Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Saat ini ada dua keluarga akbar yg sedang berbahagia dimana kang Sule dengan Nathalie Holscher & anak salah seorang punggawa FPI Habib Rizieq, ia menikahkan putrinya yg bernama Syarifa Najwa Shihab.
Sebelumnya ane ucapkan selamat kepada keluarga ini supaya sering berbahagia & jadi keluarga sakinah, mawaddah & warrahmah biasa disingkat samawa.
Namun di thread ini ane cuma mau compare bagaimana kedua perkawinan ini digelar dengan protokol kesehatan yg diberlakukan, karena kita tahu saat ini masa pandemi. Kerumunan massa semestinya dilarang, & penerapan protokol harus dilaksanakan mau siapapun orangnya.
Ketika kita melihat perkawinan sule yg berada di ruangan terbuka tepatnya di Tsamara Resto, kawasan Jatisampurna, Bekasi memberikan warna tersendiri. Protokol kesehatan diberlakukan dengan sedikitnya tamu yg datang, cuma di siarkan secara live melalui televisi lokal AN TV.
Pernikahan Sule memang tidak mengundang banyak orang, cuma keluarga akbar saja yg datang & beberapa seniman teman dekat dari Sule sendiri.
Kemudian kita bandingkan dengan perkawinan akbar yg dilakukan oleh Habib Rizieq yg memiliki massa yg cukup banyak, bahkan terjadi kerumunan yg cukup membahayakan di massa pandemi seperti ini. Walau alasannya berkaitan dengan maulid nabi, namun itulah yg terjadi.
Otomatis Anies Baswedan pun memberikan pinalti kepada perkawinan yg melanggar protokol kesehatan, denda akibat kelalaian yg dilalukan oleh panitia acara perkawinan yaitu FPI tidak main-main mereka harus membayar denda 50 juta rupiah.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin sudah memberikan surat kepada Habib tentang masalah perkawinan yg melanggar protokol kesehatan.
Sepertinya covid ini tidak dianggap ada, itu terbukti dengan adanya penyambutan yg membawa massa yg cukup besar, berkerumun tanpa takut dengan adanya pandemi.
Seperti kita ketahui protokol kesehatan untuk menyelenggarakan perkawinan adalah tidak diperkenankan tamu untuk datang secara full bila dilakukan di dalam gedung, rumah cuma 25% tamu yg boleh di undang.
Bukan itu saja, tempat cuci tangan & wajib masker itu hal yg utama belum lagi untuk makanan harus di sterilisasi dapat dengan makanan kotak atau prasmanan namun dimbil oleh pelayan dengan keadaan yg cukup bersih.
Nampaknya cukup menarik ketika disparitas tata cara perkawinan yg dilakukan 2 publik figure ini menciptakan ane bingung, kenapa baru memberikan sanksi cuma saat perkawinan lantas penyambutan kemarin yg merusak fasilitas bandara apa cuma diam saja?
Entahlah, saya c4punk see u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2020
referensi : klik, klik, klik
Pic : google