Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Membicarakan metaverse agak sulit karena di Indonesia belum familiar, jadi gini anda sudah nonton film ready pemain one?
Untuk memahami dunia metaverse ini contoh simplenya adalah film tersebut, dimana kalian nantinya akan berada di dunia yg dibuat secara luas & dapat berintrraksi dengan banyak orang dengan avatar kalian masing-masing dalam bentuk yg beraneka ragam. Kalau dalam dunia game, metaverse yg dibuat epic games adalah Fortnite.
Para investor sudah melirik dunia ini sejak lama, karena dalam dunia ini anda tidak usah keluar rumah namun dapat berinteraksi seperti di kehidupan nyata, mulai dari berbelanja hingga menghadiri konser, bahkan sekedar say hello dengan orang lain.
Bagi kalian yg harap belajar bahasa asing dapat lebih mudah di dunia metaverse ini dibandingkan harus ome tv tiap hari, karena secara virtual anda berinteraksi langsung cuma saja dengan avatar.
Dunia digital metaverse saat ini lebih banyak dipakai oleh perusahaan yg membentuk dunia seperti area bazar atau Jakarta Fair, momentum pandemi memaksa dunia metaverse semakin berkembang, karena konser akbar juga sukses memakai dunia metaverse.
Bahkan saat ini ada kabar angin kalau perusahaan fashion seperti Gucci, Burberry & Louis Vuitton, kabarnya juga sudah tergoda dengan dunia metaverse.
Lalu tibalah MarkZuckerberg yg membangun dunia metaverse menggantikan facebook dimasa depan, dengan nama Meta. Di dunia metverse facebook ini menggabungkan lima teknologi sekaligus, yakni media sosial, game online, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), & cryptocurrencies. Oke bagaimana sudah sedikit pahamkan dengan dunia ini.
Facebook seakan harap menguasai dunia metaverse, namun sebenarnya facebook tidak sendirian karena banyak perusahaan lain yg siap berperang untuk menguasai dunia masa depan internet yg akan merubah gaya hidup manusia.
Jadi prinsipnya begini metaverse adalah wadah seperti platform yg kita sebut media sosial, & tentu saja platform itu punya dunianya masing-masing seperti kaskus & facebook akan berbeda dunianya. Jadi user dapat berpindah-pindah platform, seperti saat ini.
Disini facebook yg berubah nama jadi Meta tidak sendiri, akan banyak platform metaverse lain yg harap menarik user sebanyak-banyaknya untuk masuk ke dalam dunia metaversenya jadi yg pertama, maka kalau ada metaverse lain dianggap cuma sebagai tempat singgah. Seperti user Facebook ke kaskus tak akan bertahan lama karena dunianya berbeda & nyaman ke platform awal begitu juga sebaliknya, karena platform awal bagi user merupakan rumah yg nyaman untuk ditempati atau ada juga yg nyaman berpindah-pindah platform namun hitungannya sedikit.
Maka perusahaan penyedia metaverse akan berlomba jadi yg perdana membangun dunia metaversenya supaya user banyak masuk ke dalam platformnya, tentu untuk mengeruk keuntungan juga dari penggunanya dibandingkan perusahaan yg membangun metaversenya belakangan.
Namun ada lima perusahaan yg patut diperhitungkan ketika mereka membangun metaversenya sendiri, yaitu Meta (Facebook), Epic Games, Roblox, Microsoft & Nvidia.
Dari semua perusahaan akbar ini banyak pihak yg menduga Micrisoftlah yg akan perdana kali membawa kita masuk ke dalam dunia metaverse, hmm kok dapat begitu ya?
Karena Microsoft tidak mencoba untuk user melompat lebih jauh mengpakai teknologi AR & VR, namun memilih teknologi yg kini sudah biasa dipakai banyak orang.
Microsoft sudah membangun metaverse ke dalam dunia nyata lewat Microsoft Mesh dengan basis cloud dimana ini adalah sebuah aplikasiMixed Realityyang menolong setiap orang untuk mengerjakanMeetingsecaraVirtual, jadi simplenya gini lawan bicara kita akan muncul dalam bentukHologram 3Ddan kita dapat berinteraksi dengan objek tersebut seakan lawan bicara itu ada dihadapan kita. Untuk mengpakai Microsoft Mesh versi awal maka Microsoft Mesh akan mengpakaivirtual avatardariplatformAltspaceVR, menariknya karena berbasiscloud, maka Mesh pun dirancang supaya dapat diakses dari banyak perangkat sekaligus, perangkat yg saat ini ada di depan kita mulai dari VRheadsethinggasmartphone.
Berbeda dengan Meta atau Facebook yg mengerjakan perubahan ekstreem, walau pengalaman terbaik tetap memakai alat mixed reality headsetseperti HoloLens 2 yg harganya cukup mahal.
Tapi inilah peluang Microsoft dapat menguasai dunia metaverse sebelum yg lain dunianya jadi. Perang metaverse ini memberikan Microsoft menciptakan dunia metaversenya jadi lebih hidup dengan user yg lebih banyak.
Bagaimana, sudah siapkah anda beralih ke dunia VR? Atau masih sibuk dengan carut marut politik yg membawa politik identitas?
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2021
referensi : klik, klik, klik
Pic : google