Amanda
IndoForum Beginner C
- No. Urut
- 122162
- Sejak
- 12 Mar 2011
- Pesan
- 806
- Nilai reaksi
- 30
- Poin
- 28
"Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir." — 1 Korintus 1:10
Cukup banyak hal yang dapat menjadi celah yang bisa menjadi penyebab sukarnya mewujudkan kesatuan tubuh Kristus. Paulus karenanya mengingatkan agar orang Kristen di Korintus melihat dirinya masing-masing dengan jati diri baru yaitu milik Kristus yang telah dipersatukan oleh satu Roh. Perbedaan denominasi, kebiasaan, ataupun liturgi tidak ditiadakan tetapi ditempatkan lebih rendah daripada kenyataan baru bahwa kita sebagai sesama tebusan Kristus!
Ada hal lain lebih menyedihkan yang berpotensi menjadi pemecah kesatuan Kristen. Karunia rohani berbeda-beda bisa menjadi alasan untuk membuat semacam pandangan rohani yang tidak benar. Ada yang menganggap bahwa karunia yang spektakuler menunjukkan tingkat yang lebih tinggi. Sembilan karunia Roh harus dinilai dengan tepat. Karunia itu dari Roh Allah, jadi tak seorang pun boleh menyombongkan karunia yang diterima. Karunia dipakai untuk melayani orang lain, bukan untuk menonjolkan kerohanian diri sendiri. Karunia rohani banyak ragamnya; sebab gereja memang sepantasnya memancarkan ragam keajaiban kuasa dan karya Allah.
Paulus menggambarkan jemaat seperti tubuh. Suatu gambaran yang pas! Satu tubuh namun banyak anggota. Tiap anggota punya fungsi dan kegiatan berbeda-beda, namun tidak mungkin lepas dan terpisah satu dari yang lain. Yang satu memerlukan yang lain. Masing-masing diperlukan oleh yang lain.
Gereja harus merupakan suatu kesatuan dalam keragaman. Begitu banyak manifestasi kemuliaan karya Allah yang ingin Ia kerjakan melalui peran kita. Jangan perdebatkan apa yang Roh berikan untuk pembangunan jemaat. Syukuri dan berkontribusilah bagi gereja di mana engkau tertanam dan bertumbuh di dalamnya.
ЈΣ§цŞƁƖεsƨϓðυ
Cukup banyak hal yang dapat menjadi celah yang bisa menjadi penyebab sukarnya mewujudkan kesatuan tubuh Kristus. Paulus karenanya mengingatkan agar orang Kristen di Korintus melihat dirinya masing-masing dengan jati diri baru yaitu milik Kristus yang telah dipersatukan oleh satu Roh. Perbedaan denominasi, kebiasaan, ataupun liturgi tidak ditiadakan tetapi ditempatkan lebih rendah daripada kenyataan baru bahwa kita sebagai sesama tebusan Kristus!
Ada hal lain lebih menyedihkan yang berpotensi menjadi pemecah kesatuan Kristen. Karunia rohani berbeda-beda bisa menjadi alasan untuk membuat semacam pandangan rohani yang tidak benar. Ada yang menganggap bahwa karunia yang spektakuler menunjukkan tingkat yang lebih tinggi. Sembilan karunia Roh harus dinilai dengan tepat. Karunia itu dari Roh Allah, jadi tak seorang pun boleh menyombongkan karunia yang diterima. Karunia dipakai untuk melayani orang lain, bukan untuk menonjolkan kerohanian diri sendiri. Karunia rohani banyak ragamnya; sebab gereja memang sepantasnya memancarkan ragam keajaiban kuasa dan karya Allah.
Paulus menggambarkan jemaat seperti tubuh. Suatu gambaran yang pas! Satu tubuh namun banyak anggota. Tiap anggota punya fungsi dan kegiatan berbeda-beda, namun tidak mungkin lepas dan terpisah satu dari yang lain. Yang satu memerlukan yang lain. Masing-masing diperlukan oleh yang lain.
Gereja harus merupakan suatu kesatuan dalam keragaman. Begitu banyak manifestasi kemuliaan karya Allah yang ingin Ia kerjakan melalui peran kita. Jangan perdebatkan apa yang Roh berikan untuk pembangunan jemaat. Syukuri dan berkontribusilah bagi gereja di mana engkau tertanam dan bertumbuh di dalamnya.
ЈΣ§цŞƁƖεsƨϓðυ
