• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Perampokan bunk yg Aneh #SeninMisteri

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri



Pada tanggal 28 Agustus 2003, sebuah panggilan telepon terus menerus muncul selama jam makan siang disebuah gerai yg bernama Mama Mia's Pizza yg berada di 5451 Peach Street.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Tony Ditmo yg merupakan pemilik gerai, menjawab telepon tersebut & menerima pesanan pizza. Tony sempat tidak mengerti dengan alamat yg diberikan oleh si penelepon. Oleh karena itu, Tony memberikan telepon tersebut pada karyawannya yg bernama Brian Wells. Brian kemudian mengantarkan pesanan pizza tersebut ke 8631 Peach Street.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Namun dua jam kemudian, Brian justru masuk berita di televisi atas kasus perampokan bunk. Dia diborgol & dikelilingi oleh polisi di area parkir sebuah tempat yg bernama Eyeglass World. Pada leher Brian juga terdapat bom yg berdasarkan pengakuannya, bom tersebut diikatkan oleh beberapa orang yg menyuruhnya untuk merampok bunk.

Tiga puluh menit kemudian Brian berkata,

Quote:
"Why is it nobody's trying to come get this thing off me?.I dont have a lot of time. It's gonna go off. Im not lying. Did you call my boss?"​


Sekitar jam 3.18 sore, bom tersebut mulai mengeluarkan bunyi "bip" yg sangat kencang secara berulang-ulang. Kemudian bom tersebut meledak & Brian terlempar ke belakang, sekarat secara perlahan. Sementara para polisi & regu medis bertiarap di tanah. Brian akhirnya tewas di trotoar, & dua menit kemudian regu penjinak bom tiba di tempat kejadian perkara.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Bom yg dipasangkan di leher Brian biasanya dipakai pada sebuah perang wilayah yg melibatkan para pengedar narkoba di Kolombia. Namun, adalah hal yg sangat aneh kalau tipe bom tersebut berada di Erie, Pennsylvania. Dan hal yg lebih aneh lagi, dalam penyelidikannya polisi menemukan sebuah hal yg membuktikan bahwa Brian memang sengaja dikirim oleh orang lain untuk mengerjakan perampokan & nyawanya sendiri adalah taruhannya. Namun, ada kemungkinan juga bahwa Brian bukan sepenuhnya adalah korban.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Brian digambarkan sebagai seorang laki-laki yg berumur 46 tahun, dengan tinggi sekitar 160 cm, & kepala yg botak yg cuma ada di bagian tengahnya saja.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Brian menyewa sebuah kamar pada seorang wanita yg bernama Linda Payne. Menurut Linda yg sekaligus adalah tetangganya, Brian digambarkan sebagai seorang warga Erie, Pennsylvania yg biasa saja. Linda juga berkata,

Quote:
"He liked to help people, he used to get up, get his breakfast at McDonalds or somewhere and a newspaper, come home and hang out until it's time to go to work. He was very shy, he took the hubcaps off of his car, because they were too shiny. He was a perfect tenant".​


Dalam umurnya yg sudah 46 tahun, Brian cuma tinggal bersama ketiga kucingnya. Dia juga merupakan karyawan dengan dedikasi yg tinggi di Mama Mia's Pizzeria. Selama bekerja 10 tahun lamanya, Brian cuma telat masuk kerja satu kali. Itupun karena salah satu kucingnya mati. Dari hal-hal tersebut tidak ada satupun yg menandakan bahwa Brian adalah seorang perampok bunk.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Pihak kepolisian kemudian mengerjakan investigasi dengan menyusun timeline kasus Brian tersebut.

Pada jam 1.47 siang, seseorang menelepon untuk memesan pizza. Brian setuju untuk mengantarkan pesanan tersebut walopun saat itu jam kerjanya sudah berakhir.

Pada jam 2 siang, Brian hingga di 8631 Peach Street. Ketika penyelidikan dilakukan barulah diketahui bahwa letak tersebut bukanlah sebuah rumah, melainkan letak menara pemancar stasiun televisi yg penuh dengan pepohonan & cuma dapat ditempuh melalui jalan berlumpur. Di letak tersebut juga ditemukan jejak kaki yg cuma merupakan milik Brian & jejak ban mobil Geo Metro miliknya.

