yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Pasukan pemadam kebakaran Portland harus membuat lubang menembus tembok beton, menggunakan air bag dan 'pelumas' untuk membebaskan perempuan itu. Operasi penyelamatan perempuan yang terjepit di celah selebar 25 cm itu memakan waktu selama empat jam.
Sejumlah televisi yang menyiarkan penyelamatan itu memperlihatkan saat wajah dan separuh tubuh perempuan itu muncul di lubang beton, buatan tim penyelamat.
"Oh, Tuhanku," itulah kata pertama yang keluar dari mulut perempuan tersebut.
Bagaimana perempuan tersebut bisa terjebak dalam situasi yang mengerikan seperti itu?
Letnan Rich Chatman dari Pemadam Kebakaran Portland mengatakan perempuan itu kemungkinan sedang merokok atau berjalan di atap sebuah bangunan berlantai dia saat dia lalu jatuh dari ketinggian sekitar 3 meter.
Kemudian dia terjepit di ketinggian sekitar 1,5 meter sebelum petugas penyelamat datang mengeluarkan perempuan itu dari masalahnya.
Pemadam kebakaran juga membawa mesin pemanas untuk menjaga agar suhu tubuh si perempuan tetap hangat di tengah suhu udara yang nyaris beku itu. Mereka kemudian menggunakan air bag untuk'mendongkrak' celah gedung agar perempuan itu mendapatkan lebih banyak ruang.
"Dia tidak patah semangat. Kami menyemangati dia dan mengatakan kami tak akan pulang sebelum dia selamat," kata Chatman.
Setelah tim penyelamat membuat lubang sebesar jendela di dinding beton gedung, Chatman kemudian memberikan sabun pelumas ke tubuh perempuan itu. Perempuan itu kemudian menggeser tubuhnya ke lubang dan tim penyelamat menariknya perlahan-lahan.
"Celahnya sangat sempit," ujar Chatman.
Setelah berhasil diselamatkan, perempuan itu langsung dibawa ke RS Universitas Sains dan Kesehatan Oregon. Dia nampaknya dalam kondisi sangat sehat.
Tim penyelamat perempun itu, ternyata memang sudah sering berlatih untuk menyelamatkan orang dari reruntuhan dan jepitan gedung.
"Tim ini memang dipersiapkan untuk menghadapi gempa bumi," kata pemimpin unit SAR Urban, Letnan Damon Simmons.
Dalam beberapa tahun terakhir tim ini beberapa kali menolong korban yang terjatuh ke dalam lubang sempit.
"Namun, menolong korban terjepit gedung, ini yang pertama kali," tambah Simmons.