Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Thread kali ini cukup sederhana sekali, membahas perempuan salah satu mahluk paling disuka oleh lelaki. Bahkan ada yg mengatakan mahluk Tuhan paling seksi, bahkan perempuan saat ini sangat berharga sekali.
Hingga kalau sekali berkencan, tarifnya untuk sayang satu malam dapat hingga puluhan juta loh! Tapi malah dianggap perempuan murahan. Kalau lelaki, nilainya seakan dianggap kurang harganya, menarik bukan! Yuk kita bahas.
Kembali lagi ane mau dongeng, sebuah kisah yg berkaitan dengan perempuan.
ilustrasi driver ojol
Sebut saja namanya Bunga yg cantiknya luar biasa, ia memesan ojol untuk pulang ke rumahnya. Tibalah driver ojol ke tempat Bunga menunggu, lalu ia pun segera naik.
Di dalam perjalanan driver ojol ini sering memancing dengan perkataan mesum, perempuan ini pun diam tidak menanggapi.
Namun sepertinya drver ojol tersebut sudah sagne akut, ketika perempuan itu hingga, & ketika turun di peganglah bagian yg bahenol dari dirinya. Perempuan itu pun menangis & melapor kepada kakaknya, lalu kakaknya melapor kepada pihak perusahaan ojol namun belum ada tanggapan. Maka cara ampuh & terbaik saat ini adalah melapornya ke media sosial.
Singkat cerita, driver ojol ini ketahuan mukanya. Otomatis karena lewat media sosial semua orang tahu, lalu dihujat & dibully kemudian driver tersebut pun bercerai dengan istrinya, dia pun dipecat dari perusahaan ojol tempat ia bekerja, anaknya pun ikut di bully teman sekolahnya, namanya tercemar & black list maka susah untuk bekerja dimanapun.
Itu yg terjadi pada si laki-lakinya. Oke, kita pakai filsafat dekontruksi, jangan membicarakan moral dahulu. Pemikiran dekonstruksi itu percaya bahwa suatu teks pasti memiliki makna-makna yg tersembunyi & memilikiartiyang berbeda.
Sekarang bagaimana dengan perempuannya, apa yg rugi? Dipegang oleh orang tak dikenal! Iya, itu salah satu ruginya, terus apa lagi? Coba bandingkan dengan si laki-laki yg ruginya luar biasa besarnya, bahkan hidupnya hancur lebur bagai bubur.
Sedangkan si perempuan! Apa yg rugi? Dia nangis, trauma, oke tetapi masalahnya dia rugi apa? Kembali kita dekontruksi soal moral itu.
Perempuan itu dapat dikatakan tidak rugi apa-apa! Tidak ada cacat, tidak ada yg terluka, keluarganya juga baik-baik saja, namanya pun tidak bermasalah.
Bahkan kalau kejadian ini sudah berusia ratusan tahun yg lampau, lalu saya ceritakan kembali kepada agan, siapa yg akan disalahkan? Tentu si laki-lakinya, hehehe....
Jadi harga perempuan disini luar biasa mahal, dapat dibilang tidak ada kerugian secara fisik & materi namun lelaki yg tetap disudutkan.
*****
Jadi begini dari zaman dulu hingga sekarang, ada kriteria yg membedakan antara laki-laki & perempuan. Laki-laki dihargai atas dasar kemampuannya, sedangkan perempuan dihargai atas dasar harga esensialnya.
Maka, ada aturan tanpa sadar dalam tradisi dimana lelaki harus melindungi perempuan karena dia berharga. Kenapa harus dilindungi lelaki karena dia berkemampuan.
Contoh simple lagi, kalau agan jatuh dari motor sama pacar perempuan agan, yg ditolong duluan siapa?
.
Agan, pacar agan atau motornya? Kemungkinan terbesar pacar agan duluan, motor agan, baru agan itupun kalau ga dapat bangkit, kalau masih dapat paling cuma diliatin sama orang banyak.
Itu semua karena laki-laki berkemampuan, sedangkan perempuan sangat berharga!
Bahkan dalam peperangan militer laki-laki berada di depan lebih dulu dibandingkan dengan militer wanitanya. Jadi kalau laki-laki yg mati, dianggap nyawanya tidak terlalu berharga.
Ketika perempuan itu berharga, maka untuk menaikkan dirinya supaya semakin berharga, mereka sering lekat dengan fashion, perhiasan, & lainnya. Tapi semakin dia berharga semakin lemah berkemampuannya.
Sebaliknya laki-laki akan mengejar kebermampuannya, maka semakin tidak berharga contoh, laki-laki sering terlibat hal yg resikonya nyawa tetapi dia bangga menjalaninya seperti tawuran, instalasi listrik, kuli bangunan & lainnya. Itu semua adalah filosofi orang dimasa lalu.
Tapi dimasa sekarang, laki-laki dapat juga jadi berharga kalau ia mempunyai sebuah karya. Dapat menciptakan robot, menciptakan lagu, & sebagainya.
Lalu kembali ke pertanyaan, apa yg menyebabkan perempuan itu berharga?
Jawabannya, karena perempuan itu dapat bereproduksi, & diliputi oleh seksualitas.
Gimana, apa ada lelaki yg dapat bereproduksi? Maka, kita sering mendengar ada ungkapan "Surga di telapak kaki ibu" bagaimana harganya seorang perempuan cukup tinggi untuk umat manusia.
Maka banyak juga aturan untuk kaum perempuan, dimana banyak larangan tidak boleh ini & itu karena sangat berharga.
Sekarang apa yg ada di pikiran agan dengan mengatakan ini,
Quote:
Laki-laki itu tampil berani.
Perempuan itu tampil berani.
Dua mengatakan yg sama, tetapi punya pengertian di dalam otak yg berbeda, kalau lelaki dapat berani perang atau sejenisnya. Kalau perempuan pasti di otak agan menunjukkan seksualitasnya.
Lalu pertanyaannya berapa harga perempuan?
Karena keduanya antara laki-laki & perempuan saling membutuhkan, disanalah tercipta lembaga pernikahan.
Maka, harga yg harus dibayarkan kepada perempuan adalah kesetiaan, nafkah, sayang kasih, proteksi dari seorang lelaki.
Bandingkan dengan PSK yg dibayar berapapun tetap dianggapnya perempuan murahan. Karena harganya bukanlah masalah uang, tetapi diri & eksistensi si laki-laki.
Bagaimana, feminisme di Indonesia?
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2022
referensi : klik, klik, klik, klik
Pic : google