• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Percaya ga sih ma yang namanya agama buddha??

Dulu Aku Katholik dan beralih ke Buddha karena sakit. Nah waktu di Buddha aku sempat belajar agama Buddha dan bahkan aku sempat jadi Sekretaris MAGABUDHI di kotaku. Semua ajarannya bagus kalaupun kadang agak berat dicerna kalau tanpa perenungan yang mendalam, cuma sayangnya ajaran ini gak pernah di praktekin ama umatnya bahkan oleh Sangha sekalipun, Setahu aku kita harus melepas keegoan kita, tapi nyatanya bukan hanya umat yg egonya tinggi Sangha pun malah lebih tinggi egonya dari umat, dan kalau aku bandingkan dengan agama Katholik yang pernah aku pelajari, yang ada bagaimana kita mencintai dan melayani sesama kita.
Jauh sekali perbandingannya, nah kalau anda bilang apa ajaran agama Buddha itu benar, walaupun agama Buddha gak percaya ama "Tuhan", aku bilang benar. Tapi kalau anda bertanya yang mana lebih baik, secara teori Buddha lebih baik dan mendalam, tapi kalau anda bertanya yang mana lebih cocok untuk hidupku, maka aku dengan tegas menjawab agama yang cocok dengan hidupku adalah KATHOLIK, karena implementasinya nyata dalam kehidupanku. teori boleh bagus yang penting implementasi dalam hidup yang lebih penting,oleh sebab itu aku sekarang kembali menjadi KATHOLIK, karena bagiku percuma aku punya teori mengemudi yang canggih tapi waktu bawa kendaraan nabrak terus, lebih baik aku gak punya SIM tapi selamat sampai tujuan, yaitu Surga atau Nibana.
Maaf atas kelancangan jawabanku ini, semoga anda bisa memakluminya
 
emang benarkalo agama buddha gak percaya tuhan tapi kita gak percya tuhan ada sebabnya

sangha punya ego juga karena sangha itu juga manusia cuman butuh tahap

kan tergantung sanghanya ada yg bisa ngontrol diri ada juga yg lom isa

itu semua butuh tahap.kaya misalnya pastur/romo kalo mereka emang bisa mengontrol diri itu juga butuh tahap lo gak isa langsung bisa ngontrol gitu butuh waktu lama

kalo umatnya egonya tinggi yah maklum. dia umat kok, lom jadi bhikku

bhikku juga ada yg hebat cuman gak isa ngontrol diri itu mah biasa sama sama manusia

ini maksudnya ajarannya gak di praktekin misalnya apa?

itu viharanya dimana (theravada/mahayana/tantrayana/maitreya)
 
I just believe for my Lord ,,Sidharta Gautama !!!


Horay !!!!! /lv /lv
 
sang buddha percaya adanya tuhan, tetapi TUHAN dalam pandangan Buddhis itu tidak seperti yang dimaksud oleh ajartan lain. di dunia ini apa yang nyata? anda memilih katholik karna dianggap benar oleh anda bukankah itu ego anda yang merasa itu benar? anda harusmenyadari bahwa tanpa AKU, baru bisa terlepaskan oleh EGO anda.

Dharma (kebenaran) itu dicari bukan diberi, segalanya harus melalui proses, hukum sebab akibat.

bisakah Anda memastikan ajaran praktek katholik benar? bisakah anda meminta kebenaran dalam alkitab kepada pastor / pendeta tentang keimanan mereka dengan baygon, racun tikus, atau ular berbisa? jika mereka tidak bisa membuktikan keimanan mereka yang tertulis pada alkitab "jika siapa yang yakin pada Allah, racun atau ular berbisapun tidak mempan mercuninya", apakah keyakinan mereka kuat pada Tuhan? bisakah mereka berbagi iman pada anda sedangkan iman mereka kurang pada tuhan?