Polisi tidak menemukan satupun petunjuk bagaimana dia dapat hingga kesana atau apa yg terjadi setelah dia hingga disana. Namun yg pasti, saat itu Brian sudah mengenakan bom kalung di lehernya.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Pada jam 2.20 siang, Brian mengendarai mobilnya menuju bunk PNC yg lokasinya sejauh 2 mil dari Peach Street, dengan bom kalung yg sudah terpasang. Brian juga memakai kaos dengan tulisan "guess" dibagian depan. Kaos tersebut bukanlah kaos yg dipakai sebelumnya. Bahkan menurut keluarganya Brian tidak pernah memiliki kaos tersebut.

Brian diinstruksikan untuk pergi ke bunk secara diam-diam & memasuki bunk tersebut dengan senjata yg sudah diberikan. Dia juga diinstruksikan untuk tidak menciptakan panik para karyawan bunk & para tamu. Brian cuma diperbolehkan mengpakai senjata kalau ada salah seorang yg tidak dapat diajak bekerjasama atau berusaha untuk melarikan diri.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Seorang saksi mata bernama Jon Sekel mengatakan bahwa Brian berjalan memasuki bunk dengan senjata yg disamarkan seperti tongkat & kotak bom yg tampak seperti kotak sepatu yg disembunyikan di balik kaosnya. Brian kemudian memberikan sebuah amplop putih pada seorang teller & berbicara pada teller tersebut dengan suara yg pelan. Amplop tersebut berisi sebuah catatan,

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Brian kemudian menarik kaosnya keatas & menunjukkan pada teller tersebut bom yg sudah terpasang di lehernya. Namun teller tersebut justru meneriakkan kata, "Audrey", yg merupakan sebuah kode bahwa bunk sedang dirampok.

Seorang karyawan bunk lainnya berbisik pada salah seorang tamu & menyuruhnya untuk pergi. Sejumlah orang juga mulai keluar meninggalkan bunk. Teller yg berhadapan dengan Brian sempat mengatakan bahwa saat itu dia tidak dapat memasuki brankas & cuma dapat memberikan uang sejumlah 8702 dolar saja.

Setelah keluar dari bunk, Jon Sekel sempat mengatakan,

Quote:
"We walked right past him. He didnt bat an eye. He also didnt appear scared or cocky. He was actually calm".​


Brian juga meninggalkan sebuah amplop tertutup yg ditujukan untuk polisi, bersama dengan SIM miliknya, sesuai dengan yg diperintahkan. Seorang wanita kemudian menghubungi 911 & tiga menit kemudian Brian berjalan keluar dari bunk tersebut.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Dalam penyelidikan lebih lanjut, polisi menemukan beberapa lembar kertas di dalam mobil milik Brian, kertas-kertas tersebut berisi instruksi untuk memerintahkan Brian bagaimana caranya untuk merampok bunk & melepas bom yg terpasang di lehernya. Kertas-kertas tersebut ditulis dengan tangan serta diberi ilustrasi.

Pada kertas yg perdana terdapat instruksi,

Quote:
"Exit the bunk with the money and go to the McDonald's restaurant. Get out of the car and go to the small sign reading drive thru'/24 hrs in the flower bed. By the sign, there is a rock with a note taped to the bottom. It has your next instructions".​


Di McDonalds, Brian menemukan dua lembar kertas yg menginstruksikan dirinya untuk pergi ke sebuah hutan yg jaraknya cuma beberapa mil dari Peach Street. Tidak lama, Brian dicegat oleh State Troopers & diborgol sementara dia mengatakan tentang bom yg terpasang di lehernya. State Troopers tersebut membiarkannya duduk di tanah & memanggil regu penjinak bom begitu mereka mengenali alat yg melingkar di leher Brian.

