• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Peringatan Bom Bali I, Keamanan Level Tertinggi Diberlakukan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
VwKco.jpg
Penjagaan ketat dilakukan pada puncak peringatan bom Bali I yang dipusatkan di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Jimbaran, Bali, Jumat 12 Oktober 2012. Acara ini rencananya akan dimulai pada pukul 08.00 waktu setempat.

Pantauanmedia, aparat kepolisian bersama jajaran TNI terlihat berjaga-jaga di sepanjang jalan Sanur hingga Jimbaran. Setidaknya, tiap 100 meter terdapat aparat kepolisian yang sedang berjaga. Anggota polisi dan TNI tampak berpatroli di jalan raya. Memasuki kawasan Jimbaran, satu personel polisi ditemani satu personel TNI.

Pengamanan super ketat diberlakukan di lokasi. Setidaknya ada empat lapis pengamanan mulai pintu masuk GWK hingga lokasi acara. Di lapis pertama setiap kendaraan yang melintas diperiksa dengan ketat oleh satuan Gegana. Di lapis kedua, Gegana mulai melakukan pemeriksaan barang bawaan. Aparat juga tersebar di tebing-tebing GWK.

Pada lapis ketiga pasukan Gegana kembali memeriksa barang bawaan dan identitas. Baru pada lapis keempat pemeriksaan barang melalui X-Ray dan metal detektor. "Keamanan Bali berada pada level tertinggi," kata Wakapolda Bali, Brigadir Jenderal Ketut Untung Yoga Ana.

Sementara itu, tamu dan delegasi mulai berdatangan melalui pintu khusus yang disediakan panitia. Suasana di lokasi mulai turun hujan rintik. Peringatan bom Bali kesepuluh ini digelar untuk terakhir kalinya. Korban dan keluarga korban juga dijadwalkan akan menghadiri peringatan peristiwa yang menewaskan 202 orang dan ratusan lainnya luka-luka itu.

Perdana Menteri Australia Julia Gillard, Menlu Marty Natalegawa akan menghadiri puncak acara. Namun, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dikabarkan tidak akan menghadiri peringatan terakhir ini.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.