ini hanya pandangan saya terhadap pernyataan JWK, semoga dengan ini kita bersama bisa diskusi,

semoga semua mahluk berbahagia . . . .
saddhu 3x
 
Ok, teman sekali lagi saya tegaskan dengan kata-kata saya di atas kalau YANG DITANYA "APAKAH AGAMA BUDDHA BENAR" Saya Jawab dengan tegas dan amat tegas "MEMANG AJARAN AGAMA BUDDHA BENAR, BAHKAN KALAU KITA PERNAH BELAJAR ABIDHAMMA, TIDAK ADA AGAMA LAIN YANG PERNAH SAYA PELAJARI BISA SEMENDALAM ITU, MISALNYA KENAPA SUAMI ISTRI YANG SEHAT BISA GAK PUNYA ANAK, DOKTERPUN GAK BISA MENERANGKAN, TAPI AGAMA BUDDHA BISA BAHKAN DENGAN SANGAT JELAS, MISALNYA BAGAIMANA UFO, ILMU BELUM BISA MENERANGKAN TAPI SANG BUDDHA UDAH BISA MENERANGKAN 2500 TAHUN SM TENTANG UFO, SECARA MENDALAM TIDAK ADA KERAGUAN DALAM AGAMA BUDDHA", BAHKAN BISA MENERANGKAN SEMUA SISI KEHIDUPAN, hingga kalau anda pernah belajar lebih mendalam anda bisa tahu kapan, jam berapa hari apa anda akan mati, walau ini amat sangat sulit dipahami oleh umat biasa, siapa dan bagaimana anda akan ketemu jodoh anda. semua ini sudah saya buktikan dan semua adalah benar.
Nah, Bahkan dalam kehamilan anak Dokter hanya bisa mendeteksi jenis kelamin secara akurat setelah sekian bulan kehamilan itu pun dengan alat, tapi Agama Buddha sudah bisa mendeteksinya sejak awal bahkan sebelum terjadi kehamilan, cuma ini bukan konsumsi umum dan tidak boleh dibuka secara umum, kurang apa lagi ada yang bisa seperti ini ? hingga saat ini saya belum ketemu dengan Dhamma yang begitu tinggi.
Nah, masalahnya yang saya alami saya amat trauma dengan oknum-oknum yang ada, Saya akui memang tidak semua umat seperti itu, cuma saya merasakan dalam pergaulan saya apalagi selama saya sebagai pengurus, saya selalu bertentangan dengan oknum-oknum yg demikian.
Salah satu Bhikku yang pernah saya ajak Sharing mengatakan kalau anda bisa happy dengan agama lain kenapa anda harus tetap di agama Buddha dengan berbagai konflik yang anda hadapi. Nah oleh sebab itu bagi saya adalah bagaimana saya bisa merasakan kebahagiaan dalam suatu agama, dan menurut salah satu Bhikku juga, hingga saat ini belum ada laporan atau kabar yang mengatakan Saya dengan memeluk agama A sekarang saya masuk surga, atau teman saya bergama B masuk neraka sedangkan semua teman-teman yang beragama C masuk surga.
Makany di atas saya TEKANKAN BAHWA SAYA PRIBADI MERASA LEBIH NYAMAN DAN HAPPY DALAM AGAMA SAYA SEKARANG. DAN PERLU ANDA CATAT DAN INGAT BAHWA SAYA HINGGA SAAT INI SANGAT MENGHARGAI AGAMA BUDDHA DAN TERUS BELAJAR AGAMA BUDDHA, KARENA KAJIAN YANG BEGITU MENDALAM TETANG PENJELASAN KEHIDUPAN, SAYA JUGA BELAJAR AGAMA LAINNYA SABAGAI BAHAN MEMPERBAIKI DIRI SAYA. TAPI DARI SEMUA YANG PERNAH SAYA PELAJARI SEKALI LAGI SAYA TEKANKAN AJARAN AGAMA BUDDHA ADALAH AJARAN YG PALING KOMPLIT DAN BISA MENJAWAB PERTANYAAN TENTANG MISTERY KEHIDUPAN. BAHKAN YANG BELUM BISA DI TERANGKAN OLEH SCIENTIST SEKALIPUN.
Apa yang saya katakan adalah benar, cuma sayang lingkungan saya yang membuat saya tidak betah dan gerah karena oknum-oknum yang mengatas namakan agama Buddha.
Maaf kalau diantara anda yang tersinggung dengan perkataan ini, tapi inilah yang saya hadapi. Makanya saya katakan bahkan saya pernah menjabat suatu jabatan bergengsi di salah satu aliran, tapi semua saya letakkan dengan karena saya bukan mengejar jabatan tapi saya hanya mau melayani umat dan Sangha.
Tapi saya juga tidak bisa menerima lingkaran yang begitu aneh dalam pandangan saya atas oknum-oknum yang ada seolah-olah mengganggap agama Buddha udah diplot jadi Trade Nark mereka, jadi anda harus nurut saya.
Sekali lagi maaf kalau ada yang tersinggung, semoga semua mahluk berbahagia, Sabbe Satta Bhavantu Sukkhi Thatta...Sadhu..sadhu...sadhu...
 