Pada kertas instruksi yg kedua dikatakan,

Quote:
"This powerful booby-trapped bomb can be removed only by following our instructions. Act now, think later. Or you will die. If anyone follows or interferes, we may leave and allow timer to detonate or call cell phone detonator".​


Brian sempat diperingatkan bahwa dia diawasi oleh pengawal. Di kertas instruksi yg kedua juga dikatakan bahwa,

Quote:
"If anyone follows or interferes, we may leave and allow timer to detonate or call cellphone detonator".​


Jika Brian mengerjakan seperti apa yg diinstruksikan, termasuk mengelilingi kota dengan mengendarai mobil untuk mengumpulkan mengatakan sandi, petunjuk & kunci yg pada akhirnya membentuk sebuah kombinasi & dapat melumpuhkan bom yg terpasang di lehernya. Namun tampaknya berdasarkan instruksi yg didapat, sepertinya Brian tidak akan mendapatkan kesempatan sedikitpun.

Alur ceritanya berasumsi bahwa Brian akan merampok bunk & mendapatkan 250 ribu dolar & berkendara dengan Geo Metro miliknya, dengan bom yg melingkar di leher tanpa campur tangan polisi.

Polisi kemudian mencoba untuk menyelesaikan perburuan tersebut sendiri beberapa jam setelah Brian tewas. Berpindah dari petunjuk yg satu menuju petunjuk yg lainnya hingga pada akhirnya pada salah satu letak petunjuk tidak ditemukan apa-apa.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri


Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Tampaknya siapapun yg menjalankan rencana tersebut secara tiba-tiba mengakhirinya begitu polisi ikut campur. Satu hal yg pasti, instruksi-instruksi tersebut mengandung kata-kata "we" & "us", yg menandakan bahwa dalam perampokan tersebut terdapat beberapa orang konspirator.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Dari penyelidikan yg dilakukan, pada akhirnya polisi menetapkan beberapa tersangka.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Tersangka perdana adalah William A. Rothstein yg merupakan seorang penimbun barang yg sering memakai overall dengan saku di bagian dada yg diisi dengan buku catatan & sebuah pulpen. William memiliki kemampuan untuk berbicara dalam beberapa bahasa asing, dia juga seorang mantan teknisi & mantan guru mekanik.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Kurang dari sebulan setelah peristiwa perampokan bunk terjadi, William menghubungi polisi & mengatakan pada operator bahwa,

Quote:
"At 8645 Peach Street, in the garage, there is a frozen body. It's in the freezer".​


Alamat tersebut merupakan alamat rumah milik William sendiri & dia mengaku bahwa dia menyimpan mayat tersebut sebagai bentuk bantuan kepada seorang teman. Teman yg dimaksud adalah seorang wanita yg bernama Marjorie Diehl-Armstrong, & mayat yg disimpan di dalam freezer adalah kekasihnya sendiri yg bernama James Roden, yg tewas ditembak oleh Marjorie. Dan penembakan tersebut terjadi pada tanggal 13 Agustus, enam pekan sebelum mayat James dilaporkan.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Sebagai informasi, William pernah dua kali bertunangan dengan Marjorie. Dan William setuju untuk menolong Marjorie menyingkirkan senjata yg dipakai untuk membunuh James & menyimpan mayatnya. Namun kemudian William justru menghubungi pihak kepolisian ketika Marjorie meminta William untuk memasukkan mayat James ke mesin penggiling es.

William kemudian ditahan & bersedia bersaksi melawan Marjorie untuk mendapatkan proteksi hukum. William mengaku merasa sangat bersalah & sempat berpikir untuk mengerjakan bunuh diri. Bahkan polisi sempat menemukan catatan bunuh diri di rumahnya. Dan satu hal yg menarik, catatan tersebut dimulai dengan tulisan,

Quote:
"This has nothing to do with Brian Wells case".​


Kalimat tersebut cukup aneh untuk dikatakan, karena kalau dilihat secara sekilas, William memang tidak ada hubungannya dengan kasus Brian Wells.

Satu-satunya garis penghubung antara William dengan kasus Brian Wells adalah rumah milik William adalah satu-satunya rumah yg berada di sekitaran letak ketika Brian Wells mengantar pizza untuk yg terakhir kali. Rumah William tersebut cuma berjarak 5 menit dari menara pemancar stasiun televisi. Selain itu, telepon yg dipakai untuk memesan pizza, berasal dari sebuah telepon biasa yg terletak disebuah pom bensin yg jaraknya cuma setengah mil dari rumah William.

