jennywijaya
IndoForum Newbie A
- No. Urut
- 288379
- Sejak
- 10 Nov 2020
- Pesan
- 318
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 18
Minum wine atau anggur bisa memberikan manfaat kesehatan. Namun manfaat wine baru bisa dirasakan jika diminum pada takaran yang pas.
Artinya, ada perbedaan antara konsumsi wine biasa dengan konsumsi wine untuk tujuan kesehatan. Dengan demikian, Anda mungkin menemukan sisi lain manfaat wine dibanding sekadar minuman beralkohol yang banyak menimbulkan kerugian untuk tubuh.
Beberapa agama dan kebudayaan di dunia melarang konsumsi minuman anggur dan sejenisnya karena bisa menimbulkan efek mabuk, bahkan masalah kesehatan serius. Namun ternyata penelitian telah membuktikan bahwa ada manfaat wine buat kesehatan yang bisa diambil jika dikonsumsi dengan cara yang benar.
Dalam situasi ini, wine mungkin saja menjadi obat terapi atau prosedur diet khusus. Dengan perhitungan klinis yang tepat, salah satu manfaat wine mungkin bisa menjadi solusi masalah kesehatan Anda.
Berapakah Takaran yang Pas untuk Minum Wine?
Seperti minuman beralkohol lainnya, wine berpotensi untuk memicu berbagai masalah kesehatan. Berbagai efek yang mungkin Anda derita jika minum wine berlebihan adalah:
- Masalah tekanan darah (hipertensi)
- Sirosis hati
- Halusinasi
- Meningkatkan kemungkinan stroke dan kanker, dll.
- 1 gelas (± 150 ml) per hari untuk wanita.
- 2 gelas ( ± 300 ml) per hari untuk pria.
Mengenal Apa Saja Manfaat Wine bagi Kesehatan Tubuh
Salah satu manfaat wine bagi kesehatan dapat dilihat pada penerapan DASH. Dalam sistem DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) minum wine bahkan menjadi rutinitas konsumsi harian. Sistem DASH ini dihitung secara cermat mempertimbangkan kebutuhan kalori tiap orang.
Masalah hipertensi memang menjadi salah satu perhatian para peneliti untuk mengungkap manfaat wine. Berikut ini uraian lebih lengkapnya mengenai apa saja manfaat wine bagi kesehatan tubuh.
- Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular
Antioksidan dalam wine atau yang dikenal dengan istilah polifenol dikenal sebagai senyawa yang dapat membantu menurunkan risiko tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan penyakit metabolik lainnya.
Sebagaimana diketahui bahwa hipertensi dan kolesterol sering menjadi faktor pemicu penyakit kardiovaskular. Meminum wine pada takaran yang tepat akan menjaga kestabilan senyawa polifenol dalam tubuh Anda.
- Mengurangi risiko kanker
Senyawa fenol disebut berguna untuk kanker payudara dan kanker prostat. Resveratrol bermanfaat untuk menekan sel kanker hati. Sementara kuersetin bermanfaat untuk perlambatan sel kanker mulut.
Anda perlu melakukan konsultasi detail dengan dokter Anda jika ingin menggunakan wine sebagai peredam kanker. Bagaimanapun hal tersebut tidak bisa diterapkan secara sembarang.
- Menjaga kesehatan mata
Di masa depan mungkin akan diungkap lebih banyak manfaat wine bagi kesehatan. Jika Anda ingin mencoba merasakan manfaatnya sejak sekarang, cobalah untuk memilih jenis red wine dibanding white wine. Jenis red wine menawarkan kandungan resveratrol 10 kali lipat dibanding white wine.