Ok, teman sekali lagi saya tegaskan dengan kata-kata saya di atas kalau YANG DITANYA "APAKAH AGAMA BUDDHA BENAR" Saya Jawab dengan tegas dan amat tegas "MEMANG AJARAN AGAMA BUDDHA BENAR, BAHKAN KALAU KITA PERNAH BELAJAR ABIDHAMMA, TIDAK ADA AGAMA LAIN YANG PERNAH SAYA PELAJARI BISA SEMENDALAM ITU, MISALNYA KENAPA SUAMI ISTRI YANG SEHAT BISA GAK PUNYA ANAK, DOKTERPUN GAK BISA MENERANGKAN, TAPI AGAMA BUDDHA BISA BAHKAN DENGAN SANGAT JELAS, MISALNYA BAGAIMANA UFO, ILMU BELUM BISA MENERANGKAN TAPI SANG BUDDHA UDAH BISA MENERANGKAN 2500 TAHUN SM TENTANG UFO, SECARA MENDALAM TIDAK ADA KERAGUAN DALAM AGAMA BUDDHA", BAHKAN BISA MENERANGKAN SEMUA SISI KEHIDUPAN, hingga kalau anda pernah belajar lebih mendalam anda bisa tahu kapan, jam berapa hari apa anda akan mati, walau ini amat sangat sulit dipahami oleh umat biasa, siapa dan bagaimana anda akan ketemu jodoh anda. semua ini sudah saya buktikan dan semua adalah benar.
Nah, Bahkan dalam kehamilan anak Dokter hanya bisa mendeteksi jenis kelamin secara akurat setelah sekian bulan kehamilan itu pun dengan alat, tapi Agama Buddha sudah bisa mendeteksinya sejak awal bahkan sebelum terjadi kehamilan, cuma ini bukan konsumsi umum dan tidak boleh dibuka secara umum, kurang apa lagi ada yang bisa seperti ini ? hingga saat ini saya belum ketemu dengan Dhamma yang begitu tinggi.
Nah, masalahnya yang saya alami saya amat trauma dengan oknum-oknum yang ada, Saya akui memang tidak semua umat seperti itu, cuma saya merasakan dalam pergaulan saya apalagi selama saya sebagai pengurus, saya selalu bertentangan dengan oknum-oknum yg demikian.
Salah satu Bhikku yang pernah saya ajak Sharing mengatakan kalau anda bisa happy dengan agama lain kenapa anda harus tetap di agama Buddha dengan berbagai konflik yang anda hadapi. Nah oleh sebab itu bagi saya adalah bagaimana saya bisa merasakan kebahagiaan dalam suatu agama, dan menurut salah satu Bhikku juga, hingga saat ini belum ada laporan atau kabar yang mengatakan Saya dengan memeluk agama A sekarang saya masuk surga, atau teman saya bergama B masuk neraka sedangkan semua teman-teman yang beragama C masuk surga.
Makany di atas saya TEKANKAN BAHWA SAYA PRIBADI MERASA LEBIH NYAMAN DAN HAPPY DALAM AGAMA SAYA SEKARANG. DAN PERLU ANDA CATAT DAN INGAT BAHWA SAYA HINGGA SAAT INI SANGAT MENGHARGAI AGAMA BUDDHA DAN TERUS BELAJAR AGAMA BUDDHA, KARENA KAJIAN YANG BEGITU MENDALAM TETANG PENJELASAN KEHIDUPAN, SAYA JUGA BELAJAR AGAMA LAINNYA SABAGAI BAHAN MEMPERBAIKI DIRI SAYA. TAPI DARI SEMUA YANG PERNAH SAYA PELAJARI SEKALI LAGI SAYA TEKANKAN AJARAN AGAMA BUDDHA ADALAH AJARAN YG PALING KOMPLIT DAN BISA MENJAWAB PERTANYAAN TENTANG MISTERY KEHIDUPAN. BAHKAN YANG BELUM BISA DI TERANGKAN OLEH SCIENTIST SEKALIPUN.
Apa yang saya katakan adalah benar, cuma sayang lingkungan saya yang membuat saya tidak betah dan gerah karena oknum-oknum yang mengatas namakan agama Buddha.
Maaf kalau diantara anda yang tersinggung dengan perkataan ini, tapi inilah yang saya hadapi. Makanya saya katakan bahkan saya pernah menjabat suatu jabatan bergengsi di salah satu aliran, tapi semua saya letakkan dengan karena saya bukan mengejar jabatan tapi saya hanya mau melayani umat dan Sangha.
Tapi saya juga tidak bisa menerima lingkaran yang begitu aneh dalam pandangan saya atas oknum-oknum yang ada seolah-olah mengganggap agama Buddha udah diplot jadi Trade Nark mereka, jadi anda harus nurut saya.
Sekali lagi maaf kalau ada yang tersinggung, semoga semua mahluk berbahagia, Sabbe Satta Bhavantu Sukkhi Thatta...Sadhu..sadhu...sadhu...

