Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Berbicara soal aplikasi tiktok, pastinya IFers & viewer disini sudah tidak asing lagi. Ya, dulu aplikasi ini banyak dikecam oleh masyarakat & hampir menghilang karena konten-kontennya yg dianggap tidak memberikan banyak manfaat bagi para penggunanya, sekarang justru sebaliknya, aplikasi ini sudah banyak digemari oleh semua kalangan, mau tua muda, ibu-ibu bapak-bapak, remaja, bahkan hingga kakek nenek pun ada saja usernya.
Tiktok yg dulu usernya cuma menyajikan konten tarian-tarian yg diiringi oleh musik dari berbagai genre, sekarang sudah lebih bervariatif lagi. Ada yg memuat tarian, berita, hiburan, pembelajaran, video-video lucu, tips & trik, dll. Dengan berkembangnya trend di tiktok, ini menciptakan masyarakat berbalik 180 derajat menyukai tiktok. Dalam hal ini berarti, konten yg disajikan dalam tiktok sangat menarik minat masyarakat. Akan tetapi, bervariatifnya konten yg disajikan maka bervariatif pula akibat yg akan didapat khususnya bagi kaum millenial.
Saya sangat mengapresiasi konten kreator tiktok yg menciptakan konten-konten yg bermanfaat & menghibur bagi penontonnya, tetapi saya merasa aneh saja ketika melihat konten tiktok yg mulai melenceng. Dan ini mulai membawa akibat negatif pagi para viewernya.
Kalian tau istilah pargoy yg sedang trend di tiktok? Menurut saya, awalnya ini adalah sesuatu yg jenaka yg menyenangkan untuk di tonton. Namun, keberadaan pargoy ini semakin kesini semakin menciptakan saya geram kepada beberapa konten kreatornya. Kenapa? Karena ada beberapa dari mereka yg malah mencampurkan unsur yg menggiring masyarakat ke arah seksualitas. Agan-agan disini merasa setuju apa tidak ?
Bukannya apa-apa, sah-sah saja kalau beberapa dari mereka harap menciptakan konten seperti itu karena balik lagi ke haknya masing-masing. Tapi yg jadi permasalahan disini, akibat seperti apa yg akan diterima kaum millenial dengan adanya konten2 yg melenceng dari norma masyarakat? Apakah kaum millenial sekarang semakin terbiasa dengan hal-hal seperti itu & malah menganggap kalau kegiatan buka-bukaan seperti itu adalah sesuatu yg wajar?
Menurut saya, akibat yg akan didapat adalah :
1. Memudarnya moralitas diantara kaum millenial
2. Terjadi generalisasi bahwa hal-hal seperti tersebut diatas adalah hal yg biasa dilakukan
3. Peningkatan bullying
4. Pelanggaran norma-norma masyarakat yg lebih berat kalau aktivitas ini terus dibiasakan
Sebenarnya tidak ada larangan untuk mengerjakan kegiatan pembuatan konten seperti penguploadan video lucu, pargoy, dll kalau tidak melenceng & masih berada didalam batas normal. Namun seperti yg kita tahu, kita hidup di Indonesia & banyak sekali norma-norma masyarakat yg sebaiknya tidak kita langgar. Balik ke diri kita sendiri, karena semua yg kita lakukan pasti ada timbal baliknya, pilah & pilih mana yg baik untuk kita ikuti, & mana yg tidak.
Jadi, gimana tanggapan agan-agan & IFers semuanya tentang akibat untuk kaum millenial dari tiktok ini??
Hari ini 11:54
Tiktok yg dulu usernya cuma menyajikan konten tarian-tarian yg diiringi oleh musik dari berbagai genre, sekarang sudah lebih bervariatif lagi. Ada yg memuat tarian, berita, hiburan, pembelajaran, video-video lucu, tips & trik, dll. Dengan berkembangnya trend di tiktok, ini menciptakan masyarakat berbalik 180 derajat menyukai tiktok. Dalam hal ini berarti, konten yg disajikan dalam tiktok sangat menarik minat masyarakat. Akan tetapi, bervariatifnya konten yg disajikan maka bervariatif pula akibat yg akan didapat khususnya bagi kaum millenial.
Saya sangat mengapresiasi konten kreator tiktok yg menciptakan konten-konten yg bermanfaat & menghibur bagi penontonnya, tetapi saya merasa aneh saja ketika melihat konten tiktok yg mulai melenceng. Dan ini mulai membawa akibat negatif pagi para viewernya.
Kalian tau istilah pargoy yg sedang trend di tiktok? Menurut saya, awalnya ini adalah sesuatu yg jenaka yg menyenangkan untuk di tonton. Namun, keberadaan pargoy ini semakin kesini semakin menciptakan saya geram kepada beberapa konten kreatornya. Kenapa? Karena ada beberapa dari mereka yg malah mencampurkan unsur yg menggiring masyarakat ke arah seksualitas. Agan-agan disini merasa setuju apa tidak ?
Bukannya apa-apa, sah-sah saja kalau beberapa dari mereka harap menciptakan konten seperti itu karena balik lagi ke haknya masing-masing. Tapi yg jadi permasalahan disini, akibat seperti apa yg akan diterima kaum millenial dengan adanya konten2 yg melenceng dari norma masyarakat? Apakah kaum millenial sekarang semakin terbiasa dengan hal-hal seperti itu & malah menganggap kalau kegiatan buka-bukaan seperti itu adalah sesuatu yg wajar?
Menurut saya, akibat yg akan didapat adalah :
1. Memudarnya moralitas diantara kaum millenial
2. Terjadi generalisasi bahwa hal-hal seperti tersebut diatas adalah hal yg biasa dilakukan
3. Peningkatan bullying
4. Pelanggaran norma-norma masyarakat yg lebih berat kalau aktivitas ini terus dibiasakan
Sebenarnya tidak ada larangan untuk mengerjakan kegiatan pembuatan konten seperti penguploadan video lucu, pargoy, dll kalau tidak melenceng & masih berada didalam batas normal. Namun seperti yg kita tahu, kita hidup di Indonesia & banyak sekali norma-norma masyarakat yg sebaiknya tidak kita langgar. Balik ke diri kita sendiri, karena semua yg kita lakukan pasti ada timbal baliknya, pilah & pilih mana yg baik untuk kita ikuti, & mana yg tidak.
Jadi, gimana tanggapan agan-agan & IFers semuanya tentang akibat untuk kaum millenial dari tiktok ini??