• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Perbankan RI Kuat Hadapi Krisis Eropa

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Deputi Gubenur bunk Indonesia Muliaman Hadad mengatakan, industri keuangan masih kuat menghadapi pengaruh krisis Eropa. Sebab, eksposur perbankan Indonesia ke Eropa sangat kecil.

[table="width: 500, class: grid, align: center"]
[tr]
[td]
XM2p4.jpg
[/td]
[/tr]
[/table]


Ia menjelaskan, eksposur utang perbankan cukup terbatas, yaitu Rp150 triliun. Sementara itu, total seluruh aset perbankan Rp3.000 triliun. Fundamental perbankan saat ini juga sangat baik.
"Eksposur itu bentuknya macam-macam. Ada surat berharga, trade finance. Justru lebih besar ke Amerika, dibanding Eropa," kata Muliaman di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis 21 Juni 2012.

Menurut data BI, posisi utang luar negeri swasta Indonesia dari Eropa per April 2012 tercatat US$21,6 miliar. Sebagian besar berasal dari Belanda (57,3 persen), Inggris (10,7 persen), Jerman (6,4 persen), dan Prancis (2,5 persen). Eksposur utang ke negara-negara PIIGS (Portugal, Irlandia, Italia, Yunani, dan Spanyol) sangat kecil.

Dari sisi nilai tukar rupiah, Muliaman melihat, rupiah akan cenderung stabil. Hal ini karena Devisa Hasil Ekspor (DHE) mulai masuk ke Indonesia. Dengan bertambahnya devisa, suplai devisa akan semakin besar, sehingga nilai tukar akan membaik.

General Manager Divisi Treasuri PT bunk Negara Indonesia Tbk, Bimo Notowidigdo, menjelaskan, ke depan, dengan rendahnya eksposur Indonesia ke Eropa, akan membuat nilai tukar rupiah cenderung stabil di level Rp9.300-9.600 per dolar AS hingga September 2012.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.