• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Penyakit yg Sering Dialami Lansia & Cara Mencegahnya

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Penyakit yg Sering Dialami Lansia & Cara Mencegahnya



Pemeriksaan Dini Potensi Adanya Penyakit yg Sering Dialami Lansia

Penyakit yg sering dialami lansia sangatlah beragam. Mulai dari penyakit ringan, hingga penyakit yg membutuhkan penanganan medis. Mengetahui apa saja tipe penyakit yg biasanya akan muncul saat memasuki usia lanjut sangatlah penting. Dengan mengetahui apa saja penyakit yg berisiko muncul saat memasuki lansia, persiapan dapat dilakukan untuk mencegah munculnya penyakit tersebut.

Lansia (lanjut usia) atau diketahui juga dengan istilah medis geriatri merupakan istilah untuk menyebutkan seseorang yg sudah berusia diatas 60 tahun. Pada umur ini, banyak sekali masalah kesehatan yg terjadi.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2015, angka kesakitan lansia mencapai 28,62%, pada tahun 2018 sebanyak 25,99%, & pada tahun 2019 naik lagi mencapai 26,20%.Namun pada tahun 2020, Indonesia berhasil mencapai titik terendah untuk angka kesakitan lansia yaitu sebanyak 24,35%, angka tersebut menunjukkan bahwa sekitar 24 dari 100 lansia mengalami sakit dalam sebulan terakhir.

Penyakit yg Sering Dialami Lansia

Pada umumnya, penyakit yg dialami lansia merupakan penyakit yg tidak menular & bersifat degeneratif. Artinya, penyakit yg disebabkan karena adanya faktor & proses penuaan. Seperti misalnya penyakit jantung, diabetes melitus, stroke, rematik & cedera. Penyakit tersebut bersifat kronis, menyebabkan disabilitas atau kecacatan pada lansia & berbiaya besar.

Kesadaran lansia kepada keluhan kesehatan yg diderita sudah cukup baik. Mayoritas lansia mengobati keluhan kesehatan dengan mengobati diri sendiri atau berobat jalan sebanyak 96,12%. Namun masih ada sekitar 4 dari 100 orang lansia yg enggan mengobati keluhan kesehatannya.

MenurutCenters for Disease Control and Prevention(CDC), penyakit yg sering dialami oleh lansia yaitu:

Hipertensi


Quote:
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit yg sering dialami lansia dimana sebanyak 54% lansia mengalami tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi adalah kondisi saat jantung memompa darah dengan kuat namun pembuluh darah sempit sehingga aliran darah jadi tertahan sehingga tekanan pada pembuluh darah jadi tinggi. Hipertensi dapat mengganggu fungsi organ tubuh lainnya seperti stroke & serangan jantung. Berikut ini hal yg dapat menolong mengendalikan tekanan darah, antara lain :

Menjaga berat badan supaya tetap normal


Mengendalikan stress


Batasi konsumsi alkohol & juga garam


Olahraga secara teratur


Periksa tekanan darah secara teratur ke fasilitas kesehatan terdekat


Kadar Kolesterol Tinggi


Quote:
Sebanyak 47% lansia mengalami kadar kolesterol tinggi didalam darah, hal ini dapat menyebabkan kekakuan pada pembuluh darah arteri yg menyebabkan pembekuan darah sehingga memicu gangguan jantung. Berikut ini gaya hidup yg dapat mengurangi resiko tingginya kolesterol darah:

Hindari merokok & juga mengkonsumsi alkohol


Lakukan aktivitas fisik seperti berolahraga secara teratur


Kendalikan berat badan


Hindari makanan yg mengandung lemak berlebih.


Artritis


Quote:
Sebanyak 31% lansia mengalami penyakit peradangan pada sendi atau yg disebut dengan artritis, yg menyebabkan nyeri hebat & kekakuan pada sendi. Artritis jadi penyakit yg sering dialami lansia wanita. Khususnya biasanya terjadi pada wanita berusia lebih dari 60 tahun keatas.

Berikut ini hal yg dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya artritis :

Olahraga secara teratur selama 30 menit, 5 kali dalam seminggu seperti aerobic, & pemanasan ringan


Mengendalikan berat badan supaya meringankan beban sendi kaki dalam menopang berat badan.


Hindari aktivitas yg dapat menyebabkan cedera sendi


Hindari merokok


Penyakit Jantung Koroner


Quote:
Sebanyak 29% lansia mengalami penyakit jantung koroner yg menyebabkan jantung kekurangan oksigen untuk memompa darah akibat sumbatan pada pembuluh darah. Sumbatan plak ini berasal dari kolesterol yg menumpuk di dalam pembuluh darah secara bertahun-tahun sehingga menyebabkan kekakuan pada pembuluh darah.

