• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Perang dengan Malaysia Urusan DPR dan Presiden

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. RanDom
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

RanDom

IndoForum Beginner E
No. Urut
71336
Sejak
23 Mei 2009
Pesan
447
Nilai reaksi
13
Poin
18
224944p.jpg


JAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat Indonesia kembali panas terhadap Malaysia ketika kapalnya kembali memasuki perbatasan Pulau Ambalat. Di tahun ini saja sudah 11 kali mereka melewati batas perairan Ambalat. Hal ini membuat isu perang berembus dari sejumlah kalangan.

Kalau urusan perang itu kepentingan DPR dan Presiden sebagai panglima tertinggi TNI," kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul saat ditemui di tengah Konferensi Pers Sail Bunaken 2009 di Graha Marinir Jakarta, Rabu (3/6).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa TNI AL bertindak berdasarkan prosedur standar operasional (SOP) yang berlaku. "Berdasarkan SOP kami terus berkomunikasi kepada mereka saat memasuki Indonesia. Setelah itu mengadakan pengawalan. Tidak boleh menembak," ungkap Iskandar.

Kemudian ia menjelaskan bagaimana prosedur pengambilan tindakan terkait pelanggaran batas teritorial laut ini. TNI AL yang mengetahui ada kapal Malaysia masuk ke Ambalat memberikan informasi kepada Mabes TNI. Informasi ini diteruskan kepada Departemen Luar Negeri (Deplu). "Dari situ Deplu membuat nota diplomatik kepada Malaysia. Kenapa kapal Anda kok bisa seperti ini?" jelas Iskandar.

Menurut Iskandar, persoalan utama mengapa kapal Malaysia masuk beberapa kali ke perairan Ambalat adalah soal Peta 1979. Peta ini, katanya, dibuat Malaysia secara sepihak tanpa konfirmasi pada negara-negara tetangga termasuk Indonesia.

"Tiap negara wajib memberitahu negara tetangganya ketika membuat peta. Kalau Indonesia buat peta, kita juga beritahu Malaysia. Dan tidak ada masalah," tutur Iskandar.

Dengan demikian, tambahnya, persoalannya bukan pada hubungan politik yang memanas sehingga berpotensi perang. "Hubungan kedua kepala negara baik kok," katanya.
 
pertamax
ah udah kebiasaannya malay klo gitu mah
 
Iyah, kayaknya malaysia sengaja mengadu domba kita, dan malaysia mencoba untuk menghancurkan kokohnya bhinneka tunggal ika !

Ayo Indonesia, jangan mau di provokasi...!
 
Soal ambalat ga pernah kelar, pemerintah indonesia kadang2 suka ga tegas juga. jadilah harga diri bangsa Indonesia di injak2...

Ayo Indonesia.. !! Tembak aja kapal Malaysia ;))
 
tembak kalo diprotes bilang aja takutnya mau diajak perang
 
perang dengan malaysia nurut aku.. adalah urusan bangsa indonesia bukan cuma urusan presiden dan DPR. CMIIW
 
harusnya digunakan sistem tembak di tempat aja.. kalo udah diperingatkan 3 kali..
 
iya
dikasih tembakan peringatan aja, biar indonesia ga dianggap mainan
 
nah siap wamil berarti kalian....

Inget kata Bung Karno
Ganyang MalingSia!
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.