• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Penipu Via SMS "Anak Anda Kecelekaan" Tertangkap

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
UHcLr.jpg
Komplotan penipuan melalui layanin pesan singkat atau SMS yang memintra transfer sejumlah uang tertangkap jajaran Kepolisian Sektor Penjaringan dan Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara. Dalam aksinya, pelaku mengirim SMS dan menelepon calon korban untuk mengirim uang karena anggota keluarganya kecelakaan.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Markas Polres Metro Jakarta Utara, Selasa (4/12/2012) mengatakan, pelaku berbagi peran dalam aksinya. Ada yang bertugas mengumpulkan informasi calon korban, menerbitkan buku dan kartu tabungan, serta menampung uang hasil transferan.

Mereka tak saling kenal, tetapi saling bekerja sama dalam setiap aksi penipuan. Pada kasus yang dilaporkan ke Polsek Penjaringan itu, korban ditelepon bahwa anaknya kecelakaan dan harus dioperasi dengan biaya Rp 19 juta.

Saat korban panik, pelaku lain berusaha menutup akses telepon suami dan anaknya hingga pasrah dan memutuskan untuk mentransfer uang.

"Kami bekerja sama dengan operator telepon untuk melacak nomor-nomor pelaku. Hasilnya, mereka rata-rata berada di luar (Pulau) Jawa. Sementara pelaku lain di Jawa. Kami menduga ini untuk menyulitkan penyelidikan," kata Ajun Komisaris Besar Aries Syahbudin.

Polisi masih mengembangkan penyelidikan dan berusaha menangkap pelaku-pelaku lain yang belum tertangkap. Kasus seperti ini diduga melibatkan banyak pelaku.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.