Berikut ini hal yg dapat dilakukan untuk mencegahnya:

Hindari mengkonsumsi terlalu banyak lemak jenuh, gula & garam


Tidur minimal 7 jam setiap malam


Management stress


Olahraga kardio secara teratur seperti jalan pagi, berlari, berenang atau bersepeda


Diabetes


Quote:
Diketahui sekitar 27% lansia menderita diabetes, yg diakibatkan karena tubuh tidak sanggup memproduksi insulin atau tubuh resisten kepada insulin sehingga menyebabkan gula darah terlampau tinggi didalam darah. Akibatnya kadar gula darah meningkat & tubuh kekurangan energi untuk mengerjakan aktivitasnya sehari-hari.

Hal yg dapat dilakukan untuk mencegah naiknya gula darah, antara lain :

Makan makanan sehat, hindari makanan yg terlalu banyak mengandung gula, karbohidrat & kalori.


Olahraga minimal 30 menit sebanyak 5 kali dalam seminggu.


Turunkan berat badan sebanyak 5-7% dari berat badan saat ini apabila sudah termasuk pre-diabetes.


Gangguan Ginjal


Quote:
18% pasien lansia mengalami gangguan ginjal kronis atau CKD (Chronic Kidney Disease) atau menurunnya fungsi ginjal seiring bertambahnya usia. Pasien dengan CKD memiliki resiko lebih akbar juga timbulnya gagal ginjal & gagal jantung. Berikut ini hal yg dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya CKD :

Mengenal apa saja faktor yg dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal misalnya seperti tekanan darah tinggi & diabetes tak terkontrol.


Memeriksakan secara rutin fungsi ginjal, dengan tujuan mendeteksi secara dini apabila terjadi gangguan ginjal.


Gangguan Jantung


Quote:
Sekitar 14% lansia diketahui menderita gangguan jantung yg menyebabkan pasokan darah & juga nutrisi ke organ tubuh tidak terpenuhi dengan baik. Kondisi jantung mungkin akan membesar, memompa darah lebih cepat dibanding dengan yg tubuh butuhkan sehingga akan menimbulkan gejala seperti cepat lelah, nyeri kepala, mual kebingungan & menurunnya nafsu makan.

Satu-satunya cara mencegah terjadinya gangguan jantung adalah dengan memeriksakan kesehatan jantung secara berkala & mengendalikan tekanan darah tinggi.


Depresi


Quote:
Penyakit yg sering dialami lansia berikutnya adalah depresi. Sekitar 14% lansia mengalami depresi dengan gejala perasaan sedih, merasa tidak berdaya, kelelahan yg berkepanjangan, sulit untuk menentukan tujuan atau sulit mengambil keputusan, kehilangan nafsu makan, kehilangan gairah untuk mengerjakan aktivitas.

Banyak hal yg dapat dihindari supaya tidak terjadi depresi saat lansia, antara lain :

Management level stress dengan meditasi, berbicara & berbagi masalah yg sedang dialami dengan kerabat terdekat.


Makan makanan sehat & teratur. Makanan yg masuk ke dalam tubuh dapat berpengaruh pada mood, selain itu, makanan yg sehat dapat meningkatan pelepasan hormon endorphin (hormon bahagia).


Hindari makanan & minuman yg mengandung kafein, alkohol serta makanan manis.


Olahraga yg teratur


Berkonsultasi dengan dokter apabila sudah mengalami gejala depresi seperti gejala yg sudah disebutkan sebelumnya.


Penyakit Alzhaimer


Quote:
Sebanyak 11% lansia mengalami alzheimer atau penyakit demensia tipe lainnya, yg ditandai dengan hilangnya daya ingat & kemampuan berpikir serta kemampuan untuk menyelesaikan masalah. Demensia bukan merupakan penyakit akibat proses penuaan, tetapi disebabkan karena adanya perubahan fungsi otak dari waktu ke waktu. Faktor yg memperbesar terjadinya resiko demensia antara lain keturunan, riwayat keluarga yg mengalami alzheimer, gaya hidup (tidak terlalu banyak aktivitas fisik).

Untuk mengurangi resiko demensia, maka dapat dilakukan beberapa hal seperti :

Meningkatkan aktivitas fisik seperti berolahraga


Tidur cukup, minimal 7 jam per hari


Pilih makanan yg sehat (makanan junk food, dapat membawa akibat negatif bagi kesehatan otak).


Gangguan Pernapasan


Quote:
Sebanyak 11% lansia mengalami gangguan pernapasan berupa PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik). Penyakit ini merupakan penyakit kronik yg ditandai dengan gejala batuk terus menerus, nyeri pada dada & kesulitan bernapas serta nafas pendek. Penyebab PPOK antara lain merokok, perokok pasif, maupun akibat menghirup bahan kimia beracun & debu yg dapat mengiritasi paru-paru.

Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai tipe penyakit yg sering dialami lansia di seluruh dunia. Jika Sahabat Sehat memerlukan produk kesehatan seperti multivitamin, pemeriksaan laboratorium, maupun konsultasi Dokter 24 Jam, segera manfaatkan layanin Prosehat & Klinik Kasih.



sumber : penyakit yg sering dialami lansia
/:sup:/​

Hari ini 15:33
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.