• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Perkenalkan Adab Dalam Islam ( Bagian 2)

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Shahih Bukhari hadis nomor 1196

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Muqatil] sudah mengabarkan kepada kami ['Abdullah] sudah mengabarkan kepada kami [Syu'nah] dari [Sa'ad bin Ibrahim] dari bapaknya [Ibrahim] bahwa; "Pada suatu hari ['Abdurrahman bin 'Auf] dihidangkan makanan kepadanya saat itu ia sedang berpuasa. Lalu ia berkata, Mus'ab bin Umair sudah terbunuh. Ia adalah orang yg lebih baik dariku, namun saat (hendak dikafani) tidak ada kain kafan yg dapat membungkusnya kecuali hanyalah burdah (kain bergaris) yg apabila kepalanya akan ditutup, Kakinya terbuka (karena kain yg pendek) & bila Kakinya yg hendak ditutup kepalanyalah yg terbuka. Dan saya melihat dia berkata, pula; "Hamzah pun atau orang lain yg lebih baik dariku sudah terbunuh. Kemudian setelah itu dunia sudah dibukakan buat kami atau katanya kami sudah diberi kenikmatan dunia & sungguh kami khawatir bila kebaikan-kebaikan kami disegerakan balasannya buat kami (berupa kenikmatan dunia). Lalu ia pun mulai menangis.

Shahih Bukhari hadis nomor 1367

Telah menceritakan kepada kami ['Umar bin Hafsh bin Ghiyats] sudah menceritakan kepada kami [bapakku] sudah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Al Ma'rur bin Suwaid] dari [Abu Dzar radliallahu 'anhu] berkata,: "Aku hingga didekat Nabi Shallallahu'alaihiwasallam ketika Beliau sedang bersumpah: "Demi Dzat yg jiwaku berada di tanganNya atau demi Dzat yg tidakada ilah selain Dia, atau sebagaimana Beliau bersumpah, tidak ada seorangpun yg memiliki unta atau sapi atau kambing lalu dia tidak mengeluarkan haqnya (zakat) melainkanhewan-hewan itu akan diatangkan kepadanya pada hari qiyamat dalam rupa yg paling akbar & paling gemuk lalu hewan itu akan menginjak-injaknya dengan Kakinya & menyeruduknya dengan tanduknya. Setiap kali hewan lain itu selesai maka hewan yg perdana akan kembali mengerjakan seperti itu hingga datang keputusan untuk manusia". Dan diriwayatkan pula oleh [Bukair] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah radliallahu 'anhu] dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam.

Shahih Bukhari hadis nomor 2189

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad, dia adalah anak dari Salam] sudah mengabarkan kepada kami [Makhlad bin Yazid Al Harraniy] berkata, sudah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] berkata, sudah menceritakan kepadaku [Ibnu Syihab] dari ['Urwah bin Az Zubair] bahwasanya dia menceritakan ada seorang dari kalangan Anshar bersengketa dengan Az Zubair di hadapan Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tentang aliran air di daerah Al Harrah yg mereka pakai untuk menyirami pepohonan kurma. Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata kepada Az Zubair: "Wahai Zubair. Beliau memerintahkannya berbuat ma'ruf."Kemudian kirimlah buat tetanggamu". Orang Anshar itu berkata; "Tentu saja anda bela dia karena dia putra bibimu". Maka paras Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerah kemudian berkata: "Berilah air kemudian bendunglah hingga air itu kembali ke dasar ladang & tunaikanlah haknya". Maka Az Zubair berkata: "Demi Allah, sungguh ayat ini turun tentang kasus ini, yaitu firman Allah dalam surah An-Nisa ayat 65 yg artinya: ("Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan anda hakim kepada perkara yg mereka perselisihkan). Ibnu Sihab berkata, kepadaku: "Maka orang Anshar & yg lainnya mengukur apa yg Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sabdakan tadi: "Berilah air kemudian bendunglah hingga air itu kembali ke dasar ladang", & saat itu mencapai setinggi mata Kaki.

