• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Perempuan Ngapain Sekolah Tinggi?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Perempuan Ngapain Sekolah Tinggi?


Cangkeman.net -Saya belum pernah dengar orang yg bicara langsung "Perempuan itu enggak perlu sekolah tinggi karena nantinya juga ke dapur."Tapi beberapa hari yg lalu Ayah saya cerita kalau beliau mendengar hal tersebut dari tetangga. Reaksi saya sebagai perempuan tentunya kesal sekali dong mendengar kalau tetangga saya bicara seperti itu. Ternyata orang kaya gitu di tahun 2022 beneran ada, wkwk. Saya kira di era seperti saat ini, kalimat Perempuan itu enggak perlu sekolah tinggi karena nantinya juga ke dapur sudah enggak bakal saya temukan lagi tetapi ternyata masih ada aja, heran.

Enggak cuma laki-laki tetapi perempuan sendiri suka berpikir kalau dirinya cuma ditempatkan di dapur, sumur, & kasur. Bukan gedung universitas, bukan perusahaan multinasional, bukan juga pemangku jabatan lembaga pemerintahan.

Balik lagi, waktu tetangga saya bicara seperti itu, Ayah saya dengan lugas menjawab Saya sebagai orang tua cuma memfasilitasi karena anak wajib disekolahkan hingga tinggi, tentang ijazahnya mau dipakai atau enggak nanti, ya terserah anaknya.Mungkin kalau dengar kalimat seperti ini bakal ada aja orang yg bilang pendidikan terhalang masalah finansial. Readers, beberapa teman saya yg secara finansial kurang baik, kuliahnya itu gratis-tis-tis, mulai dari UKT hingga biaya hidup karena tau ada yg namanya KIP juga beasiswa lainnya.

Oke, anggaplah setelah lulus kuliah kita langsung jadi IRT terus mikir "ijazahnya sayang dong."Enggak gitu bestie, ada ilmu pengetahuan, keterampilan, & pengalaman yg dapat kita terapkan ketika jadi IRT. Misalnya saya dengar dari dosen saya kalau anak itu jangan dibentak terlebih pada masa golden age.Karena cuma dengan satu bentakan, lebih dari satu miliar sel otak akan mati saat itu juga. Hanya karena satu bentakan yg secara ga sadar dikeluarkan oleh orang tua dengan tujuan mendisiplinkan anak, perkembangan otak anak akan terganggu yg akhirnya dampaknya bakal merembet kesana-sini, fatal.

Lanjut. Enggak maksud menyinggung siapapun tetapi saya cuma mau menyuarakan aja tentang warga kita yg gass nikah tetapi belum mempersiapkan keuangan, belum mempertimbangkan apakah secara fisik & mental udah siap, belum kenalan sama ilmu parenting, & masih banyak lagi. Nah, perdana saya mau ngomongin tentang perseorangan yg memutuskan untuk berkeluarga tetapi finansial belum stabil & mandiri.

Gimana ya, dalam berumah tangga itu kita enggak dapat menerapkan prinsip Rezeki mah ada yg ngatur, yg penting niat baik jalan dulu. Finansial itu perlu direncanakan & dipersiapkan karena rumah tangga enggak dapat cuma modal niat baik sama sayang. Nah ini akar dari banyak permasalahan nih misalnya aja stunting & timbulnya fenomena generasi sandwich.

Kedua, saya mau ngomongin tentang mental yg belum siap tetapi digas aja buat menikah. Misalnya kita punya inner child yg terluka atau ada trauma antar-generasi, nah itu perlu banget disembuhkan terlebih dahulu supaya anggota keluarga yg lain enggak kena imbasnya.

Terakhir, kenalan sama ilmu parenting, nah pastinya ini juga penting karena kebanyakan orang yg menikah harap punya anak. Kita sama-sama tau kalau Ibu itu sekolah perdana anak, maka dari itu Ibu juga Ayah ini perlu banget memantaskan diri jadi sekolah perdana anaknya.

Ya siapa sih yg enggak mau punya buah hati kaya Maudy ayunda, Belva Devara, atau Oki Setiana Dewi ? Jadi pendidikan itu luar biasa penting untuk meningkatkan taraf hidup enggak cuma untuk laki-laki aja tetapi perempuan juga sama. Kasarnya nih kerja di dapur, sumur, & kasur juga butuh pendidikan yg tepat & layak bestie.

Tulisan ini ditulis oleh Lidia Mutiara Chantika di Cangkeman pada tanggal 11 Juni 2022
Hari ini 10:27
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.