• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Persib Bandung Siap IPO

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
EwyFC.jpg
Keinginan Persib Bandung untuk menjadi klub besar semakin terlihat.PT Persib Bandung Bermartabat siap bermain di lantai bursa pada semester II/2012 ini untuk mengincar dana sebesar USD20 juta dari penjualan 45% saham initial public offering(IPO).

“Dana segar yang diincar, nantinya jumlah saham yang akan dilepas perseroan sebanyak 45%,” ujar Direktur PT Persib Bandung Bermartabat Farhan saat ditemui wartawan disela-sela acara Capital Market Awards 2012 di Jakarta baru- baru ini. Dia mengungkapkan, dana segar tersebut akan digunakan untuk kebutuhan pembangunan pusat pelatihan dengan mini stadion di lahan seluas empat hektare. Selain itu, dana tersebut akan digunakan untuk pembelian pemain-pemain baru yang bisa melengkapi permainan kesebelasan Persib.

Saat ini perseroan tengah menyeleksi pejamin pelaksana emisi atau underwriter yang akan menangani rencana penawaran saham umum perdana tersebut. Ada tiga calon underwriter yang sedang di fitching, diantaranya adalah Bahana Securities, Mandiri Sekuritas, dan Buana Capital. Farhan mengatakan,semua ini masih dalam tahap penjajakan. Selain menunggu keputusan pemegang saham, perseroan juga tengah menunggu keputusan seleksi calon underwriter. Dia berharap, jika proses tersebut berjalan lancar maka pihaknya akan segera merealisaikanrencanaIPOdisemester II tahun ini atau di kisaran September hingga Oktober.

“Kita menggunakan buku bulan Maret kemarin,”ungkapnya. Dia optimistis dengan aksi korporasi,banyak investor yang berminat dengan saham yang dilepas PT Persib, terutama denganadanya potensi marketdi beberapa kota seperti Bandung, Surabaya,dan Jakarta. Hal itu dilihat dari adanya penggemar terintegrasi sebanyak lima juta orang di berbagai kota di Indonesia. Dengan pendapatan yang telah mencapai Rp16 miliar di 2011,pihaknya berharap tahun ini pendapatan perseroan bisa mencapai Rp20 miliar.

“Sejauh ini memang kontribusi terbesar masih dari sponsorshipyang mencapai 50%.Namun ke depannya sesuai dengan peraturan Federasi Sepak Bola Asia (Asia Football Federation/ AFF), klub sepak bola harus memperbesar membership base,”katanya. Untuk itu, dengan brand equity yang sudah hampir sempurna, nantinya perseroan bisa meraup basis penggemar yang terdaftar secara online sebanyak 170.000 orang. Melihat dari sisi kinerja keuangan, perseroan selalu berhasil mengurangi beban utang tiap tahun yang dulu tercatat senilai dari Rp16 miliar, menjadi Rp12 miliar dan tahun lalu hanya sebesar Rp3,8 miliar.

Analis Corfina Capital Deni Hamzah menilai,karena di Bursa Efek Indonesia (BEI) tidak ada saham pembanding yang serupa, maka akan sulit diterima investor untuk berinvestasi di saham klub sepak bola. Jika pun ada,menurut dia, pasti investor melihatnya dengan spekulasi siapa sekuritas yang akan menjamin IPO persib tersebut. Mengingat tidak ada perbandingan penilaian saham darisektorsejenis,menurutdia, sekuritas akan pakai saham sepak bola di Asian seperti Malaysia, Brunei Darussalam,atau lainnya.

“Tapi dari sisi kredibilitasnya, sepertinya minim peminat karena ketidakjelasan kinerja dan manajemen PSSI yang kental politik,”katanya. Namun jika dilihat dari sisi kinerja keuangan perseroan, pasti investor juga ingin tau konsistensi laba persib. Pendapatannya dari mana? Bagaimana menghasilkan labanya? Dan rencana ke depan? tetapi yang lebih penting kepastian turnamen-turnamen yang melibatkan persib.

Persib Hadapi Masalah Sanksi

Maung Bandung memang gagal menjadi juara karena selalu kesulitan mempertahankan komposisi tim yang ideal secara konsisten karena dua faktor yakni hukuman larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning dan kartu merah serta cedera pemain. Hal itu diakui Penasihat Teknik Persib, Indra Mochamad Tohir. Dalam analisisnya salah satu masalah yang musim ini kerap menghinggapi Maung Bandung adalah sulitnya mempertahankan komposisi the winning team atau skuad terbaik.

Jika tidak akibat cedera, Persib biasanya kehilangan pemain karena sanksi baik akumulasi kartu kuning maupun kartu merah. Masalah cedera pemain seringkali dihadapi Persib. Seperti cedera kambuhan yang dialami Muhammad Nasuha,lalu Hariono yang sempat absen hampir dua bulan. Kondisi serupa juga kerap dialami Jajang Sukmara. Bagi Tohir problem akumulasi kartu kuning merupakan hal non teknik yang agak sulit dihindari,namun bisa diminimalisir untuk tidak terjadi. Salah satunya adalah dengan kontrol emosi saat berada di lapangan untuk menghindari kemungkinan mendapatkan kartu kuning.

“Kita memang sulit mempertahankan the winning team,mungkin upayanya dari latihan,”terang Tohir. Jika sebelumnya saat melawan Persisam Samarinda,Persib kehilangan Marcio Souza dan Hariono akibat akumulasi kartu kuning ditambah M Nasuha yang mengalami cedera. Melawan PSMS Medan, Minggu (17/6) mendatang, Maung Bandung dipastikan kehilangan striker andalannya, Noh Alam Shah akibat akumulasi. Di skuad Maung Bandung sendiri, tercatat hampir separuh dari seluruh pemain yang membela Persib musim ini,pernah merasakan sanksi larangan bermain, akibat akumulasi kartu kuning maupun kartu merah.

Zulkifli Syukur jadi pemain yang paling sering menjalani larangan bermain karena akumulasi kartu kuning.Tiga kali mantan bek Arema Malang dan PSM Makassar itu tak bisa dimainkan karena akumulasi kartu. Pemain lain yang harus absen karena larangan bermain lebih dari satu kali diantaranya Maman Abdurrahman, Abanda Herman,Marcio Souza,Noh Alam Shah,M.Ilham,Hariono, dan Moses Sakyi striker asal Ghana yang terdepak setelah putaran pertama Indonesia Super League (ISL) berakhir.

Anggota skuad Maung Bandung lainnya yang juga pernah harus menghilang dari daftar line up pemain karena akumulasi kartu kuning ataupun kartu merah adalah Budiawan, Airlangga Sucipto,Jajang Sukmara dan Miljan Radovic yang mendapatkan ganjaran kartu merah kala Persib menghadapi Gresik United akibat berselisih dengan gelandang Gresik,Gustavo Chena. Tidak hanya masalah sanksi larangan bermain, persoalan cedera pemain pun kerap menghambat kiprah Maung Bandung musim ini. Sedikitnya ada 4 pemain yang tergolong cukup lama menghabiskan waktu di ruang medis.

Diantaranya, M Nasuha yang sudah berkutat dengan cedera sejak pra musim. Lalu Robbie Gaspar yang mengalami cedera lumayan parah saat membela Persib menghadapi tuan rumah Persidafon Dafonsoro. Kemudian Hariono yang cukup lama absen akibat tulang bahunya bergeser dan Jajang Sukmara
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.