• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pertamina Beli Saham Perusahaan Migas di Irak?

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
PVEzG.jpg

PT Pertamina mulai menanggapi serius tawaran Irak agar perseroan membeli perusahaan migas asing yang beroperasi di sana. Jika sukses membelinya, ada kemungkinan Indonesia bisa mengurangi impor migas.

"Yang realistis itu Irak. Pemerintahnya sudah welcome. Kita membeli saham di sana sekian persen," kata Menteri BUMN, Dahlan Iskan, saat ditemui di Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat 22 Februari 2013.

Dahlan mengatakan bahwa dalam waktu dekat, delegasi Indonesia akan ke sana untuk menindaklanjutinya. Jika perusahaan itu berhasil dibeli, Indonesia bisa langsung menikmati hasilnya.

Sebab, minyak hasil penggalian bisa dikirim ke Indonesia dan ini tentu bisa mengurangi anggaran impor migas Indonesia. Lagipula, sudah ada pihak Indonesia yang mengurusi izin migas yang lama.

"Kalau sudah berjalan, kita bisa dapat penghasilan. Misalnya, kita bisa mengirim ke Indonesia untuk mengurangi impor," kata dia.

Mantan Dirut PLN itu menambahkan, saham yang dilirik Pertamina adalah saham dari perusahaan minoritas. Dahlan enggan menyebutkan nama perusahaan itu dan besarnya saham yang akan dibeli perusahaan minyak negara ini.

Irak, kata dia, adalah negara yang diperkirakan akan menjadi negara terbesar kedua penghasil minyak dunia.

Untuk itu, Dahlan mengimbau Pertamina untuk tidak terlalu khawatir keadaan negara tersebut. "Saya sudah ke sana. Di sana tidak semengerikan yang diberitakan di media," kata dia.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.