• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Permukiman Penduduk di Denpasar Diserang Ulat Bulu

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
wfkLd.jpg

Warga di Jalan Daha, Lumintang, Denpasar, Bali, seminggu terakhir ini menghadapi serangan ulat bulu. Warga yang menjadi korban pun mengalami gatal-gatal karena ulat bulu itu.

Salah satu warga yang menjadi korban adalah Marini. Ia mengatakan, ulat bulu itu tak begitu banyak ketika pertama kali muncul. Oleh sebab itu Marini membiarkan saja ulat itu berkeliaran di rumahnya.
“Baru pada hari keempat, jumlah ulat bulu semakin banyak dan mulai menyerang kami,” kata Marini di rumahnya, Lumintang, Denpasar, Selasa 19 Februari 2013.

Menurut Marini, hampir seluruh keluarganya terkena serangan ulat bulu. Ia pun setiap hari mengumpulkan ulat-ulat bulu di rumahnya untuk dibakar. Marini mengatakan, selama tiga tahun tinggal di Lumintang, baru kali ini ada serangan ulat bulu yang begitu parah.

“Ulat itu menggelantung di pohon nangka dan jambu air. Lalu terbawa angin masuk ke rumah. Makanya seluruh pintu dan jendela rumah kami tutup. Kamar kami saja ditutup. Tapi meski sudah kami lapisi pakai mantel hujan, tetap saja ulat itu masuk,” ujar Marini.

Untuk melenyapkan ulat-ulat itu, Marini membakarnya menggunakan lilin. Ia berharap dinas terkait turun tangan untuk mengatasi serbuan ulat bulu yang sudah sangat mengganggu warga itu.
“Kami belum melapor, sebab tak tahu ke mana harus melapor. Hingga kini juga dinas terkait belum turun tangan,” kata Marini.

Tetangga Marini, Tatty yang rumahnya juga diserang ulat bulu, setiap hari juga membakar ulat-ulat itu. “Susah sekali membakar ulat bulu. Ulat lain cepat mati kalau dibakar, tapi ulat ini sulit sekali dibakar,” kata Tatty.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.