi menemukan sejumlah indikasi kerusakan kecil, namun berpotensi menyebabkan pesawat celaka. Karenanya, pesawat harus diperbaiki hari itu juga agar Rabu (5/11) bisa diterbangkan mengantar calon jemaah haji.
Tiga temuan tersebut adalah adanya kebocoran oli di dek pesawat, ada genangan minyak yang merembes pada engine nomor tiga. Budhi juga menemukan adanya ban pesawat yang berlubang serta toilet yang tidak berfungsi dengan baik.
"Kerusakan-kerusaka n itu bisa menyebabkan kecelakaan karenanya harus diperbaiki hari ini juga karena besok sudah harus mengantar jemaah haji," kata Budhi mengenai pesawat yang disewa dari Spanyol itu.
Ditemukan juga toilet yang tidak berfungsi dengan baik, sehingga kerusakan harus cepat diperbaiki. "Ada instruksi yang menggunakan bahasa Inggris dan Spanyol, tentu ini sulit dipahami jemaah. Kita juga minta agar kru proaktif menerangkan instruksi yang harus dilakukan penumpang saat berada di atas pesawat," ujarnya.
Direktur Operasi Garuda, Ari Sapari mengatakan segera menindaklanjuti temuan tersebut. "Kita tindaklanjuti agar besok bisa membawa jemaah haji," kata dia. (Hendra Gunawan)