• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Permen Aneh

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
OmB5x.jpg
Jon Koplo adalah mahasiswa asal Solo yang kuliah di Jogja. Mendengar kabar ada mal baru di daerah Mangkubumen yang baru saja dibuka, hari Sabtu siang ia pulang ke Solo dan kangsen dengan Tom Gembus dan teman-temannya akan klintong-klintong di sana.

Sore harinya, Koplo sudah dandan mlithit bersiap malem mingguan jalan-jalan ke mal. Sesaat kemudian Tom Gembus datang ngampiri.

“Bu, minta sangu!”, pinta Koplo.
“Halah kamu ini lho, dandanan keren kok duit nggak gableg. Tuh ada sisa belanja ibu tadi, ambil sendiri di atas kulkas,” ujar ibunya sambil tertawa.

“Plo… Cepetan, udah ditunggu temen-temen!” teriak Tom Gembus dari luar.
“Iya Bro,” jawab Koplo sambil lari menuju kulkas.

Sambil mengambil uang, mata Jon Koplo tertuju pada beberapa bungkusan kecil kuning seperti permen dan langsung diembatnya. “Lumayan buat mut-mutan,” pikirnya.

Dalam perjalanan, Koplo merasa haus dan teringat bungkusan yang diambil tadi. Karena Koplo yang nyetir sepeda motor, begitu lampu merah, motor berhenti, Koplo buru-buru mengambil bungkusan tadi, kemudian dibuka dan dimakannya.

Namun tiba-tiba, “Buehhh…! Beh!… Beh!… Hoek!” suara dari mulutnya sambil memuntahkan benda yang diemutnya. Tentu saja pengendara lainnya pada kaget dan memperhatikannya.

“Kenapa, Plo? Kamu sakit? Masuk angin?” Dengan sigap Tom Gembus memijat lehernya.
“Enggak, Mbus. Permen ini lho, rasanya kok aneh!” jawab Koplo sambil memperlihatkan “permen” lain dari sakunya. Sontak Tom Gembus ngguyu ngakak, “Ooo… dasar cah nggragas! Lha wong trasi kok dipangan! Mbok dibaca dulu…”

“Lha wong bentuke kaya permen kok. Pabriknya memang kurang ajar! Menyesatkan!” omel Koplo.
Tom Gembus dan para pengendara lain tambah ngakak.

solopos
 
kwkwk kasian si koplo ngemut trasi..
kocak banget masbro, jempol dah
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.