Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Gambar
Quote:
Arab Spring adalah gelombang protes pro demokrasi & anti pemerintahan yg terjadi di timur tengah & Afrika Utara yg terjadi pada 2010 & 2011.Para demonstran menentang rezim otoriter & mengeluhkan permasalahan ekonomi & politik namun mendapat perlawanan dari pemerintah setempat.
Istilah Arab Spring merujuk pada revolusi Eropa tahun 1848 yg juga disebut sebagai People Spring dimana saat itu terjadi pergolakan politik masyarakat Eropa. Sejak saat itu, istilah Spring dipakai untuk mendeskripsikan pergerakan menuntut demokrasi. Istilah Spring juga dipakai pada pergolakan politik Cekoslovakia pada 1968 yg disebut dengan Prague Spring.Istilah Arab Spring jadi populer karena media barat yg mempopulerkan istilah ini pada 2011.
Arab Spring : Brief History
Gambar
Quote:
Pada Desember 2010, segerombolan polisi mengobrak-abrik dagangan Muhammed Bouazizi seorang pedagang sayur kaki lima karena tidak punya izin. Merasa tidak terima dengan kesewenang-wenangan polisi, Muhammed Bouazizi mengerjakan protes dengan membakar dirinya sendiri hingga tewas.
Aksi pengorbanan Muhammad Bouazizi menciptakan kemarahan publik kepada pemerintah semakin memuncak. Demonstrasi & aksi protes menyebar ke seluruh belahan Tunisia & mengakibatkan runtuhnya rezim otoriter Zine el Abidine Ben Ali yg sudah berkuasa selama 20 tahun.
Gelombang protes dengan cepat menyebar ke negara tetangga khususnya lewat sosial media. Mereka terinspirasi dari Tunisia yg berhasil menuntut demokrasi & menumbangkan rezim otoriter. Orang Mesir, orang Bahrain, Libia, Suriah, Yaman & negara Middle East and North Africa (MENA) lainnya mengerjakan protes serupa kepada pemerintahannya & berhasil menggulingkan 4 rezim yg berkuasa. Aksi ini juga menuntun beberapa negara kedalam perang saudara yg berkepanjangan. Peristiwa ini disebut dengan Arab Spring.
Latar Belakang & Linimasa
Pada Desember 2010, segerombolan polisi mengobrak-abrik dagangan Muhammed Bouazizi seorang pedagang sayur kaki lima karena tidak punya izin. Merasa tidak terima dengan kesewenang-wenangan polisi, Muhammed Bouazizi mengerjakan protes dengan membakar dirinya sendiri hingga tewas.
Aksi pengorbanan Muhammad Bouazizi menciptakan kemarahan publik kepada pemerintah semakin memuncak. Demonstrasi & aksi protes menyebar ke seluruh belahan Tunisia & mengakibatkan runtuhnya rezim otoriter Zine el Abidine Ben Ali yg sudah berkuasa selama 20 tahun.
Gelombang protes dengan cepat menyebar ke negara tetangga khususnya lewat sosial media. Mereka terinspirasi dari Tunisia yg berhasil menuntut demokrasi & menumbangkan rezim otoriter. Orang Mesir, orang Bahrain, Libia, Suriah, Yaman & negara Middle East and North Africa (MENA) lainnya mengerjakan protes serupa kepada pemerintahannya & berhasil menggulingkan 4 rezim yg berkuasa. Aksi ini juga menuntun beberapa negara kedalam perang saudara yg berkepanjangan. Peristiwa ini disebut dengan Arab Spring.
Latar Belakang & Linimasa
Spoiler for Bendera Tunisia:
Gambar
Quote:
Tunisia di tahun 2010 menderita masalah yg akut dimana sedang terjadi kelesuan ekonomi, pengagguran yg tinggi, pemerintah korup, kemiskinan , standar hidup yg buruk & rezim yg sewenang-wenang. Masyarakat Tunisia menyimpan kebencian kepada rezim yg berkuasa saat itu karena tidak sanggup menyelesaikan masalah tersebut ditambah kepemimpinan presiden yg otoriter.
Pada bulan Desember 2010, Muhammed Bouazizi yg sedang berjualan di pasar dihadang polisi & dagangannya di obrak-abrik karena tidak punya surat izin. Bouazizi mengerjakan protes atas Tindakan sewenang-wenang polisi dengan cara membakar dirinya sendiri hingga tewas.
Kematian Bouazizi dianggap sebagai pengorbanan oleh masyarakat Tunisia & memantik kemarahan yg selama ini mereka pendam. Masyarakat Tunisia mengerjakan protes besar-besaran yg disebut Gerakan Jasmine Revolution. Gerakan ini menyebar ke seluruh Tunisia & gelombang protes semakin tinggi. Pemerintah Tunisia pun mengambil Langkah pencegahan mengpakai kekerasan untuk menghentikan protes & menawarkan solusi politik & konsesi ekonomi. Namun gelombang protes tak dapat dibendung & akhirnya menciptakan presiden Tunisia Zine Al-abidine Ben Ali mengundurkan diri pada Januari 2011.
Spoiler for Presiden Tunisia:
Gambar
Mesir
Spoiler for Bendera Mesir:
Gambar
Quote:
Setelah lengsernya presiden Tunisia, protes pun menyebar dengan cepat ke negara tetangga.Penduduk Mesir pada bulan Januari 2011 menyelenggarakan protes besar-besaran di Tahrir Square, Kairo. Massa menuntut turun pemerintahan otoriter & mendorong reformasi demokrasi. Pemerintah Mesir mencoba menghentikan aksi ini namun protes makin menjadi-jadi hingga dalam beberapa hari, presiden Mesir Hosni Mubarak mengundurkan diri tepatnya tanggal 11 Februari 2011 setelah 30 tahun berkuasa.
