Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hai gans, lama ga bikin thread di mari
Kali ini ane pengen sharing gimana pengalaman ane divaksin sinovac
. Ane divaksin di puskesmas tempat ane kerja gan & jangan tanya kerjaan ane di puskesmas itu apaan
yg jelas ane salah satu tenaga medis di sana.
Oh ya, sebenarnya ane divaksin sejak tanggal 18 januari kemudian lanjut vaksin kedua tanggal 1 februari. Jadi, vaksin sinovac itu harus dua kali gan, & jarak antara vaksin perdana dengan vaksin kedua itu 14 hari. Kenapa? Untuk memastikan bahwa vaksin benar-benar efektik dalam membentuk antibodi kita. So, harus divaksin mengikuti jadwalnya ya, gans.
Sumber gambar : foto pribadi
Ini tempat ane divaksin gan, lagi sepi emang karena semua sudah divaksin.
Sumber gambar : foto pribadi
Lalu efek apa saja yg ane rasakan?
Untuk vaksin perdana ane cuma merasakan kantuk yg berat. Iya sih, pas itu juga waktu tidur siang ane jadi nggak yakin juga kalo itu efek vaksinnya. Ane nggak merasakan efek pegal-pegal sama sekali, lemes, demam & sebagainya. Kemudian rasa nyut-nyut di area yg disuntik yg hilang setelah 2 hari disuntik. Itu aja sih yg ane rasakan setelah vaksin pertama, teman-teman ane malah banyak yg merasakan gejala pegel-pegel bahkan ada yg hingga lemes kehilangan tenaga. Tapi itu menandakan bahwa efek samping tiap orang berbeda-beda dari vaksin sinovac ini.
Untuk vaksin kedua, ane nggak begitu merasa nyut-nyut setelah disuntik tetapi sehari kemudian baru terasa nyut-nyut hingga memar di area yg disuntik. Memarnya hilang setelah 5 hari
. Eit's memarnya bukan karena vaksinnya ya, itu karena yg nyuntik ane grogi pas nyuntik soalnya ada orang-orang BPKP mengaudit prosedur vaksin di puskesmas tempat ane kerja.
Sorry ane ngga sertain foto ane pas disuntik vaksin soalnya aurat ane keliatan full selengan gitu
So, itulah tadi pengalaman ane yg sudah divaksin sinovac sebanyak dua kali. Semoga kalian punya citra & yakin kalau vaksin sinovac itu nggak berbahaya sama sekali.
Sumber : pengalaman ts Kemarin 19:48
Kali ini ane pengen sharing gimana pengalaman ane divaksin sinovac
Oh ya, sebenarnya ane divaksin sejak tanggal 18 januari kemudian lanjut vaksin kedua tanggal 1 februari. Jadi, vaksin sinovac itu harus dua kali gan, & jarak antara vaksin perdana dengan vaksin kedua itu 14 hari. Kenapa? Untuk memastikan bahwa vaksin benar-benar efektik dalam membentuk antibodi kita. So, harus divaksin mengikuti jadwalnya ya, gans.
Sumber gambar : foto pribadi
Ini tempat ane divaksin gan, lagi sepi emang karena semua sudah divaksin.
Sumber gambar : foto pribadi
Lalu efek apa saja yg ane rasakan?
Untuk vaksin perdana ane cuma merasakan kantuk yg berat. Iya sih, pas itu juga waktu tidur siang ane jadi nggak yakin juga kalo itu efek vaksinnya. Ane nggak merasakan efek pegal-pegal sama sekali, lemes, demam & sebagainya. Kemudian rasa nyut-nyut di area yg disuntik yg hilang setelah 2 hari disuntik. Itu aja sih yg ane rasakan setelah vaksin pertama, teman-teman ane malah banyak yg merasakan gejala pegel-pegel bahkan ada yg hingga lemes kehilangan tenaga. Tapi itu menandakan bahwa efek samping tiap orang berbeda-beda dari vaksin sinovac ini.
Untuk vaksin kedua, ane nggak begitu merasa nyut-nyut setelah disuntik tetapi sehari kemudian baru terasa nyut-nyut hingga memar di area yg disuntik. Memarnya hilang setelah 5 hari
Sorry ane ngga sertain foto ane pas disuntik vaksin soalnya aurat ane keliatan full selengan gitu
So, itulah tadi pengalaman ane yg sudah divaksin sinovac sebanyak dua kali. Semoga kalian punya citra & yakin kalau vaksin sinovac itu nggak berbahaya sama sekali.
***
Sumber : pengalaman ts Kemarin 19:48