• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Pengusaha Valas: Rupiah Enggak Laku

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
69JmU.jpg
Seiring dengan pelemahan nilai mata uang rupiah sampai menyentuh Rp 12.000 per dollar AS, pedagang valuta asing menilai mata uang rupiah sudah tidak dihargai di transaksi keuangan dunia.

"Mana ada yang mau rupiah, paling di Arab Saudi karena ada banyak TKI," ujar Ketua Asosiasi Pedagang Valuta Asing Muhamad Idrus, Kamis (12/12/2013).

Idrus menilai mata uang rupiah saat ini bukan menjadi identitas negara Indonesia di mata uang nasional. Idrus membandingkan mata uang rupiah dengan lambang Garuda yang sudah menjadi identitas bangsa selama ini.

"Karena rupiah bukan identitas lambang negara, tidak sama seperti burung garuda," ungkap Idrus.

Menurut Idrus, dengan adanya redenominasi, mata uang rupiah bisa meningkat nilai dan martabatnya di mata asing. Lebih lanjut Idrus mengatakan, redenominasi bisa memperlihatkan jati diri bangsa yang bisa disamakan dengan mata uang negara lain.

"Nol tiganya dihilangkan di belakang, jadikan malu di luar negeri rupiah enggak jadi identitas," jelas Idrus.

Lebih lanjut Idrus mengatakan, saat ini mata uang rupiah sudah masuk menjadi 10 mata uang yang tidak berharga di dunia. Bahkan rupiah sudah masuk peringkat lima besar.

"Kita masuk 10 mata uang sampah di dunia, Zimbabwe nomor 1, kita nomor 5," papar Idrus.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.