Spoiler for Presiden Mesir:
Gambar
Quote:
Didorong oleh susksesnya aksi protes di Tunisia & Mesir, aksi protes menyebar ke negara Yaman, Bahrain, Libia, & Suriah dari akhir Januari hingga Maret 2011. Namun disini terjadi konfrontasi berdarah-darah berkepanjangan antara kelompok penguasa & oposisi.
Yaman
Spoiler for Bendera Yaman:
Gambar
Quote:
Di Yaman, protes dimulai pada akhir Januari 2011 yg menuntut mundur presiden Ali Abdullah Saleh oleh kelompok pro-demokrasi. Permerintah berusaha menghentikan protes dengan bernegosiasi dengan kelompok demonstran, namun negosiasi antara pemrotes & rezim gagal, menciptakan loyalis & oposisi terlibat dalam bentrok. Pada November 2011, akhirnya Ali Abdullah Shaleh melepaskan jabatannya setelah 22 tahun berkuasa.
Spoiler for Presiden Yaman:
Gambar
Bahrain
Spoiler for Bendera Bahrain:
Gambar
Quote:
Di Bahrain, protes reformasi & politik meluas pada pertengahan Februari 2011. Namun aksi ini diwarnai oleh kekerasan oleh pihak keamanan yg dibantu oleh tantara Saudi & Uni Emirat Arab, namun tidak terjadi penggulingan rezim di Bahrain.
Libya
Spoiler for Bendera Libya:
Gambar
Quote:
Di Libya, protes juga menyebar cepat pada pertengahan Februari 2011 yg menuntut mundur presiden Muammar Al-Khaddafi. Protes ini dengan cepat berubah jadi pemberontakan bersenjata. Kelompok pemberontak yg didukung oleh NATO akhirnya menguasai Tripoli & Muammar Al-Khadafi dibunuh ditempat biasa oleh rakyatnya sendiri (videonya bahkan ada di YouTube) pada Oktober 2011 setelah 42 tahun berkuasa. Setelah tergulingnya Al-Khadafi Libya terlibat perang saudara yg berkepanjangan.
Spoiler for Gaddafi:
Gambar
Banyak pengungsi Libya yg berusaha keluar dari negeri mereka sendiri menuju Eropa melalui laut mediterania.Menyedihkan melihat Libya sekarang yg cenderung tidak jelas lagi (porak poranda) negaranya setelah ditinggal khadafi.
Spoiler for Tripoli before vs after war:
Gambar
Suriah
Spoiler for Bendera Suriah:
Gambar
Quote:
Di Suriah protes pecah pada pertengahan Maret 2011 & menuntut pengunduran diri presiden Bashar Al-Assad. Rezim Al-Assad merespon itu secara brutal. Kericuhan ini pun berlangsung hingga bertahun-tahun lamanya.Dari sini pula berkembangnya kelompok militan seperti ISIS & radikal ekstrimis lainnya. Bassar Al-Assad masih berkuasa hingga sekarang & ISIS membunuh ribuan orang & menyebar ketakutan di negeri Suriah & penduduk Suriah berbondong-bondong bermigrasi ke Eropa.
Middle East and North Africa (MENA)
Spoiler for MENA:
Gambar
Quote:
Gerakan Arab Spring juga menyebar ke negara MENA (Middle East and North Africa) lainnya namun perubahannya tidak terlalu signifikan.
Spoiler for leader:
Gambar
Kesimpulan
Quote:
Arab Spring yg dipantik pada akhir 2010 & mulai memanas di 2011 menciptakan 4 pemimpin negara tumbang yaitu presiden Tunisia Zine El-Abidine Ben Ali, Presiden Libia Muammar Al-Khadafi, presiden Mesir Husni Mubarak & presiden Yaman Ali Abdullah Shaleh.
Arab Spring juga menyisakan perang saudara yg berkelanjutan dibeberapa negara MENA yg mengakibatkan instabilitas politik, sosial & ekonomi. Perang ideologi Sunni -Syiah juga terus berlangsung & makin menegangkan hingga saat ini. Kelompok radikal ekstrimis juga berkembang subur dibeberapa negara ditambah korban sipil terus berjatuhan hingga detik ini. Arab Spring yg pecah pada 2010-2011 juga berperan akbar atas masalah imigran Timur Tengah.
-----
PS
Spoiler for foto:
Gambar
Quote:
Arab Spring juga jadi salah satu gerbang utama untuk mempelajari Timur Tengah & Afrika Utara (MENA) modern. Karena MENA modern tidak cuma masalah agama, al-Qaeda, ISIS, Israel & Palestina tetapi MENA modern itu lebih kompleks lagi mencakup intervensi luar negeri, minyak, ideologi, perang saudara, kelompok radikal ekstrimis, kemiskinan & masalaah lainnya. Kita berharap dunia khususnya negeri tersayang tetap damai & dijauhkan dari hal-hal tersebut supaya dunia ini jadi tempat kondusif & nyaman untuk anak Adam. Bhinneka Tunggal Ika!
Thank,
Saleum.
Sumber : tulisan pribadi
Referensi :kesini,kemari,kemari,kesini.
Hari ini 20:32