yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Savills,pengembang properti asal Singapura membidik pasar Surabaya untuk memasarkan produk terbaru mereka,The Viridian. Ini merupakan proyek kondomium yang berlokasi di Newton dan Novena, sebuah kawasan yang cukup populer di Singapura.
Kondominium ini memiliki 22 lantai dengan 108 kamar. Harga yang ditawarkan di kisaran Rp5 miliar. Untuk menyasar pasar Surabaya, Savills bekerja sama dengan broker agen properti, Era Tjandra. Mulai hari ini hingga Minggu besok, Savills akan menggelar pameran produk di ballroom Hotel Sheraton Surabaya. Dalam pameran tersebut, Savills menargetkan bisa menjual sedikitnya 15 unit kamar.
Senior Group Division Savills, Steven Seah mengaku minat warga Surabaya terhadap properti di Singapura cukup tinggi.Tak hanya untuk tempat tinggal, kepemilikan properti ini juga untuk investasi. Dengan harga yang ditawarkan sekitar Rp5 miliar dengan uang muka sekitar 20%, pihaknya yakin konsumen Surabaya akan tertarik,mengingat harga properti di Singapura umumnya berkisar Rp10 miliar.
Steven saat ditemui di Kantor Era Tjandra, Jalan Bengawan, Surabaya, kemarin, menambahkan, bisnis properti di Singapura dan Indonesia, khususnya Surabaya sangat berbeda. Di Singapura, bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) hanya sekitar 1% setahun dengan tenor mencapai 50 tahun. Sedangkan bunga KPR di Indonesia rata-rata 8 hingga 11%.
Sementara itu, broker properti dari Era Tjandra, Daniel Sunyoto mengatakan, warga Surabaya ke Singapura sekarang tidak hanya untuk berbelanja dan berobat,tapi mereka juga berbelanja properti. Selain untuk investasi,juga untuk hunian.“Saya sudah lama menangani klien dari Surabaya yang beli properti di sana (Singapura),”ujar Daniel
Kondominium ini memiliki 22 lantai dengan 108 kamar. Harga yang ditawarkan di kisaran Rp5 miliar. Untuk menyasar pasar Surabaya, Savills bekerja sama dengan broker agen properti, Era Tjandra. Mulai hari ini hingga Minggu besok, Savills akan menggelar pameran produk di ballroom Hotel Sheraton Surabaya. Dalam pameran tersebut, Savills menargetkan bisa menjual sedikitnya 15 unit kamar.
Senior Group Division Savills, Steven Seah mengaku minat warga Surabaya terhadap properti di Singapura cukup tinggi.Tak hanya untuk tempat tinggal, kepemilikan properti ini juga untuk investasi. Dengan harga yang ditawarkan sekitar Rp5 miliar dengan uang muka sekitar 20%, pihaknya yakin konsumen Surabaya akan tertarik,mengingat harga properti di Singapura umumnya berkisar Rp10 miliar.
Steven saat ditemui di Kantor Era Tjandra, Jalan Bengawan, Surabaya, kemarin, menambahkan, bisnis properti di Singapura dan Indonesia, khususnya Surabaya sangat berbeda. Di Singapura, bunga kredit kepemilikan rumah (KPR) hanya sekitar 1% setahun dengan tenor mencapai 50 tahun. Sedangkan bunga KPR di Indonesia rata-rata 8 hingga 11%.
Sementara itu, broker properti dari Era Tjandra, Daniel Sunyoto mengatakan, warga Surabaya ke Singapura sekarang tidak hanya untuk berbelanja dan berobat,tapi mereka juga berbelanja properti. Selain untuk investasi,juga untuk hunian.“Saya sudah lama menangani klien dari Surabaya yang beli properti di sana (Singapura),”ujar Daniel