Follow along with the video below to see how to install our site as a web app on your home screen.
Catatan: This feature may not be available in some browsers.
Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis. Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.
saat ini memang banyak konsumsi hewani, tapi sedang membiasakan setidaknya untuk seimbang antara hewani dan nabati
suatu saat inginnya lebih banyak yang nabati saja, agar lebih sehat /heh
Klo blum biasa mang gt kk...
klo bru mulai jd vegetarian, dikurang"in makan dagingnya...sampai bener" gk makan daging...
gk langsung gk mkn daging...penyusaian dulu...
sebetulnya nabati lbh bagus....
tp krn skrg kebanyakan menggunakan obat skrg nabati kurang bagus dibandingkan karnivore...
wekekeke...
klo nabati barangnya maal2 semua...
masa tomat organik sekilo 50k ?
mati de sono
asal dicuci dengan bersih sayuran dan buah tetap aman dikonsumsi. cuci buah sayuran di tempat air yang mengalir, jangan hanya dibilas di dalam wadah saja, agar obat2an pestisida dll hilang.
@EpC
kata yg nanam klo non uda masuk ampe dlm *katanya dr pakar UTS*
kyk binatang....
tuh disuntik kan ? apakah dengan mencuci dan dimasak ilank obatnya ?
klo iya kenapa banyak yg menganjurkan jgn mam2 leher ayam or sayap ayam?
klo ilank obatnya kenapa kebanyakan yg mam2 ayam suntikan
(terutama bagian sayap dan leher) lbh gampank kena kanker
(klo salah nama penyakitnya sorry banget)