Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Tulisan seseorang dapat menciptakan pembaca dapat mengerti pesan yg dihinggakan penulis, & si penulis pun akan terlihat berpengetahuan, walau pun tulisannya tidak sama/bertabrakan dengan pendapat dari pembaca, penulis akan terus mempertahankan apa yg sudah jadi kehendaknya, walaupun beberapa tulisan akan jadi rahasia bagi si pembaca, lalu apakah penulis yg tidak dapat menjawab jawaban penjawab, dapat dikatakan tidak menulis apapun ?
Di lain pihak, si pembaca yg harap bacaannya tersebut dapat mengalihkan perhatian nya, & berusaha memahaminya, akan jadi kecewa bila tulisan penulis tidak pada jalurnya
Nyatanya lebih banyak orang yg bersuara & mengapresiasikan pendapatnya, hal tersebut dapat dikatakan bertindak lebih cepat dari kegiatan menulis, keduanya juga punya nilai plus
Dengan menjalankan aturannya masing-masing, mereka akan terlihat layaknya sedang bertemu, namun apakah ini dapat jadi sebuah neraca ?
Sikap yg baik juga sering mengingatkan kita untuk dapat jadi pribadi yg lurus-lurus saja
Lalu bagaimana supaya kita dapat menjaga amanah sesuai pesan yg ada ?
Apakah kita cuma memikirkan lamanya upaya untuk kembali ke peraturan sesungguhnya?
Pertanyaan yg sulit bagi Ts untuk dapat menjawabnya, karena langkah tersebut mungkin harus di imbangi dengan adanya pengalaman yg memastikan kebenarannya
Jadi Ts orangnya tidak amanah? Jadi begini, ketika menjaga amanah itu, kita masih punya pesan tersendiri dalam hati & pikiran, jadinya sama saja kita memegang kendali untuk dua jalan yg berlawanan, sedangkan kita sangat malas untuk putar balik, karena perjalanannya yg sangat jauh, jadi seperti itu citra yg dapat kita ambil hikmahnya
Ataupun tanpa menerka-nerka kita juga dapati kesendirian yg kian memudar, seiring berjalannya waktu
Sekarang kita dapati bahwa penulis dapat dibilang tidak menulis bila tak ada remnya
Di lain pihak, si pembaca yg harap bacaannya tersebut dapat mengalihkan perhatian nya, & berusaha memahaminya, akan jadi kecewa bila tulisan penulis tidak pada jalurnya
Nyatanya lebih banyak orang yg bersuara & mengapresiasikan pendapatnya, hal tersebut dapat dikatakan bertindak lebih cepat dari kegiatan menulis, keduanya juga punya nilai plus
Dengan menjalankan aturannya masing-masing, mereka akan terlihat layaknya sedang bertemu, namun apakah ini dapat jadi sebuah neraca ?
Sikap yg baik juga sering mengingatkan kita untuk dapat jadi pribadi yg lurus-lurus saja
Lalu bagaimana supaya kita dapat menjaga amanah sesuai pesan yg ada ?
Apakah kita cuma memikirkan lamanya upaya untuk kembali ke peraturan sesungguhnya?
Pertanyaan yg sulit bagi Ts untuk dapat menjawabnya, karena langkah tersebut mungkin harus di imbangi dengan adanya pengalaman yg memastikan kebenarannya
Jadi Ts orangnya tidak amanah? Jadi begini, ketika menjaga amanah itu, kita masih punya pesan tersendiri dalam hati & pikiran, jadinya sama saja kita memegang kendali untuk dua jalan yg berlawanan, sedangkan kita sangat malas untuk putar balik, karena perjalanannya yg sangat jauh, jadi seperti itu citra yg dapat kita ambil hikmahnya
Ataupun tanpa menerka-nerka kita juga dapati kesendirian yg kian memudar, seiring berjalannya waktu
Sekarang kita dapati bahwa penulis dapat dibilang tidak menulis bila tak ada remnya
Sekian dari ane gan semoga dalam hidup ini kita akan mendapatkan Ridho-Nya , karena bila tanpa Rahmat & Ridho-Nya , kita tak akan dapat masuk ke dalam Surga-Nya
Aamiin ...