LoVe_ChiKa
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 8777
- Sejak
- 17 Nov 2006
- Pesan
- 3.571
- Nilai reaksi
- 379
- Poin
- 83
CISARUA, JUMAT - Mereka layak disebut kawanan aneh. Bayangkan, sepasang harimau Sumatra kembar berusia satu bulan telah bergaul sangat akrab dengan dua orangutan muda. Ini adalah sesuatu yang nyaris mustahil ditemukan di habitat hewan-hewan itu di Sumatra.
Pertemanan antara anak orangutan betina berusia 5 bulan, Nia dan Irma, dengan anak macan Dema dan Manis, telah terjadi di Taman Safari Cisarua, di mana mereka berbagi kamar dalam tempat perawatan.
Setelah dipisahkan dari induknya setelah lahir, keempat anak-anak itu bermain-main satu sama lain tanpa canggung. Mereka bahkan berbagi tempat tidur dan berbaring berdekatan saat beristirahat.
"Ini adalah hal aneh yang tidak akan terjadi di alam liar," kata petugas Taman Safari, Sri Suwarni. "Seperti layaknya anak-anak manusia, mereka hanya ingin bermain. Keempatnya sudah tinggal bersama selama sebulan tanpa ada kejadian yang membahayakan lainnya."
Meski begitu, pertemanan unik ini sepertinya tidak akan berlangsung lama. Menurut dokter hewan Retno Sudarwati, seiring dengan pertumbuhan hewan-hewan itu, naluri alaminya juga akan muncul. "Mereka harus dipisahkan bila saatnya tiba. Menyedihkan tapi kita tidak bisa mengubah perilaku alaminya," ujar Retno. "Harimau-harimau kecil ini akan belajar makan daging saat mereka berusia tiga bulan."
Harimau Sumatra dan orangutan adalah hewan-hewan yang dilindungi. Mereka terancam karena perburuan dan rusaknya habitat mereka akibat perambahan oleh manusia.
Diperkirakan saat ini terdapat kurang dari 700 harimau Sumatra dan sekitar 60.000 orangutan di alam liar. Hampir 90 persen habitat hewan-hewan ini rusak karena penebangan liar serta pembukaan hutan untuk ladang dan perkebunan.
Sumber: AP
Penulis: wsn
Pertemanan antara anak orangutan betina berusia 5 bulan, Nia dan Irma, dengan anak macan Dema dan Manis, telah terjadi di Taman Safari Cisarua, di mana mereka berbagi kamar dalam tempat perawatan.
Setelah dipisahkan dari induknya setelah lahir, keempat anak-anak itu bermain-main satu sama lain tanpa canggung. Mereka bahkan berbagi tempat tidur dan berbaring berdekatan saat beristirahat.
"Ini adalah hal aneh yang tidak akan terjadi di alam liar," kata petugas Taman Safari, Sri Suwarni. "Seperti layaknya anak-anak manusia, mereka hanya ingin bermain. Keempatnya sudah tinggal bersama selama sebulan tanpa ada kejadian yang membahayakan lainnya."
Meski begitu, pertemanan unik ini sepertinya tidak akan berlangsung lama. Menurut dokter hewan Retno Sudarwati, seiring dengan pertumbuhan hewan-hewan itu, naluri alaminya juga akan muncul. "Mereka harus dipisahkan bila saatnya tiba. Menyedihkan tapi kita tidak bisa mengubah perilaku alaminya," ujar Retno. "Harimau-harimau kecil ini akan belajar makan daging saat mereka berusia tiga bulan."
Harimau Sumatra dan orangutan adalah hewan-hewan yang dilindungi. Mereka terancam karena perburuan dan rusaknya habitat mereka akibat perambahan oleh manusia.
Diperkirakan saat ini terdapat kurang dari 700 harimau Sumatra dan sekitar 60.000 orangutan di alam liar. Hampir 90 persen habitat hewan-hewan ini rusak karena penebangan liar serta pembukaan hutan untuk ladang dan perkebunan.
Sumber: AP
Penulis: wsn


chika ama titi berteman? 
dudut ah mang aku emaknya monyet /swt