• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pertumbuhan Ekonomi 2014 Bisa Sampai 6,2 persen

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Oso3t.jpg
Gubernur bunk Indonesia, Agus Martowardjojo, memperkirakan perekonomian pada 2014 masih dalam tahap konsolidasi. Hal ini dikarenakan belum rampungnya proses koreksi ekonomi dalam memulihkan defisit neraca transaksi berjalan.

Agus ketika berbicara dalam acara Banker's Dinner di Jakarta, Kamis 14 November 2013, mengungkapkan defisit ini diharapkan bisa menurun pada tahun 2014. Hal ini juga didasari oleh impor yang semakin terkendali.

"Pertumbuhan ekonomi tahun 2014 diperkirakan akan membaik dalam kisaran 5,8-6,2 persen," katanya.

Prediksi ini menurut Agus ditopang oleh perbaikan ekspor, membaiknya perekonomian global dan juga naiknya permintaan domestik. Walaupun demikian mantan menteri keuangan ini mengingatkan potensi resiko penurunan pertumbuhan ekonomi juga harus tetap diwaspadai.

Inflasi sendiri menurut Agus pada tahun depan akan kembali terkendali. Ia memperkirakan angka inflasi akan ditargetkan berada pada angka 4,5 plus minus 1 persen.

bunk Indonesia juga memperkirakan inflasi bahan makanan juga akan kembali stabil. Pasalnya saat ini proses distribusi pangan sudah semakin membaik.

"Inflasi inti diperkirakan tetap terkendali karena ketersedian pasokan terjaga, nilai tukar rupiah kembali stabil serta ekspektasi inflasi yang terjaga," katanya.

Untuk dunia perbankan sendiri akan diwarnai dengan tumbuhnya kredit pada kisaran 15-17 persen.

Ini menurut Agus ditopang dengan pertumbuhan danang pihak ketiga pada kisaran yang sama. "Pertumbuhan ini cukup konsisten dengan upaya kita menyeimbangkan kembali perekonomian," katanya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.