ya, sangat setuju tuh saya dengan pandangannya, karena sang buddha jg ga pernah bilang daun di hutan jelek, dan di telapak tangan buddha baik, tetapi melainkan daun di tangannya (dharmaNya) dapat membawa kita ke negeri seberang.

Saya ada temen Islam dia juga menggunakan dharma buddha sbg tutunan kehidupannya walaupun beliau yakin dengan ajarannya Islam.

begitu juga temen saya punya temen katanya (meyakinkan karena sepertinya emang bisa) dpt melihat tujuh kelahirannya yg lalu dia mengatakan ajaran buddha cocok dgn islam, walaupun ajarannya tdk mempercayainya tumimbal lahir.

tetapi seperti yang dikatakan DHARMA ITU DICARI, jd kondisi yang dialami seseorang (mendukung/tdk mendukung) adalah karena karmanya masing2, karena telah dibuktikan sendiri oleh temen saya dia kuliah selama 5 tahun lebih di universitas madrasah, dimana mgk hanya cuman dia 1 org yg beragama buddha, tetap dapat mempertahankannya hingga mnjd romo yg disegani di slh satu kota.
 
ada cerita nehh....

ada 2 orang pandita yang ingin menyebrangi sungai yang tanpa jembatan, dan pd saat yg bersamaan ada wanita cantik yang minta tlg kepada mrk untuk menyebranginya, dan salah satu dari 2 pandita yg lebih tua membantu menyebrangi wanita cantik trb ke seberang. Dan setelah satu jam dia membantu cewek cantik tersebut menebrangi sungai dan melanjutkan perjalanan .......

Pdt Muda : Kakak, Mengapa kakak membantu cewek cantik tersebut ?

Pdt Tua : Sy telah menurunkannya sejak tadi, tetapi Anda msh menggendongnya sampe sekarang juga.

semoga dapat direnungi u/ smuanya dan semoga bermanfaat.

