Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Badan Urusan Logistik (Bulog) memberi penjelasan soal temuan beras yg dikubur sebuah lahan kosong di Sukmajaya, Depok.
Sembako itu dikubur oleh perusahaan ekspedisi JNE Express karena rusak terkena hujan usai diambil dari gudang Bulog.
Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal mengatakan, peristiwan beras yg rusak itu terjadi pada pertengahan 2020 lalu.
"Pada periode Mei-Juni 2020, pihak pengantar akan mengirimkan beras kepada warga penerima bantuan beras presiden, namun dalam perjalanannya ada kendala yg mengakibatkan beras tersebut mengalami sedikit kerusakan," mengatakan Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/8/2022).
Pada saat itu juga, pihak ketiga segera menghubungi Bulog untuk membeli beras pengganti supaya segera diantar kepada warga penerima.
"Jadi Pihak ketiga sudah menggantinya dengan beras berkualitas baik & diterima dengan baik juga oleh seluruh warga penerima manfaat," katanya.
Sedangkan beras yg rusak tersebut, mengatakan dia, jadi tanggungjawab pihak ketiga. Ia menyebut Bulog tak lagi terlibat dalam penanganan beras yg rusak itu
"Bukan lagi jadi tanggungjawab Bulog," ujarnya.
Terpisah, Dirut Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) mengakui pihaknya bekerjasama dengan pihak ketiga untuk mempercepat penyaluran bansos.
Ia menyebut Bulog bekerjasama dengan PT DNR & PT Pos Indonesia. Ia pun menilai tak masalah kalau dua perusahaan tersebut mengerjakan subkontrak dengan perusahaan lain dalam penyaluran beras tersebut.
Sumber: Kompas.com Kemarin 23:30