• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Perilaku yg Perlu Diperhatikan Jelang Ramadhan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Perilaku yg Perlu Diperhatikan Jelang Ramadhan

Kita akan menghadapi bulan suci Ramadhan dengan segala keutamaannya. Kita diharapkan dapat mengerjakan bersih-bersih lahir & batin menjelang Ramadhan. Kita perlu memperbaiki hubungan dengan sesama & kepada Allah. Di tengah besarnya keutamaan Ramadhan, kita berharap Allah mengampuni & menerima semua amal kita baik ibadah yg wajib maupun ibadah yg sunnah. Untuk kita perlu memperhatikan sabda nabi tentang apa yg dapat mengganjal atau menghalangi penerimaan amal ibadah wajib & amal ibadah sunnah.

Imam Zakiyuddin Abdul Azhim Al-Mundziri dalam karyanya At-Targhib wat Tarhib mengingatkan supaya kita menjauhi tiga amalan yg dapat menghalangi penerimaan amal ibadah terlebih menjelang Ramadhan.


().

Artinya, Dari sahabat Abu Umamah ra, Rasulullah saw bersabda, Ada tiga orang yg tidak diterima ibadah wajib & ibadah sunnahnya, yaitu orang yg durhaka kepada orang tua, orang yg mengungkit pemberiannya, & orang yg mendustakan takdir, (HR At-Thabarani). (Al-Mundziri, At-Targhib wat Tarhib, [Beirut, Darul Fikr: 1998 M/1418 H], juz III, halaman 263).

Peringatan ini antara lain sesuai dengan larangan dalam Surat Al-Baqarah ayat 264 tentang mengungkit pemberian. Dari hadits ini, kita dapat menarik simpulan bahwa kita dianjurkan untuk memperbaiki hubungan dengan orang tua baik masih hidup maupun sudah meninggal, belajar ikhlas dalam berbagi, & belajar menerima takdir. Pada riwayat lain, Rasulullah juga mengingatkan kita untuk menjaga hak orang lain. Jangan hingga kita menzalimi hak orang lain. Kezaliman kepada hak orang lain juga berpotensi pada penolakan amal ibadah manusia baik ibadah wajib maupun ibadah sunnah.




Artinya, Dari sahabat Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda, Tidak ada seseorang yg mengambil sejengkal tanah tanpa hak melainkan akan dikalungkan dari tanah tujuh lapis bumi; Allah tidak menerima ibadah wajib & ibadah sunnah darinya, (HR Al-Baihaki). Pada riwayat Bukhari, pelaku kezaliman kepada orang lain baik menyangkut kehormatannya maupun hartanya dinajurkan untuk memohon maaf kepada korban. Kalau terkait harta, maka ia harus mengembalikannya kepada yg berhak. Jika tidak, maka pengadilan di akhirat akan digelar secara adil.


Artinya, Siapa saja yg memiliki kezaliman kepada kehormatan orang lain atau sesuatu lainnya, hendaklah minta maaf darinya hari ini sebelum (hari kiamat di mana) dinar & dirham tidak berlaku lagi. Jika dia memiliki amal saleh, maka amalnya akan diambil sesuai kadar kezalimannya. Jika pelaku tidak memiliki kebaikan, maka dosa korbannya akan diambil & ditanggungkan kepada pelaku yg menzaliminya, (HR Bukhari). Dari sini, kita dapat menyimpulkan apa yg harus kita lakukan menjelang Ramadhan supaya kita dapat beruntung baik dunia maupun akhirat: Meminta maaf kepada orang tua kalau masih hidup; Menziarahi makam orang tua kalau sudah meninggal dunia; Belajar ikhlas dalam berbagi, tidak menyakiti & mengungkit pemberian; Belajar menerima dengan ridha kenyataan apapun sebagai takdir Allah; Meminta maaf kepada orang-orang yg pernah kita aniaya; Mengembalikan hak orang lain yg ada pada kita kepada yg berhak; & Menjaga hubungan baik dengan siapapun (silaturrahmi). Sebagai penutup, kami mengutip hadits riwayat Imam Bukhari pada Kitab Adabul Mufrad bahwa sahabat Anas ra bercerita, suatu hari Rasulullah saw naik ke atas mimbar. Sampai tangga pertama, ia berkata Amn. Naik anak tangga kedua, ia mengulanginya Amn. Naik satu anak tangga lagi, ia berkata Amn. Setelah Rasulullah duduk, sahabat bertanya, Wahai Rasul, anda mengaminkan apa? Rasulullah menjawab, Jibril datang kepadaku & berkata, Celakalah orang yg mengalami masa tua kedua orang tuanya atau salah satu darinya, lalu ia tidak masuk surga karenanya, lalu saya berkata, Amn; Celakalah seseorang yg memasuki Ramadhan tetapi dosanya tidak diampuni, saya berkata Amn; & Celakalah orang yg disebut namamu di dekatnya, tetapi dia tidak bershalawat, lalu saya berkata Amn, (HR Bukhari). Wallahu alam.



Hari ini 16:40
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.