• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Penyuka Pedas Lebih Suka Tantangan?

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
96
Poin
48
Z4RX.jpg
Suka tidaknya seseorang terhadap makanan pedas ternyata bukan hanya dipengaruhi oleh faktor budaya dan kebiasaan saja. Faktor kepribadian ternyata turut berperan terhadap pilihan makanan.

Orang yang terbuka dan menyukai tantangan umumnya lebih menyukai makanan pedas. Demikian menurut kesimpulan studi terbaru.

Para peneliti melakukan tes kepribadian pada 184 orang tidak merokok yang berusia 18 hingga 45 tahun, Mereka melakukan itu untuk melihat apakah para peserta memiliki kepribadian menyukai tantangan, berani mengambil risiko dan pengalaman baru atau kepribadian sedatif yang kurang terbuka pada hal-hal menantang.

Selain itu, para peneliti juga meminta peserta untuk mengicip capcaisin, senyawa yang membuat sensasi pedas pada cabai, dengan level kepedasan yang berbeda. Para peserta kemudian diminta untuk memberikan skala kesukaan mereka pada makanan pedas sembari mencicip capcaisin yang memberikan sensasi terbakar pada lidah mereka.

Mereka yang menyukai tantangan tetap menjawab menyukai makanan pedas meskipun intensitas capcaisin ditingkatkan. Sementara mereka yang sedatif menjawab tidak menyukai makanan pedas.

"Secara teori kita tahu, intensitas pedas dan kesukaan terhadap makanan pedas berbanding lurus," ujar penulis studi Nadia Byrnes dari Pennsylvania State University.

Semakin pedas makanan, imbuhnya, seharusnya orang semakin tidak menyukainya. "Namun tidak selalu seperti itu," kata Byrnes.

Hasil studi ini masih dipresentasikan dalam pertemuan tahunan di Institute of Food Technologist, Chicago, sehingga data dan konklusi akhir masih menunggu hingga diterbitkan dalam jurnal.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.