• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Pengamat: Kabinet sby lima tahun kedepan lemah

alaric01

IndoForum Newbie C
No. Urut
82091
Sejak
12 Okt 2009
Pesan
129
Nilai reaksi
2
Poin
18
Kendari - Pengamat politik Universitas Haluoleo (Unhalu) Kendari, Sulawesi Tenggara Dr. La Ode Bachtia,MS menilai kabinet Presidan dan Wakil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Budiono untuk lima tahun kedepan dianggap lemah.

"Penempatan dan penyusunan kabinet khususnya sebagai Menteri Koordinator (Menko) kurang mantap. Apalagi dua dari tiga Menko itu dari kalangan partai bukan dari profesional," kata Bachtiar di Kendari, Jumat saat dimintai tanggapannya terhadap penempatan beberapa menteri yang dilantik Presiden SBY kemarin.

Ia mengatakan, susunan para Menteri yang dipasang Presiden SBY untuk lima tahun mendatang (2009-2014) dinilai tidak pas, kecuali Menko Polhukam, Djoko Suyanto yang dianggap tepat menduduki posisi itu.

Dengan menempatkan dua Menko dari kalangan politisi itu, kata Ketua Program Studi Administrasi Pembangunan Pascasarjana Unhalu itu, nampaknya Presiden SBY seakan-akan tidak menyiapkan kader pimpinan nasional untuk lima tahun kedepan.

Justru yang lebih dominan menduduki jabatan sebagai menteri adalah diangkat dari kalangan partai yang berkoalisi yang diharapkan mampu mengamankan kebijakan Presiden untuk lima tahun ke depan.

"Meskipun pengangkatan seorang Menteri merupakan hak pereogratif Presiden tetapi jangan lupa bahwa idealnya pembantu presiden itu harus seimbang antara kalangan profesional dan dari politisi," katanya.

Namun demikian katanya, kabinet yang disusun Presiden SBY masih lebih melekat sebagai kabinet pertemanan, yakni mereka yang diangkat menjadi menteri merupakan orang-orang dekat dari kader partai koalisi yang mengusungnya.

"Awalnya saya optimis saat beberapa hari sebelum pelantikan para menteri itu dengan dengan kabinet profesional. Tapi sekarang, dengan komposisi yang didominasi dari kalangan partai tentu menimbulkan kekecewaan," ujaranya.

Padahal, bila Presiden SBY mampu menyusun kabinet secara profesional, tentu kelak akan terjadi lompatan kemajuan bangsa Indonesia yang mendekati dengan beberapa negara di Asia seperti China, Brasil maupun India.

Oleh karena itu, kata dosen sosiologi pada Fakultas Ilmu Sosial da Ilmu Politik Unhalu itu mengatakan dengan susunan Menteri yang dilantik itu, masyarakat di tanah air tidak bisa berharap banyak.

Padahal, tujuan pembentukan dan penempatan para menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II adalah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat secara merata dan menyeluruh di seluruh Tanah Air.

http://www.lebihcepat.com/politik/37-politik/7033-pengamat-kabinet-sby-lima-tahun-kedepan-lemah.html

Toolbar News and Games
http://lebihcepatcom.ourtoolbar.com
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.