• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pergi Haji Ngantre, Daftar 2014 Berangkat 2030

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Daftar tunggu haji di Daerah Istimewa Yogyakarta akan mencapai 16 tahun. Artinya, pendaftaran pada 2014 baru akan diberangkatkan pada 2030.

Kasi Sistem Informasi Haji Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Nurrohman di Yogyakarta, mengatakan lamanya daftar tunggu tersebut dipengaruhi tingginya animo masyarakat DIY mendaftar haji.

"Untuk tahun ini masih ada potongan 20 persen dari kuota normal 3.068 menjadi 2.455 orang. Kami berharap pada 2016 yang ditargetkan pembangunan Masjidil Haram akan rampung, potongan kuota dihapus dan justru ada tambahan," kata Nurrohman, Selasa (13/5/2014).

Menurut dia, meskipun di sisi lain terdapat pemberitaan mengenai penyebaran Sindrom Pernapasan Timur Tengah atau "MERS-CoV" di Arab Saudi, seperti tahun sebelumnya, animo masyarakat masih tinggi.

"Meski pun sedikit banyak telah membawa korban, MERS-CoV tidak memberikan pengaruh sama sekali terhadap minat masyarakat menunaikan ibadah haji di DIY. Niat mereka untuk beribadah lebih besar dan tulus," kata dia.

Ia mengatakan jumlah pendaftar haji di masing-masing kabupaten/kota seperti 2013 rata-rata masih mencapai 15-20 pendaftar per hari.

"Meski demikian, kami tetap meminta para calon jamaah untuk menjaga kesehatan tubuh, bagi yang berumur 65 tahun ke atas kami anjurkan untuk menunda keberangkatan hajinya, karena dinilai rentan. Namun jika memaksakan kami persilakan, meskipun tetap diseleksi oleh Kementerian Kesehatan," katanya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.