Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pengaruh Rokok kepada Penurunan Antibodi
Zaman sekarang rokok bukan benda asing, bagi setiap orang yg berada di kota maupun di desa sangat mengenal yg namanya rokok. walaupun roko sudah ada peringatan tentang bahaya kesehatan, masyarakat masih mau mengkonsumsi rokok dalam kesehariannya.
Kebiasaan merokok setelah makan pun menjadikan alasan yg tak masuk akal, sehingga merokok pun tidak dapat ditingglakna begitu saja. Dengan seduhan kopi pun merokok jadi kebiasaan yg cukup lama dilakukan masyarakat kita.
Iklan pada rokok di televisi pun tidak terang - terangan menjajakan produk mereka, dikarenakan benturan undang - undang. Tapi masyarakat mengerti apa yg mereka lihat di iklan adalah produk rokok. Tidak dapat dipungkiri bahwa rokok nerupakan penyumbang pendapatan terbesar melalui cukai.
Zaman sekarang rokok bukan benda asing, bagi setiap orang yg berada di kota maupun di desa sangat mengenal yg namanya rokok. walaupun roko sudah ada peringatan tentang bahaya kesehatan, masyarakat masih mau mengkonsumsi rokok dalam kesehariannya.
Kebiasaan merokok setelah makan pun menjadikan alasan yg tak masuk akal, sehingga merokok pun tidak dapat ditingglakna begitu saja. Dengan seduhan kopi pun merokok jadi kebiasaan yg cukup lama dilakukan masyarakat kita.
Iklan pada rokok di televisi pun tidak terang - terangan menjajakan produk mereka, dikarenakan benturan undang - undang. Tapi masyarakat mengerti apa yg mereka lihat di iklan adalah produk rokok. Tidak dapat dipungkiri bahwa rokok nerupakan penyumbang pendapatan terbesar melalui cukai.
Selanjutnya membicarakan tentang efek samping kebiasaan merokok yg sudah lama digaungkan oleh pemerintah. Satu masalah yg jadi perhatian spesifik dari kebiasaan merokok adalah pengaruh kepada kesehatan perokok itu sendiri.
Merokok berpengaruh kepada Penurunan Antibodi
Rongga mulut sangat mudah terpapar efek yg merugikan akibat merokok. Terjadinya perubahan dalam rongga mulut yg masuk akal karena mulut merupakan awal terjadinya penyerapan zat -zat hasil pembakaran rokok.
Asap panas yg dihisap terus menerus melalui rongga mulut merupakan rangsangan panas yg menyebabkan pengeluaran ludah berkurang. Sebagai akibatnya ludah jadi kering & perokok beresiko lebih akbar terinfeksi bakteri penyebab penyakit.
Pengaruh asap rokok secara langsung adalah iritasi kepada gusi & secara tidak langsung adalah melalui produk nikotin yg masuk melalui aliran darah & kelenjar ludah. Efek infeksi yg terjadi pada tubuh akibat rokok merangsang antibodi untuk menyebuhkan jaringan yg rusak akibat penyakit tersebut.
Pada perokok aktif terdapat penurunan antibodi atau sistem kekebalan tubuh akibat prosedur pertahanan dari antibodi tersebut dipakai untuk melawan infeksi yg berlangsung. Jadi sangat dimungkin kan penyakit lain dapat jadi menginfeksi tubuh perokok sehingga jumlah antibodi pun drastis menurun jumlahnya sehingga mudah sekali sakit.
Kandungan tar pada rokok memperarah terjadinya radang pada gusi yg sekaligus berpengaruh jumlah antibodi pada tubuh. Keparahan penyakit yg timbul dari tingkat sedang maupun berat berhubungan langsung dengan banyaknya rokok yg dihisap setiap hari & berapa lama jadi perokok aktif.
Bukan cuma perokok aktif saja perokok pasif pun jadi efek dari efek rokok tersebut. Sehingga mempengaruhi tingkat kesehatan di area pengguna rokok tersebut. Jadi sangat disayangkan bahwa perokok aktif ini masih merokok sembarangan tanpa melihat lingkungannya.
Quote:
Disclaimer :
Pesan ini ditujukan kepada pembaca yg peduli kepada kesehatannya. Jadi jangan baper dulu ye spesifik perokok. Jaga etika saat merokok, mungkin orang disekitar anda terganggu.
"Rokok tidak membunuhmu karena dia tidak bawa pistol"
"Rokok menyebabkan penyakit kalau dibakar & dihisap, kecuali cuma dianggurin"
Rongga mulut sangat mudah terpapar efek yg merugikan akibat merokok. Terjadinya perubahan dalam rongga mulut yg masuk akal karena mulut merupakan awal terjadinya penyerapan zat -zat hasil pembakaran rokok.
Asap panas yg dihisap terus menerus melalui rongga mulut merupakan rangsangan panas yg menyebabkan pengeluaran ludah berkurang. Sebagai akibatnya ludah jadi kering & perokok beresiko lebih akbar terinfeksi bakteri penyebab penyakit.
Pengaruh asap rokok secara langsung adalah iritasi kepada gusi & secara tidak langsung adalah melalui produk nikotin yg masuk melalui aliran darah & kelenjar ludah. Efek infeksi yg terjadi pada tubuh akibat rokok merangsang antibodi untuk menyebuhkan jaringan yg rusak akibat penyakit tersebut.
Pada perokok aktif terdapat penurunan antibodi atau sistem kekebalan tubuh akibat prosedur pertahanan dari antibodi tersebut dipakai untuk melawan infeksi yg berlangsung. Jadi sangat dimungkin kan penyakit lain dapat jadi menginfeksi tubuh perokok sehingga jumlah antibodi pun drastis menurun jumlahnya sehingga mudah sekali sakit.
Kandungan tar pada rokok memperarah terjadinya radang pada gusi yg sekaligus berpengaruh jumlah antibodi pada tubuh. Keparahan penyakit yg timbul dari tingkat sedang maupun berat berhubungan langsung dengan banyaknya rokok yg dihisap setiap hari & berapa lama jadi perokok aktif.
Bukan cuma perokok aktif saja perokok pasif pun jadi efek dari efek rokok tersebut. Sehingga mempengaruhi tingkat kesehatan di area pengguna rokok tersebut. Jadi sangat disayangkan bahwa perokok aktif ini masih merokok sembarangan tanpa melihat lingkungannya.
Quote:
Disclaimer :
Pesan ini ditujukan kepada pembaca yg peduli kepada kesehatannya. Jadi jangan baper dulu ye spesifik perokok. Jaga etika saat merokok, mungkin orang disekitar anda terganggu.
"Rokok tidak membunuhmu karena dia tidak bawa pistol"
"Rokok menyebabkan penyakit kalau dibakar & dihisap, kecuali cuma dianggurin"
Hari ini 07:31