yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
BANDUNG – Tingkah laku para pelaku kriminal memang tidak ada yang bisa menebaknya. Seperti Faizal Rahman (31), seorang residivis pencurian motor yang baru saja keluar dari Rutan Kebon Waru, pada September 2011 lalu.
"Dia (Faizal) itu orangnya tenang. Bahkan saat mencuri masih sempat-sempatnya ngopi di warung," tutur Kapolsekta Sumur Bandung Kompol Janter Nainggolan, Selasa (24/7/2012).
Aksinya memang cukup licin, meski tergolong nekat dan minim modal, Faizal sanggup mencuri 47 motor Yamaha Mio sejak Januari 2012.
"Unik dia itu. Dia dari rumahnya di Cikancung naik kereta dan turun di Stasiun Cikuda Pateuh. Dia lakukan survei motor korban mulai dari siang sampai malam," katanya.
Setelah dirasa aman, barulah Faizal yang selama ini sebagai pelaku tunggal langsung melancarkan aksinya pada waktu subuh sekitar pukul 3.00-5.00 WIB. Janter menjelaskan, Faizal selalu beraksi di dua Kelurahan yang tidak jauh dari stasiun, yakni di Kelurahan Samoja dan Kelurahan Kebon Pisang.
"Pelaku pasti mencuri di kostan atau kontrakan yang motornya terparkir diluar dan tidak dimasukan kedalam," terangnya.
Akhirnya petualangan sang residivis spesialis Yamaha Mio ini terhenti setelah Timsus Unit Reskrim Polsekta Sumur Bandung menciduknya saat akan beraksi. Dihadapan petugas, Faizal mengaku hanya membutuhkan waktu 1-2 menit untuk mencuri satu motor dengan kunci astag miliknya.
"Saya belajar sendiri untuk metik motor. Gak ada yang ngajarin," tuturnya.
Dari hasil curiannya, Fizal sanggup menghidupi ketiga anaknya dan seorang istri selama ini."Motor satu dijual Rp 1,3 juta. Dijualnya kedaerah Bandung Timur. Ya lumayan untuk menghidupi istri dan anak," ungkap pria yang selama ini menganggur.
"Dia (Faizal) itu orangnya tenang. Bahkan saat mencuri masih sempat-sempatnya ngopi di warung," tutur Kapolsekta Sumur Bandung Kompol Janter Nainggolan, Selasa (24/7/2012).
Aksinya memang cukup licin, meski tergolong nekat dan minim modal, Faizal sanggup mencuri 47 motor Yamaha Mio sejak Januari 2012.
"Unik dia itu. Dia dari rumahnya di Cikancung naik kereta dan turun di Stasiun Cikuda Pateuh. Dia lakukan survei motor korban mulai dari siang sampai malam," katanya.
Setelah dirasa aman, barulah Faizal yang selama ini sebagai pelaku tunggal langsung melancarkan aksinya pada waktu subuh sekitar pukul 3.00-5.00 WIB. Janter menjelaskan, Faizal selalu beraksi di dua Kelurahan yang tidak jauh dari stasiun, yakni di Kelurahan Samoja dan Kelurahan Kebon Pisang.
"Pelaku pasti mencuri di kostan atau kontrakan yang motornya terparkir diluar dan tidak dimasukan kedalam," terangnya.
Akhirnya petualangan sang residivis spesialis Yamaha Mio ini terhenti setelah Timsus Unit Reskrim Polsekta Sumur Bandung menciduknya saat akan beraksi. Dihadapan petugas, Faizal mengaku hanya membutuhkan waktu 1-2 menit untuk mencuri satu motor dengan kunci astag miliknya.
"Saya belajar sendiri untuk metik motor. Gak ada yang ngajarin," tuturnya.
Dari hasil curiannya, Fizal sanggup menghidupi ketiga anaknya dan seorang istri selama ini."Motor satu dijual Rp 1,3 juta. Dijualnya kedaerah Bandung Timur. Ya lumayan untuk menghidupi istri dan anak," ungkap pria yang selama ini menganggur.