Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Penggemar otomotif pasti tidak asing dengan Moge alias motor gede. Seiring berjalannya waktu semakin banyak bermunculan komunitas pengendara moge di Indonesia. Mengikuti komunitas moge adalah hal yg memiliki banyak akibat positif. namun Saat konvoi di jalan pengendara moge Tidak semestinya mengganggu Pengguna jalan lainnya.
Sering terjadikonvoi mogeyang menerobos lampu merah bahkan menguasai jalan sehingga menghalangi pengendara lain dibelakangnya. Banyak dijumpai kasus pengendara moge yg konflik dengan pengguna jalan lainnya. Tak jarang pula terjadi tindak kekerasan saat konflik dengan komunitas moge.
Pengguna moge saat konvoi sering bertindak arogan. Ada beberapa faktor psikologis yg menimbulkan sikap itu muncul. simak beberapa ulasannya di bawah ini.
Faktor-Faktor Pendorong Arogansi Pengendara Moge
1. Faktor individu
Dilansir dari detik.com, Veronica adesla, seorang Psikolog Klinis dari Personal Growth Mengatakan bahwa sifat Arogan seseorang dapat mencul saat ia bergabung di suatu kelompok contohnya komunitas moge. Hal itu akan menciptakan ia merasa memiliki kekuatan & kuasa. Apalagi di dalam komunitas tersebut mempunyai jiwa persaudaraan yg tinggi antar sesama anggota. Selain itu faktor lain yg juga memicu tindakan sombong ialah adanya sifat agresif, reaktif,impulsifdan pemarah dalam diri seseorang.
2. Faktor kelompok
Psikolog klinis dari pro help Center, Nuzulia Rahma mengatakan bahwa ikatan psikologis yg kuat antar anggota kelompok dapat menciptakan perilaku massa. Misalnya kalau beberapa orang dalam kelompok terpancing emosinya maka dapat menular kepada anggota lainnya sehingga mengakibatkan timbulnya perilaku massa. Apabila emosi yg muncul baik maka tindakan yg dilakukan jadi baik. Namun kalau emosinya buruk, maka tindakan yg dilakukan juga buruk & semena-mena. Hal ini terjadi karena mereka merasa mendapatkan dukungan dari anggota lainnya.
3. Faktor keadaan
Dalam psikologi sosial, keadaan lingkungan dapat jadi faktor munculnya sifat arogan. Misalnya saat anggota moge konvoi kemudian ada keadaan yg menyulut emosi mereka. Mereka akan menyalahkan orang lain & tidak menganggap konflik yg ada berasal dari dirinya.
Apa yg harus dilakukan apabila berjumpa dengan konvoi Pengendara Moge dijalan?
Tidak cuma moge, berlaku juga pada kendaraan lain kalau mengerjakan konvoi dijalan akan terbentuk sikap arogansi. Lalu bagaimana sebaiknya menyikapinya?
Dilansir dari detik.com, Menurut Andry, Praktisi safety/defensive driving, dalam Undang-Undang No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas & Angkutan Jalan Pasal 134, ada tujuh pengguna jalan yg jadi prioritas saat berada di jalan diantaranya ambulan & pemadam kebakaran. Sedangkan konvoi kendaraan seperti moge tidak termasuk didalamnya.
Meskipun tidak ada dalam peraturan, menurut Andry, saat ada konvoi kendaraan seperti moge lebih baik mengalah saja untuk menghindari tindakan arogansi. Pastikan menepi ke jalur kiri untuk membuka jalan.
Terkadang ada pengguna jalan yg emosi melihat arogansi konvoi moge. Namun apabila mengikuti emosi yg dirasakan justru akan menimbulkan konflik & masalah baru. Jadi dari sisi defensive/safetynya yg harus dilakukan ialah mengalah sehingga tidak terjadi gesekan antar pengguna jalan.