Semoga semua mahluk berbahagia...
 
kalo menurut tmn gwa sich ehipasiko
jadi datang dan buktikan sendiri:D

kalo menurut gwa.....













ummm..ntar yach...gwa rangkum dlu...gwa lagi ngerjain proyek skarang....hehehehe

kalo ada waktu gwa kasih pendapat gwa...







to be continued...
 
Wa punya pertanyaan kok gak dijawab?
 
kebaktian dimana ?

lomx kamu biasa kebaktian di vihara mana?
 
hmm tergantung cuman wa ke vihara agak jarang
kalo vihara yg sering sih di cetiya dhammamanggalla di sunter
kdng suka ke vihara di terusan lembang,kadang juga di vihara jetavana
kdang di dhammacakka sunter

wa orang jakut
 
kalo aku di tg. pinang,
jd yang kamu pergi itu sekte apa?
 
yang asli itu yang gimana?

Yang theravada asli itu yang gimana? :D
 
ya wa theravada asli bukan agama ktp
 
oooo gitu,
aku mau tanya nih, aku ada sepupuh dan temen2 di vihara yang mengaku-ngaku theravada asli, tetapi dalam kehidupannya malah bertentangan dengan ajaran yang mereka yakini, jd saya mau tau lbh jelas neh, sebenarnya theravada asli gimana seh? sedangkan yg tidak bilang theravada asli malah baik tingkahnya.

tolong ya dijelaskan, biar saya ga berpandangan salah dengan mereka yg berpandangan ajarannya lah yang asli, sedangkan buddha tdk pernah bilang ajarannya asli.
 
haha maksud wa ajarannya asli/pure itu ajaran buddha yg skr yg gak diubah ubah aturan nya hehe

lom tentu juga bisa dibilangin theravada asli kalo misalnya dia gak kalo yg dia blajar itu aliran mahayana gitu pake chinesse dikirannya theravada sering itu...
 
Saya percaya akan adanya kebenaran Agama Budha, agama ini sungguh mengajarkan kebenaran dan kasih sayang sesama makhluk hidup yang mulia.

That is very pure......... I believed it....
 
Wah wah disini seru juga ya, ikutan ah.
Mengenai Bung JWK yah teman2x seDharma biarkan sajalah Bung JWK memilih hidup tanpa pertentangan dalam agama Katolik. Bukankah Buddha mengajarkan kita untuk mencari hidup bahagia dan tanpa pertentangan dan merupakan berkah utama? Lagian memilih agama berdasarkan kecocokan Individu, dan seharusnya kita berterima kasih bahwa bung jwk tidak mejelekkan agama Buddha.
Tapi menurut saya beginiloh, kita memandang tentang oknum dalam suatu agama sudah seharusnya tidak usah kita hiraukan. Semua masih manusia yang masih memiliki kekotoran batin, kalo ga ada oknum namanya udah jadi arahat semualah. Sudah seharusnya juga kita memfokuskan diri kita mempraktekkan ajaran Buddha bukannya sibuk mikirin si oknum. Buddha berkata dalam berkah utama bahwa Tidak bergaul dengan orang bodoh, bergaul dengan orang bijaksana, mendiskusikan Dhamma pada saat yang sesuai adalah berkah utama.
Loh Kok kesannya Buddha Egosi ya bahwa orang bodoh jangan didekati? Buddha punya maksud adalah bahwa kita juga masih bodoh jadi jangan bergaul dengan orang bodoh nanti tambah bodoh malah, Tapi jika kita sudah bijaksana marilah kita mencerahkan orang2x bodoh tersebut. Inilah mungkin salah satu konsep cinta kasih Buddha.
Terus masalah ketuhanan dalam agama Buddha. Saya setuju dengan pendapat teman2x. Tapi saya tekankan lagi bahwa Agama Buddha tidak percaya dengan konsep Tuhan dari agama lain. Buddha memiliki pandangan sendiri tentang Tuhan. Jadi Agama Buddha kalo boleh saya tulis "BERKETUHANAN".

