• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Perampas Motor Sadis dari Pelaihari

roughtorer

IndoForum Senior A
No. Urut
44416
Sejak
24 Mei 2008
Pesan
6.755
Nilai reaksi
175
Poin
63
2959776027_b51ed72da7.jpg


Selasa, 21 Oktober 2008 | 07:41 WIB


PELAIHARI - Tragis akhir hidup Masiah (25) dan anaknya, M Saibatul Hamdi (3). Warga Desa Jilatan RT 1 Kecamatan Batu Ampar yang bermukim di base camp PT Kintap Jaya Watindo (KJW) Pelaihari, Kalsel setempat ini meninggal digorok perampok, Senin (20/10).

Insiden itu terjadi di Batu Kapit Desa Riam Adungan Kecamatan Kintap sekira pukul 10.00 Wita. "Leher kedua korban hampir putus," sebut Kapolres Tala AKBP Drs Dadik Soestyo S melalui Kapolsek Kintap Iptu Hadianoor.

Hadianoor mengatakan pelaku hanya seorang diri. Identitasnya belum diketahui dan masih dalam pengejaran. Personel Polres turut membantu Polsek Kintap memburu pelaku curas tersebut.

Selain menggorok leher Masiah dan M Saibatul, pelaku juga melukai Aban (43) warga Desa Kintapura RT 1/I. Aban terluka di bagian dagu, tapi tidak terlalu parah. Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan masih dimintai keterangannya oleh petugas Polsek Kintap.

Aban sendiri hanya menjadi sasaran pelaku karena saat kejadian kebetulan melintas di jalan yang sunyi di Batu Kapit. "Saksi (Aban) mengira korban (Masiah dan sang anak) terjatuh dari sepeda motor. Ia berhanti dan bermaksud membantu. Ia juga melihat seorang lelaki berdiri di situ. Ketika hendak menolong itulah, pelaku langsung membacok Saksi dan kena dagunya," ujar Hadianoor.

Menyadari jiwanya terancam, Aban langsung ambil langkah seribu menyelamatkan diri. Pelaku akhirnya justru membawa lari sepeda motornya jenis F1ZR nopol DA 5599 JB (nomor rangka MH34NS 2144K006020 dan nomor mesin 4WH 673065).

Diperkirakan takut ada orang lain lagi yang melintas di TKP (tempat kejadian perkara), pelaku mengalihkan sasarannya pada sepeda motor Aban yang kebetulan saat itu masih dalam posisi hidup mesinnya. Sementara sepeda motor milik Masiah yang dalam posisi terjatuh ke tanah ia tinggalkan.

Masiah sendiri sebenarnya sempat dilarikan ke rumah sakit di Banjarmasin. Namun akibat luka di lehernya yang parah dan banyak mengaluarkan darah, ia mengembuskan nafas terakhir dalam perjalanan. Sementara sang anak, M Saibatul Hamdi tewas seketika di TKP.

Hadianoor mengatakan pihaknya telah mengantongi ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan saksi Aban. Hadianoor enggan menyebutkannya, karena personelnya masih bekerja keras di lapangan. "Tunggu saja informasinya ya. Anak buah saya masih di lapangan. Mudah-mudahan pelakunya bisa cepat diringkus."(idda royani)
 
Gile...
tuh orang emank kejam banged....
ampe anak kecil baru umur 3 tahun aj di bacok..../sob

orang kayak gitu tuh pas di neraka aj tuh.....
 
Angka kriminalitas perampokan dan pencurian meningkat. Hati-hati bagi semuanya. Ekonomi morat marit, kejahatan naik.... kejahatan hanya bisa ditekan dengan kemapanan. Tidak ada yang mau jadi penjahat kalo tidak terpaksa. Hanya banyak penjahat yang salah kaprah, karena dia tidak bisa melihat bahwa sangat banyak orang susah yang tidak harus hidup dengan berbuat jahat.
 
duh kalo mau rampok ya rampok aja ... koq sampe membunuh >.<
 
bahhh semoga masuk neraka kau!!! /pif
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.