Shahih Bukhari hadis nomor 4580

Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Abdullah] Telah menceritakan kepada kami [Malik] dari [Zaid bin Aslam] dari [Abu Shalih Asy Syamman] dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu, bahwasanya; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Yang memiliki kuda itu ada tiga kelompok. Yaitu; Bagi seorang yg dengannya ia mendapatkan ganjaran pahala kebaikan. Kedua, seorang yg kudanya sebagai penjaga kehormatan (solusi, penyelesaian). Sedangkan yg terakhir, adalah seorang yg memiliki kuda, namun yg ia dapatkan hanyalah dosa. Bagi yg mendapatkan pahala adalah seseorang yg mengpakainya di jalan Allah, lalu ia meletakkannya di dalam pinggiran kolam atau kebun, maka apa yg ia makan atau minum di sutu adalah bernilai kebaikan untuknya. Atau ia meninggalkannya ditempat, lalu kuda itu pun menaiki satu bukit atau dua bukit, maka bekas Kaki atau kotorannya adalah bernilai kebaikan untuknya. Dan bila kuda itu melewati aliran sungai lalu meminum air darinya, meskipun pemiliknya tidak bermaksud untuk memberinya minum, maka itu merupakan kebaikan baginya. Karena itulah, pemiliknya akan mendapatkan kebaikan yg banyak. Kemudian seorang yg memiliki kuda sebagai alat untuk mencari kekayaan & menjaga kehormatan diri, namun ia juga tidak melupakan hal Allah pada leher & punggung kudanya, maka kuda itu akan jadi penyelesai kebutuhannya. Kemudian yg ketiga, adalah seorang yg memelihara kuda dengan maksud kebanggaan, & riya`, maka karena itulah ia mendapatkan dosa." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang Himar. Maka beliau pun bersabda: "Allah tidak menurunkan ayat berkenaan dengannya kecuali ayat yg maknanya luas & mencakup, 'FAMAN YA'MAL MITSQAALA DZARRAH KHAIRAN YARAH, WA MAN YA'MAL MITSQAALA DZARRATIN SYARRAN YARAH (Barangsiapa yg mengerjakan kebaikan sekecil biji Dzarrah, maka ia akan melihat pahalanya, & siapa yg mengerjakan keburukan sekecil biji Dzarrah, niscaya juga akan melihat akibat buruknya).'"

Shahih Bukhari hadis nomor 6021

Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin 'Utsman bin Karamah] sudah menceritakan kepada kami [Khalid bin Makhlad] Telah menceritakan kepada kami [Sulaiman bin Bilal] sudah menceritakan kepadaku [Syarik bin Abdullah bin Abi Namir] dari ['Atho`] dari [Abu Hurairah] menuturkan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Allah berfirman; Siapa yg memusuhi wali-KU, maka Aku umumkan perang kepadanya, & hamba-Ku tidak dapat mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yg lebih Aku sayangi daripada yg sudah Aku wajibkan, kalau hamba-Ku terus menerus mendekatkan diri kepadaKu dengan amalan sunnah, maka Aku mensayangi dia, kalau Aku sudah mensayanginya, maka Akulah pendengarannya yg ia jadikan untuk mendengar, & pandangannya yg ia jadikan untuk memandang, & tangannya yg ia jadikan untuk memukul, & Kakinya yg dijadikannya untuk berjalan, jikalau ia meminta-Ku, pasti Kuberi, & kalau meminta proteksi kepada-KU, pasti Ku-lindungi. Dan saya tidak ragu untuk mengerjakan sesuatu yg Aku jadi pelakunya sendiri sebagaimana keragu-raguan-Ku untuk mencabut nyawa seorang mukmin yg ia (khawatir) kepada kematian itu, & Aku sendiri khawatir ia merasakan kepedihan sakitnya." Kemarin 22:24
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.