Lorraine Blodgett, yg merupakan pemilik toko & pom bensin tersebut mengatakan bahwa William sering datang ke tokonya.

Quote:
"He'd come in to buy newspaper and cookies. He'd sit outside in his car and have brunch, and read the newspaper".​


Selain itu, William juga sering mengpakai telepon biasa di pom bensin tersebut. Jika hal ini dihubungkan dengan kasus Brian Wells & ditambah dengan William yg secara tiba-tiba menyebutkan tentang kasus tersebut, maka sudah sepantasnya William dicurigai.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Polisi kemudian menggeledah rumah William & menemukan alat-alat listrik, alat las, & tumpukan mesin-mesin tua. Sebuah artikel pernah menyebutkan bahwa William memiliki keahlian untuk menciptakan bom yg dapat membunuh Brian Wells. Bom kalung berlapis tiga yg terbuat dari baja, dengan empat lubang kunci & kunci yg mengpakai tiga digit kombinasi. Serta sebuah kotak yg terbuat dari besi yg berisi dua buah bom pipa yg berukuran 6 inci yg berisi bubuk peledak. Bom kalung tersebut bergantung melingkar di leher Brian seperti borgol yg besar.

Pihak penyidik mengatakan bahwa bom tersebut dibuat dengan mengpakai alat yg profesional. Pada tahun 2007, juri pengadilan menyepakati bahwa William sudah membuang lebih dari 1000 pound barang bukti di TPA setempat.

Jika William adalah orang yg memang menciptakan bom kalung tersebut, namun dia tidak cukup cocok untuk jadi seseorang yg berada dibalik perampokan bunk yg terjadi.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri


Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Setelah William memberi tau soal pembunuhan James Roden, pihak kepolisian kemudian menggeledah rumah Marjorie yg penuh dengan kotoran anjing, baju-baju, & karton-karton bekas makanan cepat saji. Bahkan polisi yg masuk harus mengenakan baju khusus.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Marjorie sudah memiliki reputasi atas pembunuhan yg pernah dilakukannya. Dia mengakui bahwa dialah yg menembak kekasihnya yg lain yg bernama Robert Thomas pada tahun 1984, namun dia dibebaskan karena dia mengaku bahwa dia adalah korban dari pelecehan domestik yg dilakukan Robert terhadapnya. Suami perdana Marjorie tewas gantung diri, sedangkan suami keduanya tewas setelah kepalanya membentur meja.

Menurut mantan teman sekelasnya, Marjorie diketahui sebagai sosok yg cerdas. Namun beberapa tahun kemudian, kecerdasannya bercampur dengan kemarahan. Dia menderita berbagai penyakit mental seperti Bipolar Disorder, Paranoia, & Narcissism. Moodnya berubah dengan cepat & dia tidak dapat berhenti ketika berbicara.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Pengacara setempat yg bernama Brad Faulk yg juga bersekolah di tempat yg sama dengan Marjorie mengatakan bahwa,

Quote:
"One of those folks that thinks she's smarter and slicker and brighter than everybody else. And that the end of the day, she believes she'll win or she'll prevail on anything that she does. It's the way she's been for 40 years".​


Marjorie juga tampak seperti orang yg akan menciptakan perampokan bunk lebih rumit dari yg semestinya. Dan dia juga tampak seperti orang yg perlu menyombongkan rencana jeniusnya.

FBI kemudian mengerjakan citra profil mengenai pelaku pembuat bom berdasarkan analisa perilaku. Menurut FBI, pelaku pembuat bom adalah seorang penimbun barang, terbiasa dengan mesin & alat listrik, memiliki kemampuan untuk mengpakai alat-alat tersebut sendirian, & bangga dengan hasil ciptaannya sendiri.

Dan perpaduan antara kalung, bom, tongkat, & senjata, menggambarkan masa lalu yg penuh dengan kekerasan & superiority complex. Profil ini cocok dengan kombinasi antara William & Marjorie. Marjorie memiliki complex & masa lalu yg penuh dengan kekerasan & William memiliki keahlian.

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri



bersambung ke.. #2

Perampokan Bank yg Aneh #SeninMisteri

Sekian, & terimakasih.

*
*
*
*
*

Sumber :

0.jpg


Hari ini 07:52
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.