Sumber :https://simental.id/konvoi-pengendara-moge-arogan/
Lainnya
Ini Manfaat Menangis Yang Buat Mental Kuat
Fenomena Ujaran Kebencian dari Sudut Pandang Psikologi
Siapkah Anda Menghadapi Quarter Life Crisis? Hari ini 13:54
Sering terjadikonvoi mogeyang menerobos lampu merah bahkan menguasai jalan sehingga menghalangi pengendara lain dibelakangnya. Banyak dijumpai kasus pengendara moge yg konflik dengan pengguna jalan lainnya. Tak jarang pula terjadi tindak kekerasan saat konflik dengan komunitas moge.
Pengguna moge saat konvoi sering bertindak arogan. Ada beberapa faktor psikologis yg menimbulkan sikap itu muncul. simak beberapa ulasannya di bawah ini.
Faktor-Faktor Pendorong Arogansi Pengendara Moge
1. Faktor individu
Dilansir dari detik.com, Veronica adesla, seorang Psikolog Klinis dari Personal Growth Mengatakan bahwa sifat Arogan seseorang dapat mencul saat ia bergabung di suatu kelompok contohnya komunitas moge. Hal itu akan menciptakan ia merasa memiliki kekuatan & kuasa. Apalagi di dalam komunitas tersebut mempunyai jiwa persaudaraan yg tinggi antar sesama anggota. Selain itu faktor lain yg juga memicu tindakan sombong ialah adanya sifat agresif, reaktif,impulsifdan pemarah dalam diri seseorang.
2. Faktor kelompok
Psikolog klinis dari pro help Center, Nuzulia Rahma mengatakan bahwa ikatan psikologis yg kuat antar anggota kelompok dapat menciptakan perilaku massa. Misalnya kalau beberapa orang dalam kelompok terpancing emosinya maka dapat menular kepada anggota lainnya sehingga mengakibatkan timbulnya perilaku massa. Apabila emosi yg muncul baik maka tindakan yg dilakukan jadi baik. Namun kalau emosinya buruk, maka tindakan yg dilakukan juga buruk & semena-mena. Hal ini terjadi karena mereka merasa mendapatkan dukungan dari anggota lainnya.
3. Faktor keadaan
Dalam psikologi sosial, keadaan lingkungan dapat jadi faktor munculnya sifat arogan. Misalnya saat anggota moge konvoi kemudian ada keadaan yg menyulut emosi mereka. Mereka akan menyalahkan orang lain & tidak menganggap konflik yg ada berasal dari dirinya.
Apa yg harus dilakukan apabila berjumpa dengan konvoi Pengendara Moge dijalan?
Tidak cuma moge, berlaku juga pada kendaraan lain kalau mengerjakan konvoi dijalan akan terbentuk sikap arogansi. Lalu bagaimana sebaiknya menyikapinya?
Dilansir dari detik.com, Menurut Andry, Praktisi safety/defensive driving, dalam Undang-Undang No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas & Angkutan Jalan Pasal 134, ada tujuh pengguna jalan yg jadi prioritas saat berada di jalan diantaranya ambulan & pemadam kebakaran. Sedangkan konvoi kendaraan seperti moge tidak termasuk didalamnya.
Meskipun tidak ada dalam peraturan, menurut Andry, saat ada konvoi kendaraan seperti moge lebih baik mengalah saja untuk menghindari tindakan arogansi. Pastikan menepi ke jalur kiri untuk membuka jalan.
Terkadang ada pengguna jalan yg emosi melihat arogansi konvoi moge. Namun apabila mengikuti emosi yg dirasakan justru akan menimbulkan konflik & masalah baru. Jadi dari sisi defensive/safetynya yg harus dilakukan ialah mengalah sehingga tidak terjadi gesekan antar pengguna jalan.
Sumber :https://simental.id/konvoi-pengendara-moge-arogan/
Lainnya
Ini Manfaat Menangis Yang Buat Mental Kuat
Fenomena Ujaran Kebencian dari Sudut Pandang Psikologi
Siapkah Anda Menghadapi Quarter Life Crisis? Hari ini 13:54