Wah masalah Theravada asli, itu sih udah ga ada. Theravada sendiri sudah terbagi menjadi beberapa aliran. Di Thailand sendiri aja ada sedikitnya dua aliran yang memiliki perbedaan Vinaya. Saya kutip neh lagi dari kata2x Bhante Uttamo Maha Thera.

Perlu diketahui bahwa di Thailand terdapat dua aliran besar Agama Buddha Theravada.
Pertama dan yang terbanyak adalah aliran yang dinamakan Mahanikaya.
Para bhikkhu pengikut aliran ini memang diperkenankan memegang dan memiliki uang sendiri. Kadang, sore hari mereka masih diperkenankan pula untuk minum susu, serta masih ada beberapa peraturan lainnya yang mungkin akan sedikit mengejutkan umat Buddha Indonesia. Namun, meskipun peraturannya tampak sedemikian longgar, hendaknya para bhikkhu aliran ini jangan dianggap sebagai bhikkhu yang tidak baik.
Sesungguhnya, seperti yang telah disebutkan dalam Dhamma bahwa bukan karena makanan atau minuman seseorang dapat disebut sebagai orang baik, melainkan harus dilihat dari perilakunya.
Banyak bhikkhu aliran Mahanikaya yang baik dan hebat pula. Salah satu contohnya adalah Acharn Chah yang menjadi guru para bhikkhu di Eropa. Seorang murid beliau yang terkenal adalah Acharn Sumedho. Beliau telah beberapa kali berkunjung ke Indonesia.

Aliran kedua di Thailand yang tidak terlalu banyak jumlah bhikkhunya dinamakan Dhammayuttika.
Aliran ini didirikan oleh salah seorang raja Thailand untuk memperbaiki kondisi kebhikkhuan yang ada pada saat itu. Para bhikkhu aliran ini tidak diperkenankan memegang apalagi memiliki uang. Para bhikkhu juga tidak memperkenankan mengkonsumsi susu setelah lewat tengah hari. Serta berbagai peraturan kebhikkhuan lainnya yang mungkin sudah diketahui oleh para umat Buddha Indonesia karena para bhikkhu anggota Sangha Theravada Indonesia semuanya mendapatkan penabhisan kebhikkhuannya dalam tradisi Dhammayutika ini.
Meskipun cukup ketat peraturannya, umat Buddha hendaknya tetap dapat menyikapinya dengan bijaksana. Bahwa kebaikan seseorang bukanlah ditentukan dari cara makan maupun berpakaian, melainkan dari cara bertindak, berbicara dan berpikir.

Kiranya pemilihan suatu aliran bukanlah karena masalah menentukan hal yang benar atau salah, melainkan karena kecocokan yang bersifat pribadi.
Semoga uraian tentang kedua aliran besar Agama Buddha Theravada di Thailand ini akan dapat memperluas wawasan umat Buddha Indonesia.
Memiliki wawasan yang luas sangatlah diperlukan dalam pergaulan di era globalisasi ini, termasuk bertemu dan bergaul dengan para bhikkhu yang mungkin mempunyai perbedaan tradisi dan kebiasaan selain yang telah pernah dijumpai sebelumnya.
Semoga jawaban ini dapat menambah kebijaksanaan para umat Buddha Indonesia.
Semoga semuanya selalu berbahagia.
Salam metta,
B. Uttamo


Yang penting adalah mengetahui bahwa itu ajaran Buddha atau kaga ya gampang. Aliran itu ngajarin ga 4 Kesunyataan Mulia Ttg Dukkha? Ajarin ga tentang Jalan Mulia Berunsur Delapan? Kalo dijawab Iya, tentunya kita ga usah ragu lagi tentang kebenaran Buddha.
THX
 
percaya sama agama itu wajib keharusannya...sebagai pedoman kita dan pegangan dalam berttindk, berpikir, dan berperilaku dalam kehidupan...
hanya yang jadi masalah...sudahkah anda yakin pada agama anda/?
beta blom dapet panggilan hati..but i'm not pagan:D
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.