• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Penyakit HPV

cute_charity

IndoForum Junior D
No. Urut
21448
Sejak
3 Sep 2007
Pesan
1.819
Nilai reaksi
59
Poin
48
Meski terdeteksi sejak 15 tahun lalu, banyak dari kita yang belum mengenal istilah Human Papilloma Virus (HPV). HPV diidentifikasi sebagai salah satu virus yang menyebabkan penyakit pada manusia terutama organ intim. HPV merupakan anggota famili Papovirida yang memiliki DNA sirkuler yang beruntai ganda. Saat ini, HPV telah terdeteksi sebanyak 70 tipe. Jumlah ini akan terus berkembang di masa yang akan datang.

Pada manusia terdapat kurang lebih ada 23 tipe HPV yang bisa menimbulkan infeksi pada organ intim laki-laki. Termasuk dalam kategori Sexually Transmitted Disease (STD) yang membahayakan, virus jenis ini bisa ditularkan melalui hubungan seksual. Usia 18 - 28 merupakan rentang usia yang rawan terjangkit virus ini.

Uniknya, tidak ada gejala yang pasti mengenai penyakit ini. Penderita virus ini bahkan tidak akan merasakan gejala sakit apa pun. Namun, begitu dideteksi, si pasien sudah menderita stadium tingkat lanjut. Untuk stadium lanjut, virus ini bisa mengakibatkan Cervial Cancer (kanker mulut rahim).

Jika si pasien memiliki masalah dengan sistem kekebalan tubuh, cepat atau lambat, tubuhnya akan terjangkit virus ini dengan munculnya tanda-tanda berupa motif kembang kol di dekat organ intim atau di organ intim si penderita.

Karena menular melalui hubungan seksual, tidak hanya vagina dan penis saja yang bisa terkena virus ini. Bagi yang kerap melakukan hubungan seks secara oral maupun anal-mulut dan anus-pun bisa terkena. Kebiasaan merokok dan kurangnya istirahat juga akan mempengaruhi penyebaran dan perkembangan virus ini di tubuh si penderita.

Untungnya, telah disiapkan sejenis vaksin untuk melawan virus ini. Meskipun baru akan hadir tiga tahun ke depan, vaksin ini diperkirakan cukup bermanfaat untuk mencegah HPV. Vaksin yang bekerja dengan meningkatkan kekebalan tubuh. Vaksin ini juga bisa digunakan untuk mencegah kanker vagina, kanker vulva, juga kutil kelamin.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.